Mantan Aktrisku

Mantan Aktrisku
Akhir yang bahagia


__ADS_3

Malam itu Clara dan Kelvin memutuskan untuk memutus seluruh aliran internet dirumahnya, mereka terpaksa mematikan dan menyimpan ponsel di brangkas yang terletak di sudut kamarnya setelah menyelesaikan urusan persiapan pernikahan mereka, mereka menganggap keputusan itu adalah keputusan terbaik saat itu, itulah satu satunya cara agar mereka tak terbebani oleh rumor rumor buruk yang mengganggu.


Hari H pernikahan.


Suasana yang ramai diluar gedung pernikahan, para media berbondong bondong mendatangi tempat resepsi meskipun tempat telah dipindahkan demi keamanan dan kenyamanan bersama karena acara akan diselenggarakan secara tertutup,namun entah apa yang salah sehingga informasinya terus saja bocor.


Acara pernikahanpun dimulai setelah kedua mempelai tiba melewati pintu belakang yang cukup rumit dijangkau.


Resepsipun berjalan dengan singkat dengan beberapa kerabat yang hadir, yang paling mencuri perhatian khalayak adalah pasangan dari Marissa dan Chris yang mendapatkan buket bunga dari lemparan mempelai seperti biasanya.


Pasalnya sejak saat mereka melewati kecelakan itu hubungan mereka kian membaik dari hari ke hari, tak butuh waktu lama Marissa mulai membuka hatinya untuk orang yang terang terangan menyukainya, anehnya saat mendapatkan lemparan buket bunga itu hubungan mereka masih belum resmi karena mereka masih dalam tahap pengenalan meskipun berjalan cukup baik.


Semua orang bersorak bahagia saat mereka memegangi buket bunga tersebut dengan wajah yang canggung dan malu malu.


Suasana yang awalnya tegang karena pengamanan diperketatpun mulai mencair, semua orang tersenyum bahagia, terpancar kebahagiaan dan ke legaan yang nyata dari Clara Kelvin dan Robin.


"Sekarang tak akan ada lagi yang bisa memisahkan kita bertiga, aku bahagia aku mencintaimu dan anak kita, apapun yang terjadi kita hanya perlu terus bersama selamanya" ucap Kelvin sembari memegang kedua tangan Clara.


Mereka bertigapun berpelukan dengan penuh kebagiaan yang mengharukan.


Resepsi diakhiri dengan sesi foto bersama dengan kedua mempelai.


Setelah acara selesai Clara dan Kelvin menitipkan Robin kepada Richard dan Selena, karena setelah itu mereka telah bersiap siap untuk mengadakan konferensi pers demi meredam kekacauan media yang sekian lama terus dikesampingkan.


Diruang konferensi pers di gedung yang sama dengan aula resepsi.


"Halooo teman teman semua saya Kelvin Han dan ini adalah istri saya, Clara Chan.. wahh saya masih tidak menyangka sekarang saya bisa memanggilnya istri saya, saya sangat gembira akan hal itu" ucap Kelvin yang disambut tawa oleh para wartawan.


"Yaahhh.. haloo teman teman semua saya Clara Chan, lama ya tidak berjumpa senang bisa menyapa kalian semua setelah sekian lama!!" ucap Clara ramah.


"Seperti yang kalian sudah tahu tujuan pertemuan kita, sebelumnya kami ingin meminta maaf kepada publik atas kekacauan yang terjadi di laman media, kami tak pernah sekalipun menghindar untuk tujuan membuat kekacauan.. hanya saja kami ingin lebih fokus pada persiapan pernikahan kami yang telah lama kami nanti nantikan" ucap Kelvin.


"Sejak kapan kalian berhubungan?" ucap salah satu wartawan.


"Benar.. kami akan memberitahukan semua hal yang kalian semua ingin tahu, mungkin ini akan jadi cerita yang panjang tolong kalian jangan bosan yaa hahaha" ucap Kelvin tertawa.


"Kami bertemu saat Clara masih menjadi aktris papan atas diindustri ini, sejak awal saya memang sudah tertarik dengannya saat dimana saya melihatnya di sebuah taman joging, kami pasangan yang terlalu biasa kan?? Hahahaa, sayangnya tak lama setelah itu Clara jatuh karena skandal yang kalian sudah ketahui, sayang kamu nggak papa kan aku bahas ini?"


"Aku nggak papa!" ucap Clara sembari tersenyum


"Seperti yang kalian ketahui, itu bukanlah pengalaman yang baik, tapi hubungan kita berawal dari saat itu, saya sangat bersyukur bisa selalu berada di sisinya saat keadaan terburuknya orang yang saya kagumi pada saat itu, tak lama kami menjalin hubungan, namun karena berbagai pertentangan dari keluarga kami akhirnya berpisah.. dengannya yang sedang dalam keadaan mengandung, saya sangat menyesali saat saat itu, saya merasa menjadi pria yang tak bertanggung jawab karena tak berhasil menemukannya selama beberapa tahun"


"Sudahlah jangan mengingat ingat luka yang sudah kita kubur dalam dalam" bisik Clara srmbari menyentuh satu tangan Kelvin di atas meja.


"Benar.. kami sudah menguburnya dalam dalam, tapi pada kesempatan ini saya tak apa jika kembali mengintip kembali masa lalu yang tak menyenangkan itu, agar kalian semua berhenti salah paham kepada kami, benar kami memiliki anak diluar nikah, tapi kami sangat mencintai anak kami, kami tak akan memaafkan jika ada yang membuat rumor palsu terkait kami khususnya anak kami yang tak bersalah, kami akan mengambil jalur hukum jika menemuka rumor rumor yang tak berdasar" ucap Kelvin tegas.


"Ini!!!! Adalah bukti tes DNA anak kami, seperti yang kalian lihat, dia benar anak kandung saya 100 persen, jadi Clara tak pernah memiliki hubungan dengan pria lain manapun, hanya ini yang ingin kami sampaikan, apa masih ada pertanyaa?"


Semua orang terdiam mrnandakan tak ada lagi kecurigaan di benak mereka, karena Kelvin telah menjelaskan secara rinci inti dari kekacauan yang terjadi beberapa hari ini.


"Terimakasih untuk kehadiran kalian semua disini, kami sangat mrnghargai usaha dan kerja keras kalian.. dan terimakasih untuk kalian yang telah mendoakan kebahgiaan kami, dengan itu saya akhiri sesi pers hari ini, Terimakasiih"


"Tungguuuu!!!!!!" teriak Marissa yang baru saja tiba di aula.


"Ada apa Marissa? Apa masalahnya?" bisik Clara kepada Marissa.


"Aku ingin meluruskan kesalahan yang telah tertanam sejak lama" ucap Marissa.

__ADS_1


"Nggak!! Jangan!! Kumohon jangan lakukan itu!!!" ucap Clara cemas sembari memegangi lengan Marissa.


"Apa yang mau kamu lakukan Marissa!!" ucap Kelvin marah.


"Tenanglah.. aku tahu apa yang akan aku lakukan!!!"


"Nggak boleh!!!" ucap Clara menggelengkan kepalanya.


Para wartawan pun mulai berbisik bisik sembari kembali menyalakan kamera mereka.


"Ada apa yaaa Marisssa?? Apa ada sesuatu yang ingin anda katakan kepada kami?" ucap salah satu wartawan wanita.


"Benar!!!" ucap Marissa sembari memejamkan mata karena gugup.


"Nggak Marissaa nggak boleh" bisik Clara yang membuat para wartawan bereaksi penasaran.


"Jadi.. saya ingin menyampaikan permohonan maaf kepada sahabat saya Clara Chan dan kepada anda sekalian.. sebenarnya Clara tak pernah benar benar mengonsumsi obat terlarang sesuai keinginannya!! Benar.. sayalah yang memasukkan obat itu kedalam minumannya!!!"


Mendengar ucapan Marissa para wartawan sangat terkejut dan suasana tiba tiba menjadi gemuruh.


"Saya telah memohon maaf kepadanya sebelum saya berhenti dari dunia entertainment, saya telah menyadari perbuatan saya dan saya tak akan mengulanginya lagi, saya akan mempertanggung jawabkan perbuatan saya jika diperlukan.. sekali lagi saya minta maaf yang sebesar besarnya kepada kalian semua, terutama kepada Clara Chan dan para fansnya!! Terimakasih karena memberikan kesempatan ini" ucap Marissa sembari membungkuk.


Setelah itu Marissa berjalan keluar ruangan dengan diiringi tatapan dan amarah semua orang yang menyaksikan pengakuannya, ia berjalan dengan tegar seorang diri yang kemudian disusul oleh Chris.


"Marisaaaa!!! Tungguuu!!!" teriak Chris berlari menghampiri Marissa.


"Ada apaa?? Kamu sudah tahu kan aku orang yang buruk?? Apa kamu ingin bilang menyesal telah berhubungan denganku?" ucap Marissa dengan ekspresi datar.


"Kamu hebat!! Kamu mampu mengakui kesalahanmu didepan semua orang, aku bangga padamu!!" ucap Chris semberi menatap Marissa yang sedang merasa rendah diri.


Mendengar ucapannya seketika tangis Marissa pecah di pelukan Chriss.


"Ayo kita pergi dulu dari sini, kamu perlu menenangkan diri!" ucap Chris menuntun Marissa masuk ke mobilnya.


Dari kejauhan Clara dan Kelvin melihatnya, mereka sangat menghawatirkan keadaan marissa dan berlari mengejarnya, namun Marissa telah memiliki seseorang yang mampu menghiburnya dari pada siapapun, hal itu membuat Clara merasa lebih baik.


"Kita juga harus pergi dari sini, Robin pasti sudah lama menunggu" ucap Kelvin.


"Benar.. ayo kita temui Robin!"


Setelah itu Clara dan Kelvin melakukan bulan madu bersama dengan mengajak serta Robin.


Mereka berlibur ke sebuah pulau yang indah dengan pantai birunya.. selama beberapa hari mereka menikmati waktu bersama sama dengan perasaan bahagia, tak lupa disela sela waktunya Clara dan Kelvin mencuri curi waktu untuk bermesraan berdua saja setelah Robin tertidur..


"Ini lebih menyenangkan dan menegangkan dari yang kukira" bisik Kelvin ditelinga Clara di tempat tidur.


"Wahh.. kamu sedang menggodaku kannn!!!!" ucap Clara malu dengan wajah memerah.


"Tok tok tok!! Ayah.. ibuu!!!" ucap Robin.


"Ahhhh... hahahahaaaa" clara dan Kelvin saling menatap karena kedatangan Robin yang mengganggu aktifitas mereka di dalam kamar😁.


"Ssini sayang.. kenapa Robin bangun??"


"Mau tidur sama Ayah Ibu!!" ucap Robin sembari mengusap usap matanya.


"Hehehe.. baiklah, siniii!!!!!"

__ADS_1


"Robin kan udah gede!! Harus berani tidur sendiri dong!!" ucap Kelvin.


"Sayang!!" ucap Clara sembari memelototi kelvin.


"Biasanya juga Robin tidur sendiri tuh!! Tapi sekarang mau tidur sama Ibu bleeeee.. Ayah juga udah gede tapu maunya tidur sama ibu terus!!!" ucap Robin sembari meledek ayahnya.


"Ahahahahaaaa.. sudah ayoo kita tidur besok pagi kita akan pulang"


"Iyaa.. selamat tidur ibu.." ucal Robin.


"Ayah enggak???"ucap kelvin protes.


"Iyaa.. ayah juga deh!!"


Setelah kembali ke rumah.. mereka mulai melakukan rutinutas mereka seperti Kelvin yang kembali bekerja dikantornya setelah sekian lama karena pekerjaan yang telah menumpuk, Robin yang mulai kembali kesekolah setelah liburan panjang akhir semester, Clara yang kembali menjalani rutinitas menulisnya dengan mengejar jadwal terbitnya novel terbarunya yang terus tertunda.


Setelah pengakuan Marissa yang mengejutkan itu berbagai kritik terus menyerangnya hingga ia dan keluarganya menyetujui rencana Marissa yang akan memulai kehidupan barunya diluar negri, tentunya Chris selalu mendukung dan mendampinginya terlepas apapun yang terjadi, mereka pergi ke luar negri setelah memutuskan pernikahan yang dihadiri beberapa rekan dan keluarganya, diluar negri mereka hidup damai, Chris pun meneruskan bisnis keluarganya yang telah lama telah berdiri di negara tempat mereka menetap kini.


Sedangkan Richard dan Selena melewati masa masa indah bersama meskipun terkadang meributkan sesuatu yang sepele, setelah beberapa kali perdebatan dan bertemu orang tua Richard yaitu pak Jonathan dan Ibu Rossi yang pemilik butik terkenal itu ibu Selena akhirnya memberikan restu pada hubungn mereka dan menyarankan untuk mereka segera bertunangan, meskipun ibu Selena terkesan matre tapi semua itu demi kebaikan masa depan putri satu satunya, ia merasa lega karena Richard adalah penerus satu satunya bisnis keluarga irene boutique, karena ibu Selena yang berharap seperti itu akhirnya Richardpun dengan senang hati bersedia menjadi penerus bisnis keluarga ibu tirinya itu, hal itu membuat Rossi sangat senang dengannya dan ia sangat menyukai calon menantunya itu.


Sementara ditengah tengah kesibukannya sebagai penulis, Clara mendapatkan beberapa penawaran untuknya kembali membintangi sebuah film untuk comebacknya ke dunia entertainment, namun dengan tegas Clara menolaknya dan memberitahukan kepada publik tentang pekerjaan barunya sebagai 'Penulis Nabi' yang terkenal dengan novel perdananya itu, ia memberitahukan kepada publik lewat akun instagram pribadinya bahwa ia lebih menyukai pekerjaan yang kini ia lakoni dan meminta maaf kepada para fans yang masih setia mendukungnya.


"Aku lelah, akhirnya selesai juga" Gumam Clara sembari menyenderkan kepalanya di kursi.


"Duuhhh.. yang sibuk terus.. ayo kita makan malam dulu, aku udah masakin sesuatu buat kamu" ucap Kelvin yang muncul dari belakang kursi tempatnya duduk.


"Ahhh.. kamu ngagetiinn!!"


"Kenapa nggak kaget kalo ngagetin?"


"Nggak ada tenaga untuk berekspresi berlebihan!!!"


"Sini.. aku cas dulu biar kamu berenergi lagi hehe" ucap Kelvin sembari memeluk Clara.


"Dicas begini sih nggak ada efeknya!!"


"Maksud kamu!!!????"


"Ituuuu!!!!"


"Ayooo kita ke kamar sekarang!!!!!" ucap Kelvin semangat sembari mengangkat Clara.


"Kyaaaaaaaa!!!! Bukan itu maksudkuuu!!!! Robiinnn.. tolong ibuuuuu!!!!"


"Robin tadi dijemput Richard dan Selena buat jalan jalan!!! Kamu nggak bisa minta tolong diaaa!! Hahahahaaa"


...END...


Terimakasih banyak kepada para pembaca setia cerita "Mantan Aktrisku"


Masih tidak percaya kita sampai diakhir cerita ini, karya pertama saya yang masih terlalu jauh dari sempurna..


Terimakasih atas suport dan dukungannya selama ini sehingga saya mampu menyelesaikan cerita pendek ini dengan hati yang gembira, Mohon maaf karena beberapa alasan kesibukan pribadi saat ini yang tak bisa dihindari, cerita ini diperpendek dari rencana sebelumnya.


Sampai jumpa di karya saya selanjutnya, semoga ada kesempatan saya berkarya lagi terlepas dari kesibukan saya, Saya masih belum menentukan tema cerita, jika ada yang ingin memberi saran atau pendapatnya tentang karya saya selanjutnya silahkan memberi masukan di komentar.. dengan itu saya tulus menyampaikan rasa terimakasih saya bahwa ada yang mengharapkan karya saya yang selanjutnya.


Semoga kita semua selalu dalam lindungan Tuhan dan dimudahkan segala urusannya.

__ADS_1


With loveā¤ā¤ā¤ Diyah ell.


Ps. Baca juga karya terbaru saya yang baru ya judulny 'Marriage Revenge' ceritanya nggak kalah seru dari Mantan Aktrisku lhooo.. Terimakasih banyak!!


__ADS_2