
William menghembuskan nafasnya dengan perlahan sambil memejamkan matanya setelah beberapa saat William membuka matanya menatap ke arah Daddy Gerald.
"Jujur Dad, waktu adik kembarku Willy dan adik iparku Maria berbaring di rumah sakit. Sebenarnya William tidak ingin mengantar Valen tapi karena Mommy dan Daddy meminta William maka terpaksa William mengantar Valen." Ucap William.
"William melakukan itu juga karena Valen sahabat Maria jika bukan William jujur, sangat malas untuk mengantar Valen pulang." ucap William menceritakan awal kisahnya kenapa dirinya terpaksa menikah dengan Valen.
"Ketika sampai di mansion milik Valen, Valen menawarkan untuk masuk ke dalam mansion dan memberikan minuman hingga akhirnya kami melakukan hubungan suami istri," sambung William menceritakan secara singkat.
"Seandainya Mommy dan Daddy tahu niat jahat Valen, Daddy dan Mommy tidak akan memintamu mengantar Valen pulang. Maafkan Mommy dan Daddy karena gara-gara Valen, Kamu terpaksa menikah dengan Valen." Ucap Daddy Gerald merasa bersalah.
"Itu sudah terjadi Dad dan tidak bisa di putar ulang." ucap William.
"Setelah kalian menikah apakah kalian kembali melakukan hubungan suami istri?" tanya Daddy Gerald penasaran.
"Jujur Dad, William tidak ingin melakukan hubungan suami istri terlebih kami tidur di kamar terpisah. Hingga enam bulan kemudian, ketika kami habis makan dan minum lalu Kami istirahat di kamar Kami masing-masing ...." Ucap William menggantungkan kalimatnya kemudian menghembuskan nafasnya dengan perlahan.
"Entah kenapa tiba-tiba tubuh William mulai panas dan ingin sekali melakukan hubungan suami istri," Sambung William.
__ADS_1
"Terus kamu ke kamar Valen?" tanya William.
"Tidak Dad, William pergi ke kamar mandi untuk mendinginkan tubuh William agar adik kecil William tidur lagi hingga tiba-tiba Valen masuk ke dalam kamar mandi dengan tubuh polos tanpa menggunakan sehelai benang pun. Obat itu sangat kuat membuat William kembali melakukan hubungan suami istri." Jawab William.
"Memang kamar mu tidak di kunci?" Tanya Daddy Gerald penasaran.
"Tidak pernah di kunci Dad, karena itulah sejak kejadian itu William selalu mengunci kamar William." Jawab William.
"Lalu selanjutnya apa yang terjadi?" Tanya Daddy Gerald penasaran.
"Tentunya Valen menyangkal dan menolak untuk diceraikan." celetuk Daddy Gerald.
"Betul sekali kata Daddy, Valen menyangkal kalau Valen tidak melakukan hal itu dan menolak untuk diceraikan hingga akhirnya William meretas rekaman cctv mansion milik William dan ternyata Valen menyuruh kepala pelayan untuk menaburkan obat ke dalam makanan yang akan William makan selain itu juga minuman William diberikan obat perang sang makanya obatnya sangat kuat.'' jawab William.
"Lalu apa yang terjadi selanjutnya?" tanya Daddy Gerald penasaran.
"Valen akhirnya tidak bisa menyangkal karenq buktinya sangat kuat dan William mengancam akan menceraikannya jika melakukan untuk yang ke tiga kalinya. Sejak saat itu Valen dan William hidup seperti orang asing yang tidak saling kenal." Jawab William.
__ADS_1
"Hingga suatu ketika Valen mengatakan kalau dirinya hamil dan Valen memohon padaku agar aku mau memaafkannya dan ingin kami tidur bersama layaknya sepasang suami istri." sambung William.
"Lalu?" Tanya Daddy Gerald.
"William menolaknya hingga Valen melahirkan kami tetap tidur di tempat kamar masing - masing. Hingga ke dua anak kembar kami berusia lima tahun bertanya kenapa kami tidur di kamar terpisah? William bilang kalau kami tidur satu kamar dan sejak saat itu kami tidur bersama tapi William tidur di sofa sedangkan Valen tidur di ranjang.
"Berarti hanya dua kali kalian melakukannya? Atau nambah lagi?" tanya Daddy Gerald penasaran.
"Hanya dua kali kami melakukan hubungan suami istri walau Valen merayuku tapi aku sama sekali tidak perduli." Jawab William.
"Hingga William mengajukan untuk berpisah dari pada saling menyakiti. Valen setuju asalkan memberikan mansion yang kami tempati dan beberapa properti milik William atas nama Valen." Ucap William mengakhiri ceritanya.
"Wanita itu sangat licik." ucap Daddy Gerald sambil menahan amarahnya.
"Betul kata Daddy." ucap William.
"Lalu bagaimana dengan Angelica?" tanya Daddy Gerald.
__ADS_1