
Disiang hari yang cerah Richard memutuskan menemui ayahnya di 'Iene Boutique', dengan perasaan yang campur aduk dan canggung ia membayangkan setiap perkataannya yang mungkin saja menyinggung ayahnya sewaktu pertama kali bertemu, ia terus memberanikan dan meyakinkan dirinya.. ini adalah keputusan yang benar seperti yang Clara katakan. Richard membuka pintu lalu seorang wanita muda menabraknya dan menumpahkan minuman yang dibawanya, alhasil pakaian mereka kotor terciprat minuman wanita itu.. yang tak terduga wanita itu malah marah marah kepada Richard.
"Gimana sih Anda buka pintu nggak lihat lihat, jadi kotor kan baju aku mana udah telat lagi" ucap Wanita itu merasa kesal.
"Maaf sebelumnya Nona, kan anda yang menabrakan minuman anda ke saya.. kenapa jadi saya yang dimarahin ya" ucap Richard membela diri.
"Kamu yaaa.. udah salah malah nggak mau ngaku, aku nggak minta ganti rugi kok jangan kawatir aku cuma mau kamu minta maaf apa susahnya sih" ucap Wanita itu sambil menunjuk nunjuk Richard.
"Nggak bisa gitu lah saya nggak salah kenapa saya harus minta maaf apalagi ganti rugi nggak sudi banget" ucap Richard mengelak.
"Maaf ini ada apa yah nona selena kenapa ribut ribut di sini" ucap Ayah Richard selaku penanggung jawab Irene Boutique.
"Gimana nih Pak Pria itu nabrak saya sampe mengotori gaun saya tapi nggak mau minta maaf, sekarang udah nggak keburu saya dateng ke acara ulang tahun temen saya" ucap Selena
"Gimana nggak telat anda disini sudah satu jam ngomel ngomel, membuang buang waktu saya yang berhaga ini" ucap Richard emosi.
"Kan gara gara kamu dasar!!."
"Sudah sudah.. saya mohon maaf saya akan ganti rugi, Nona Selena kan pelanggan tetap kami, tolong maafkan kesalahan Putra saya. Sebenarnya dia anak yang baik" ucap Ayahnya Richard.
"Sudahlah, berhubung kamu anaknya Pak Jonathan saya tidak akan memperpanjang lagi, saya ganti baju saja Lak Jo" ucap Selena.
"Dari tadi kaya gitu kek" ucap Richard.
"Apa kamu!!!" ucap Selena menuju ke ruang ganti.
"Sudah sudah.. kamu datang kesini mau bicara sama Ayah kan, ayok kita naik ke ruanganku" ucap Jonathan, kemudian Richard mengikuti.
"Apa kamu sudah bisa menerima Ayah kembali? " tanya Jonathan
".... Aku masih berusaha, tapi aku tak membencimu."
"Terima kasih Putraku, kapan kamu akan pindah ke rumah kami?."
"Aku bisa menerima Ayah kembali tapi aku tidak bisa tinggal dengan Ayah lagi, kehidupanku cukup baik aku senang mengurus Cafe."
"Apa kamu yakin? Ayah ingin menebus semua kesalahan Ayah selama ini tapi bagaimana lagi kalo Richard maunya begitu."
"Aku akan menemui Ayah sesekali."
__ADS_1
"Baiklah, lain kali aku kenalkan dengan Ibumu.. Istri baru ayah, tapi tak usah kalo kamu keberatan."
"Baiklah aku nggak keberatan, asalkan kalian tak memberatkanku" ucap Richard menutup percakapan.
Richard kembali ke Cafenya dan memulai kembali aktifitasnya, ia merasa segar dan ringan seolah beban berat yang selama ini dipundaknya telah menghilang, seorang staff berbisik bisik membicarakan seorang pengunjung Wanita Cantik yang duduk dipojokan mengenakan gaun pesta, karena telah lama duduk disana hingga mengundang perhatian para staff.
"Wanita itu udah tiga jam duduk disitu galau banget kayaknya" bisik bisik beberapa Staff.
"Ehh ehh eh.. si bos nyamperin," bisik Para staf melihat Rchard menghampiri Wanita itu sambil membawakan sepotong cake strawberry.
"Baru beberapa jam yang lalu ngomel ngomel sama pria asing, sekarang anda mirip kucing kecil yang kehilangan pemiliknya" ucap Richard yang merasa mengenali wanita tersebut.
"Kau!!! Apa yang kau lakukan disini, apa kau menguntitku?" teriak Selena
"Astagaa.. kau lebih cocok seperti ini dari pada menangis sedih di tempat usaha orang lain, bikin sial"
"Haaiiass.. jahat banget katanya aku bikin sial hiks hika hiks" Selena menangis kencang hingga menjadi pusat perhatian seisi cafe.
"Astaga diam lah semua orang melihat dikira aku melakukan apa apa, ikuti aku" Selena masih menangis kemudian Richard menarik membawanya ke balkon atas cafe.
"Kenapa kau main tarik tarik wanita malang ini sembarangan" ucap Selena.
"Aku sudah merasa lega, ngomong ngomong makasih yaah udah bawa aku kesini dan menemaniku, benar kata Ayahmu kau Anak yang baik."
"Nggak usah salah paham saya cuma nggak mau pelanggan lain keganggu gara gara anda."
"Apapun itu aku tetap berterimakasih, dan maaf untuk kejadian tadi di Boutique.. perasaanku sedang kacau karena seseorang mengirim pesan kalo Kekasihku sedang berselingkuh di pesta itu, aku jadi melampiaskan kekesalanku padamu."
"Kau tau kekasihmu sedang selingkuh tapi kau malah mendatanginya?."
"Aku hanya ingin memastikan dengan mataku sendiri."
"Anda wanita bodoh."
"Hahhh.. sampai sekarang kau masih juga mencelaku."
"Bodoh dalam artian menangisi pria yang tidak layak."
"Kau benar, ngomong ngomong aku udah terlanjur curhat tanpa berkenalan dulu ini aneh hehehe siapa namamu? Aku selena."
__ADS_1
"Saya Richard."
"Permisi Boss.. dibawah ada Wanita yang biasa datang bersama Anak kecil" kata seorang Staf Cafe.
"Oke oke aku akan turun" ucap Richard tersenyum.
"Anda bisa turun juga kalo sudah merasa baikan."
"Baiklah."
"Hoo siapa wanita yang bisa membuat pria itu tersenyum sangat lebar" gumam Selena.
Richard menemui Clara dan Robin.. Richard memberi tahu Clara tentang hubungan dengan Ayahnya berjalan lancar sesuai yang Clara sarankan.
"Woww.. Richard sangat keren bisa menyikapi masalah dengan sangat berani, ternyata kamu udah dewasa ya" ucap Clara sambil mengusap usak rambut Richard.
"Hei hei hei.. kenapa kau memperlakukanku seperti memperlakukan Robin" ucap Richard malu malu.
Selena yang sedang menuruni tangga melihat Richard dan Clara " ternyata mereka sangat dekat, pria itu terlihat sangat mencintai Wanita itu.. Wanita itu familiar siapa yaaaa ahh dia Clara Chan, mantan aktris yang pensiun karena skandal obat terlarang itu, ternyata dia sudah punya anak sekarang, apa dia sudah menikah? Ahh ngapain aku mikirin mantan artis.. konyol banget.. aku akan berpamitan dengan Richard kemudian pulang" pikir Selena dalam hati.
"Maaf mengganggu.. Richard aku akan pulang, terimakasih yang tadi..permisi " ucap Selena seraya menyapa Clara.
"Baiklah."
"Wahh.. Gadis itu sangat cantik dan ramah, apa dia gebetanmu Ry? " ucap Clara menggoda Richard.
"Gebetan apa!! Kami hanya baru bertemu hari ini kebetulan kami bertemu lg disini tanpa sengaja, jangan salah paham."
"Salah paham apa? aku malah seneng kalo akhirnya Sahabatku ini memiliki orang yang disukai" ucap Clara.
"Aku sudah memiliki orang yang kusukai sedari dulu" ucap Richard dengan mimik muka serius.
"Benarkah?? Kenapa kau tak pernah memberitahukan padaku? Aku sangat kecewa padamu" ucap Clara pura pura merajuk.
"Ini rahasia, suatu saat pasti aku akan memberitahumu."
"Awaas yaa kalo main rahasia rahasiaan lagi... ."
Clara adalah tipe wanita yang sangat peka dengan apa yang terjadi kepada orang orang disekitarnya, tapi dia tidak pernah begitu kepada perasaan Richard yang selama ini sangat menyukainya.. karena bagi Clara Richard adalah keluarganya yang berharga.
__ADS_1
bersambung