
Richard dan Selena menuju ke Bandara setempat menggunakan penerbangan pagi untuk kembali ke Negaranya setelah melewati liburan singkat bersama.
"Sayang banget kita harus pulang sekarang!" gerutu Selena.
"Apa kamu merasa belum puas?" tanya Richard.
"Aku masih mau jalan jalan berdua dengan Kakak, rasanya dua hari sangat kurang, apa Kakak sudah merasa bosan pergi berdua denganku?"
"Tentu saja tidak!!!" jawab Richard tegas.
"Jadi??? apa sekarang kita kembali saja?"
"Nggak bisa gitu dong!! Kita sudah saampai di bandara masa mau balik lagi, Orang tuamu pasti sangat khawatir kalo kamu masih belum pulang juga hari ini"
" Iya iya... aku mengerti, aku begini hanya merasa sayang aja liburannya terlalu singkat"
"Kita harus bergegas,sekarang ayooo!!!!" ucap Richard bangkit dan menggandeng tangan Selena menuju ke arah pesawat.
Disisi lain Gerry yang telah menghabiskan waktu bersama dengan Kelvin,Clara dan Robin pun mulai mengepak barang barangnya, awalnya ia berencana untuk menghabiskan waktu bersama dengan mereka lebih lama lagi, namun karena terkendala pekerjaan mendesak ia memutuskan untuk segera kembali ke tempat asalnya.
"Apa Om akan kembali?' tanya Robin.
"Iya ponakanku yang ganteng, Om harus kembali sekarang juga, apa Robin akan kangen dengan Om??"
"Tentu saja Om.. kapan Om akan datang lagi?"
"Ahh.. ituuu... kapan yaa?? Belum pasti tapi jika ada waktu luang Om pasti akan datengin Robin kok"
"Om janji yaaa!!!"
"Oke.. janji!!!" saling mengaitkan jari kelingking.
"Om sayaaaanggg.. banget sama Robin!!"
"Robin juga sayang sama Om"
"Kalian nggak akan biarin aku pergi seorang diri kam??" ucap Gerry memelas.
"Datanh sendiri ya harus pergi sendiri lah" ucap Kelvin.
"Ihh kok kamu jahat banget sama aku sih vin, coba kalo aku nggak ingin ketemu keponakan sama kakak ipar aku juga nggak mau ketemu sama kamu!!!"
"Ooohh jadi begitu yaa!!!"
"Iyaa dong.. apa bagusnya kamu!! Cuma bisanya marah marah ajaa!!"
"Kamu yaaaa!!" teriak Kelvin.
"Ayahhh.. ayah nggak boleh jahat sama Om Gerry!!!" teriak Robin.
"Robin kok kamu teriakin Ayah!!"
"Ayah jangn jahat sama Om!! Om Gerry kan orang baik nggak boleh dijahatin!!"
"Ternyata selama disini kamu sudah menghasut putraku ya!!"
"Menghasut?? Wahhh kmu udah keterlaluan Vin..!!"
"Iyaa.. Ayah keterlaluan!!! Sekarang minta maaf sama Om Gerry!!"
"Kalo ayah nggak mau gimana??"
"Aku akan benci Ayah!!!"
__ADS_1
"Kok Robin malah begitu sih sama Ayah, Ayah kan jadi sedih."
"Makanya Ayah harus minta maaf dan nggak boleh jahatin orang lain lagi, kushusnya Om Gerry!!"
"Iya iyaaa.. aku minta maaf ger.." ucap Kelvin lirih.
"Apaa?? Nggak kedengeran!!"
"Aku minta maaf!"
"Robin dengar nggak??"
"Nggak!! Ayah!!!!"
"Aku minta maaf ger!!!!" teriak.
"Buahahaha buahahah!!" Clara dan Gerry tertawa puas.
"Udah puas??"
"Puas bangettt.. hahaha!!"
"Ayoo.. berangkat sekarang!!" ucap Kelvin menggendong Robin menuju ke mobil.
"Gerry.. makasih yaa berkat kamu disini rumah kami jadi penuh janda tawa, makasih juga udah repot repot jauh jauh kesini buat lihat aku sama Robin, maafin juga sikap Kelvin yang kekanak kanakan hehe"
"Ahh.. kakak ipar serius banget sih aku jadi terharu.. makasih juga karena menganggapku seperti itu, soal Kelvin, dia memang selalu seperti itu sejak kecil tapi aku tahu hatinya sangat baik"
"Syukurlah, jika kamu berfikir begitu!! Ayooo kita jalan sudah mepet waktunya"
"Iyaa"
Mereka menuju ke bandara.. setelah berpamitan dengan Clara, Robin, dan Kelvin, Gerry pun bergegas masuk menuju pesawat yang hendak dinaikinya, ia melambaikan tangan tinggi tinggi dan tersenyum cerah sebagai salam perpisahan.
"Apaa??" tanya Clara.
"Ehh?? Nggak kok!!"
"Kalian tunggu sebentar disini yaa.. aku akan membawa mobil kedepan situ!!" ucap Kelvin.
"Okee!!"
"Robin.. sini duduk dulu sayang!!"
"Iyaa.. ibuu aku lapar!!"
"Iyaa sayang, kita mampir ke tempat makan yaaa.. Robin mau makan apa??"
"Aku mau makan fried chicken yaa..??"
"Okee!!"
"Ibu.. orang yang tadi keluar itu mirip Om Richard tuh!!" Robin menunjuk ke depannya.
"Manaaa?? Ehhh iya mirip yaa.. tapi pasti bukan dia lah!!!"
"Om..Richard!!!!!" teriak Robin sembari menghampiri orang itu.
"Duhh.. Robin itu.. Maaf tuan Putra saya kira anda Omnya" ucap Clara sembari membungkuk.
"Robin.. Claraaa.."
"Ehhh?? Richard Selena!!!"
__ADS_1
"Haloo kak Clara.. lama nggak ketemu yaa.. gimana kabar kakak sehat kan?? " ucap Selena.
"Iya aku sehat, kamu juga sehat kan?"
"Tentu.. aku sangat sehat seperti yang kakak lihat, kakak sedang apa dibandara?"
"Ohh.. aku sedang menunggu kelvin mengambil mobil dari parkiran, kami baru saja mengantar kerabat kami.. tapi kalian sendiri lagi ngapain? Koper itu?? Kalian dari mana??"
"Ahh.. jadi kak Richard juga belum ngomong ya kalo kami berlibur ke luar negri?"
"Oohh jadi kalian???"
"Kami berpacaran!!!" ucap Richard tegas.
"Buahahaha...buahahaa!!!"
"Kok ketawa sih denger kami berpacaran!!!"
"Itu.. aku lihat ekspresi Richard yang serius banget ngomong.. kami berpacaran!!! Hahahaah ekspresinya lucu banget, hahaha"
"Aku lucu yaaa???"
"Hahaha iyaaa.. kalian liburan berdua aja??"
"Iyaaa"
"Tinn Tiinnn!!" Kelvin membunyikan klakson mobilnya.
"Ahh iyaaa!!! Kalian mau pulang kan?? Ayoo biar kami antar"
"Nggak usah Clara, aku nggak enak sama Kelvin!!" ucap Richard.
"Nggak enak apaan sih!!!"
"Yaudah.. ayoo kita numpang sajaa daripada naik taksi!!" ucap Selena segera menggandeng tangan Richard menuju mobil.
"Sayang.. kita mampir makan yaa.. Robin katanya mau makan Ayam goreng!! Richard Selena ikut kami yaah!"
"Nggak!! Kami akan langsung pulang saja, kami akan turun di restaurant tempat kalian makan dan naik taksi" ucap Richard.
"Richard kenapa sih? Kita kan udah lama nggak kumpul kumpul masa nggak mau makan dulu, seenggaknya kamu harus tanya Selena dulu dong dia mau apa nggak?" ucap Clara.
"Maaf Selena.. aku nggak nanya dulu ke kamu karena aku pikir kamu lelah"
"Sudahlah.. jangan maksa.. mereka pasti capek kan!!" ucap Kelvin.
"Ayoo.. kita makan dulu ya Kak Richard!!" ucap Selena.
"Baiklah.. kalo kamu maunya begitu!!"
"Yeeyyy!!! Kita makan rame rame.. asiknyaaaa" ucap Robin riang.
"Tuh kan Robin aja seneng banget" ucap Clara.
Dalam hati Selena berfikir apa yang membuat Richard merasa sangat tak nyaman.. apa karena dia memiliki masalah dengan kelvin atau dia merasa malu karena berpacaran dengannya.
Itulah sebabnya mengapa Selena ingin ikut makan bersama untuk mencari tahu kebenaran tentang perasaan kekasihnya yang terlihat gelisah dan tak nyaman.
Selena terus memperhatikan situasi Richard saat bersama, benar ia menemukan jawaban yang pasti bahwa Richard dan Kelvin sama sekali tak saling bertegur sapa satu sama lain.
Setelah mengetahui apa yang ingin dia tahu selanjutnya rasa ingin tahunya kembali lebih besar mengapa Richard dan Kelvin tampak acuh tak acuh, meskipun bisa dipastikan jawabannya adalah karena Richard pernah mencintai Clara namun Clara kan tidak mengetahui tentang perasaan Richard dulu kepadanya..jadi?? Apa Kelvin mengetahuinya??
Itulah yang membuat Selena bertanya tanya.. "Apakah dia sungguh sungguh mencintaiku? Mikir apa sih aku ini.. jelas jelas dia mencintaiku.. aku ingin terus berfikir seperti itu" ucap Selena dalam hati.
__ADS_1