Mantan Aktrisku

Mantan Aktrisku
Cobaan menjelang hari bahagia


__ADS_3

Sore itu Marissa kembali dipertemukan dengan Chris secara tidak sengaja di sebuah cafe yang sama saat mereka pertama kali bertemu.


Dari kejauhan Chris melihatnya seolah tak percaya dengan apa yang dilihatnya iya mengusap usap matanya.


"Ini bukan halusinasiku!!" gumam Chris tersenyum sumringah.


Pada dasarnya Chris secara sengaja beberapa kali mengunjungi cafe tersebut agar bisa bertemu kembali dengan Marissa dengan alasan kebetulan, karena panggilan dan chatnya selalu diabaikan oleh Marissa, meskipun begitu ia tak putus asa mengejar gadis impiannya.


Setelah beberapa kali ia terus datang akhirnya kesempatan pun terbuka, ia menemukan Marissa yang sedang duduk sendirian disana.


Chris mendekatinya dengan percaya diri seolah olah ia tak sengaja melihatnya.


"Halooo.. Marissa kan?? Wahhh apakah ini yang disebut takdir?? Kita bertemu lagi disini!!" ucap Chris.


"Ahhh.. benar ini pasti takdir buruk!"


"Apaa?? Wahh ternyata Marisaa suka bercanda yaa"


"Iyaa.. anggap saja aku sedang bercanda dengan seorang kenalan?"


"Marissa sendirian?? Boleh aku duduk?"


"Boleh, silahkan duduk saja sesukamu karena aku akan pergi sekarang"


"Tidak bisakah kita mengobrol dulu disini?"


"Maaf yaa.. aku harus pergi sekarang"


Melihat Marissa yang meninggalkannya ia hanya bisa pasrah dan berfikir ia telah ditolak 2 kali oleh Marissa.


Dalam benaknya berfikir harusnya ia hanya perlu menyerah saja, namun perasaannya bertolak belakang dengan fikirannya itu.


Chris berjalan keluar cafe dan mulai mengendarai mobilnya dengan hati yang gusar.


Diperjalanan pulang ia tiba tiba terhenti karena kemacetan yang mendadak, ia keluar dari mobilnya dan bertanya kepada pejalan kaki.


Kata pejalan kaki itu ada sebuah kecelakaan tunggal di depan, namun petugas polisi dan ambulan belum juga datang.


Chris meninggalkan mobilnya dan menuju ke tempat kejadian.


Disana ia melihat mobil merah yang penyok sebelah karena berbenturan dengan trotoar jalan.


Setelah ia perhatikan mobil itu.. ia mengenali mobil merah itu.


Seketika Chris berlari ke arah mobil itu dan berteriak.


"Marissaaaa!!! Tok tok tok.. Marissaa!!!!!" teriak Chris yang panik menggedor gedor kaca mobil yang terkunci.


Tak lama petugas pun datang, mereka berhasil membuka pintu mobil, dan segera melakukan pertolongan kepada korban kecelakaan.


"Marissaa!!!!.. pak cepat bawa kerumah sakit cepat pak" teriak chris panik dari luar mobil.

__ADS_1


Setelah korban berhasil dikeluarkan dan dibaringkan di matras dorong ternyata orang itu bukanlah Marissa.


Chris terduduk di atas aspal ia merasa lega sekaligus lemas tak berdaya.


"Untunglah.. Syukurlah bukan kamu!!!" gumam chris tertunduk lesu.


Dari arah belakang seseorang mengetuk pundak Chris yang sedang terduduk.


"Ada apaa? Oh saya akan segera pergi dari sini, maaf telah menghalangi jalan anda" ucapnya lirih sembari bangun dari tempatnya duduk.


"Apa yang kamu lakukan disitu??"


"Ahhhh.. Marissa rupanya!!!!! kamu nggak papa kan?? Marissa aku khawatir banget kalo itu kamu tau nggak!! Aku takut banget kalo aku bakal nggak bisa lihat kamu lagi" ucap Chris sembari memeluk Marissa.


"Tenanglah.. aku tak apa!! Lepasin malu dilihat orang!!!" ucap Marissa pelan.


"Ahhh.. maaf, aku terlalu senang melihat kamu ada dihadapanku, tapi ini bukannya mobil kamu???"


"Itu mobilku!!!!" menunjuk ke arah mobil merah di belakang truk pengangkut sampah.


"Ternyata itu yaa.. nggak kelihatan hehe, jangan jangan kamu lihat aku dari tadi??"


"Lihat dong.. orang yang paling keras teriaknya gimana ada orang yang nggak lihat"


"Ahhhh.. iyaa.. aku memalukan banget yaa" ucap Chris malu.


Marissa hanya tersenyum tanpa sepengetahuan Chris.


"Iyaa.. ayoo kita pergi dulu dari sini" uca p. menggandeng tangan Marissa ke tepi jalan.


(Ada apa dengan jantung ini.. kenapa kamu berdebar debar hanya karena pria tampan memegang tanganmu) suara hati Marissa.


Marisaa pun segera melepaskan tangannya dari genggaman tangan Chris setelah sampai di tepi jalan.


"Maaf" ucap Chris yang berpikir marissa tak mau disentuhnya.


(Ahh pasti dia salah paham.. tapi yasudahlah)


Setengah jam berlalu mereka hanya diam dengan kecanggungan.


"Emmm.. jalanannya sudah normal kembali, aku akan pulang sekarang" ucap Marissa.


"Ahhh.. iya benar juga, aku juga akan pergi sekarang, berhati hatilah"


"Iyaa.. kau jugaaa, akan kuhubungi nanti!!"


"Benarkah??? Aku tunggu " ucap riang chris yang dibalas dengan senyuman oleh Marissa.


"Aku nggak mimpi kan?? Marissa bilang akan menghubungiku dan tersenyum padaku!!! Kyaaaaaaa!!!" ucapnya sendirian di dalam mobil.


"Tiittttt titttt tiitttt!!!!"

__ADS_1


Tanpa sadar klakson mobil seketika berbunyi menandakan Chris menghalangi jalan mereka.


"Ahhh... mereka nggak sabaran banget!!!!" gumam chris sembari buru buru menjalankan mobilnya.


Disisi lain dirumah Clara,


"Cincin sudah beres.. jadi sekarang kita bisa santai kan?" ucap Kelvin.


"Iyaa.. sesuai kemauan kamu ajaa" ucap Clara.


"Haruskah kita persiapkan bulan madu juga??"


"Aku nggak masalah sih mau bulan madu atau nggak!"


"Jangan bulan madu deh.. gimana kalo ngomongnya liburan saja yaaahh?"


"Ahhh terserah kamu.. tumben banget kamu ngajakin liburan, nggak merepotkan??"


"Nggak dong.. kita kan belum pernah berlibur bersama selama ini"


"Iyaa kamu benar juga, kamu tentukan saja kita akan kemana"


"Bener yaa.. kamu nggak boleh komplain loh"


"Iyaaa" ucap Clara sembari menyalakan Televisi.


"Berita mengejutkan dari dunia entertain..Tersebarnya undangan pernikahan antara Ceo MD Entertainment dengan mantan aktris Clara Chan, apakah ini bukan hoaks??" suara televisi.


"Lhaa.. kok udah masuk berita, undangan kita kan belum jadi!!" ucap Clara keget.


"Ahhh.. ini pasti pegawai percetakannya sengaja jual informasi sama akun gosip, kamu nggak papa kan? Pantas aja dari tadi sekretarisku telfon terus.. ternyata gara gara berita itu yaaa"


"Hahhh.. sayang banget.. pasti orang orang sekarang udah mulai mengorek kehidupan kita kan?"


"Kamu tenang aja yahh.. aku akan bereskan semuanya"


"Biarkan saja!!"


"Apa maksud kamu?"


"Biarkan saja ya biarkan saja, memang ini kan resikonya, kita kan juga udah tahu dari awal akan seperti ini, mau ditutupin seperti apapun juga ujung ujungnya semua orang akan tahu, dari pada ditutupin orang akan semakin penasaran dan membuat rumor yang nggak nggak"


"Kamu benar, tapi kamu nggak papa??"


"Bohong kalo aku bilang nggak papa, yang jelas sekarang aku udah nggak mau ngehindar lagi, yang akan terjadi biarlah terjadi, kita hanya perlu melindungi anak kita, aku nggak mau mundur lagi"


"Terimakasih ya sayang.. kamu selalu jadi kekuatanku"


Hari hari berlalu, berita tentang Clara dan Kelvin kian terus bertambah, rumor rumor bagus dan sebaliknya terus bergemilir di internet dan menjadi tranding topik di pencarian selama sepekan ini, hingga kemunculan seorang yang tak disebutkan namanya yang mengaku mengenal Clara dan Kelvin secara pribadi membeberkan beberapa fakta tentang keberadaan anak laki laki mereka, ada pula yang rumor yang menyebutkan bahwa Clara memiliki anak dari pria lain, semakin hari keberadaan dan asal usul anak mereka semakin dipertanyakan..


Bersambung.

__ADS_1


__ADS_2