
Akhirnya tiba juga hari yang Robin tunggu tunggu, yaitu hari ulang tahunnya.
Saat ditanya oleh Ayah dan Ibunya ingin meminta hadian dan pesta seperti apa ia hanya menjawab singkat.. "Mau main seharian sama Ayah dan ibu.. sama Om juga!" anak kecil itu tak menginginkan sesuatu yang mewah dan luar biasa, ia hanya menginginkan satu hari bersama dengan orang orang yang berharga baginya.
Namun sebagai orang tua, Kelvin dan Clara menginginkan Robin lebih bahagia di hari spesialnya itu, mereka berinisiatif secara khusus menyiapkan pesta kejutan kecil kecilan di sebuah villa di sekitar puncak milik keluarga Kelvin, tanpa sepengetahuan Robin, bagaimanapun mereka mengerti arti sebuah hari ulang tahun bagi seorang anak.
Didalam mobil menuju villa.
"Yeyyyyy.. kita mau ke puncak kan Ayah Ibu??" ucap Robin riang.
"Iyaa dong! Kita akan main seharian disana.. Robin seneng kan??" ucap Clara.
"Seneng banget!!" jawab Robin penuh semangat.
"Robin tidur aja dulu yaa.. perjalanannya masih jauh, nanti biar ibu bangunkan kalo sudah sampai" ucap Kelvin.
"Iya.. Ayah!"
Disepanjang perjalanan yang memakan waktu 3 jam itu Robin tertidur namun sesekali ia bangun melihat lihat pemandangan yang indah ketika mendekati puncak.
"Nahhh.. sampai ayo turun" ucap Kelvin sembari memarkirkan mobil di depan villa.
Mereka menuruni mobil dan beranjak masuk ke dalam villa.
"Ceklek" (Suara gagang pintu yang terbuka)
"Untuk anaku tersayang Robin yang paling kucintai di dunia ini.. selamat ulang tahun sayang.. semoga kamu selalu menjadi anak baik, anak pinter dan anak yang beruntung.. ibu love u so muccchhh!!!" ucap Clara.
"Untuk Robin kesayanganku.. selamat ulang tahun!! Maaf jika Ayah bukanlah sosok ayah yang sempurna, maaf juga atas waktu waktu saat Ayah tak di sampingmu dan ibumu, tapi mulai sekarang Ayah akan selalu berada di sampingmu dan ibumu.. Ayah janji!" ucap Kelvin.
"Untuk keponakan Om yang gantengnya bukan main.. hehe.. Selamat ulang tahun yang ke 7 tahun, maaf yaa Om belum bisa datang.. tapi Om sayang banget sama Robin, ingat kata kata Om yaa.. tegur Ayahmu jika dia jahat lagi buahahahaaa" ucap Gerry.
"Untuk Robin yang Om sayangiii.. Selamat ulang tahunnn.. semoga selalu menjadi pribadi yang baik ceria dan tetap sayang sama Om, maaf yaa akhir akhir ini Om nggak pernah main sama Robin.. tapi kedepannya ayo kita main tiap harii!!!" ucap Richard.
"Untuk kesayangannya Aunty.. selamat ulang tahun yaa sayang.. teruslah menjadi anak yang selalu berbakti kepada kedua orang tuamu.. dan sayangi aunty juga yaaa hehehe i love you!!!!" ucap Selena.
Begitulah ucapan ucapan itu diputar melalui rekaman vidio di sebuah televisi besar yang sengaja dipasang di ruang tamu saat mereka masuk ke dalam rumah.
Robin terlihat sangat gembira karena bisa melihat mereka walau hanya melalui rekaman vidio.
Setelah ucapan ucapan itu selesai diputar mereka menuju ruang tengah, betapa terkejut dan bahagianya Robin melihat balon balon warna warni terpasang di dekorasi beserta tulisan dan foto besar gambar Robin yang dipajang di dekorasi tersebut.
Suasana sangat ceria, Robinpun sangat bersemangat.
Tiba tiba muncullah Richard dan Selena meniup terompet dan menaburkan kertas warna warni ke arah Robin.
"Kejutaaaaaaannnnnn!!!!" teriak Richard dan Selena.
"Wahhhh... Om sam tante disini juga!!! Yyeeeeyyyyy robin seneng banget!!!!" ucap Robin jingkrak jingkrak.
"Wahhhh... Robin senang kan?" ucap Clara.
__ADS_1
"Seneng bangetttt !!!"
"Ayooo kita tiup lilin dan makan cake.. Om sudah bawa cake kesukaan Robin" ucap Richard.
"Okee.. Om!"
Mereka menyanyikan lagu ulang tahun untuk Robin dan Robinpun meniup lilinnya.
Setelah itu mereka makan bersama sama di meja makan yang telah dipersiapkan.
Semuanya terlihat bahagia dan tampak menikmati pesta kecil tersebut.
"Kalian.. bermainlah bersama, karena disini hanya ada kita jadi aku akan membereskan ini dulu" ucap Clara setelah semuanya selesai makan.
"Biar aku bantu kak!" ucap Selena.
"Udah nggak usah.. biar aku aja yang bereskan!! Kalian pasti lelah" ucap Richard.
"Hahhh.. biar aku saja pemilik vila ini yang bereskan!!" ucap Kelvin.
"Ngapain sih biar saya saja!!" ucap Richard.
"Apaan sih.. Aku bilang aku ya aku sajaa!!" ucap Kelvin ngotot.
"Kok Anda ngotot sih!!" ucap Richard.
"Kamu susah dibilangin!!!" ucap Kelvin ngegas.
"Hahhhh... jadi kalian mau merusak hari bahagia anakku yaa!!!" teriak Clara.
"Aku tahu kak!!! Biar adil kalian berdua aja yang beresin klo di kerjakan berdua pasti lebih ringan kannn!!" ucap Selena.
"Ogaaahhhh!!!" ucap Richard dan Kelvin beriringan.
"Hahaha.. itu ide bagus Selena, kalian yaaa.. jangan seperti kucing dan tikus terus lah, malu sama umur!!" ucap Clara.
"Tetep aja lah.. biar aku sendiri saja yang kerjakan!!" ucap Kelvin.
"Baiklah.. aku akan mengalah, lagian apa enaknya pekerjaan rumah heheh" ucap Richard menyeringai.
"Kakak nggak boleh begitu!!! Bantuin Kak kelvin yaaa!!" bujuk Selena kepada Richard.
"Ayo kita ke Robin, Selena" ucap Clara.
"Benar.. ayo kita tinggalkan saja mereka!! Hahaha"
Meskipun begitu Richard dan Kelvin akhirnya membersihkan dan mencuci piring bersama dengan diam.
Saat Kelvin hendak menaruh piring di rak, tak sengaja ia tersandung kaki Richard dan hampir terpeleset, beruntungnya dengan sigap Richard memegangi pinggang dan piringnya dari belakang.
Kelvin yang awalnya panik takut menjatuhkan piring yang ia bawa seketika tertegun karena posisi mereka yang terlihat romantis.
__ADS_1
"Te terimakasih.. tapi bisa ambil piringnya dulu??" ucap Kelvin lirih.
"Ahhh.. iyaaa" ucap Richard canggung.
Gedebruuukkkk!!!! (suara Kelvin terjatuh telentang ke lantai).
"Ahhh.. hahahahahaa.. maaf maaf" ucap Richard menertawakan Kelvin.
"Ahh dasar!!! Kenapa saya dijatuhin!!!!" ucap Kelvin ngegas.
"Buahahahaaaaa.. kan anda sendiri yang minta saya pegang piring saja!!"
"Aku nggak bilang piringnya sajaaa!!! aduuhh sakit.." ucap Kelvin sembari berdiri
"Benarkah?? Buahahhaa maafkan saya!!"
"Hahh.. sudahlah, tetap saja piringnya memang lebih berharga!!"
"Buahahahaha"
"Saya nggak nyangka anda doyan banget ketawa yaaa!!" ucap Kelvin sinis.
"Saya tertawa jika ada sesuatu yang benar benar lucu saja!!"
"Seperti menertawakan penderitaan orang lain yaaaa!!"
"Buahahahahaaaa.. mungkin jika orang lain yang menderita saya nggak akan tertawakan.."
"Ahhh dasarrr!! Jadi kalo saya itu bagus yaaa lucuuu bangettt yaaa!!!" ucap Kelvin sembari melepas celmek dan sarung tangan mencuci.
"Hahaha.. iyaaaa"
"Anda pasti dendam sama saya kan??'
"Bukan dendam.. lebih tepatnya nggak suka sih!!"
"Ahhhh.. dasarrr orang iniiii!!!"
"Maafkan sikap saya yang mungkin keterlaluan.. dulu dan sekarang!!" ucap Richard.
"Saya mengerti.. saya juga minta maaf jika saya banyak salah!! Sepertinya kita akan sering bertemu jadi mari bersikap selayaknya orang yang kenal"
"Baiklah.. mari lakukan seperti itu agar satu sama lain dan orang disekitar merasa lebih nyaman"
"Benar.. mari lakukan seperti itu, mari lupakan semua hal yang tidak mengenakan di masa lalu, lagian saya sudah tidak memiliki alasan untuk membencimu"
"Jika saya belum bersama dengan Selena, apa anda masih membenci saya?"
"Tentu saja lah!!"
"Ck ck ck.. anda sangat menyebalkan!!!" ucap Richard meninggalkan dapur.
__ADS_1
"Saya memang orang yang seperti ituuuu!!!!" teriak Kelvin.
bersambung