Mantan Aktrisku

Mantan Aktrisku
teman?


__ADS_3

Setelah beradu mulut di dapur setelah mencuci piring Richard dan Kelvin bergabung bersama Clara dan yang lainnya yang sedang bermain di halaman depan.


"Wahhh.. kalian datang bersama sama yahh.. senangnyaaaa!!" ucap Selena girang.


"Apasih!! Biasa aja!!" ucap Kelvin.


"Ihh galak banget sihh.. Robin.. Ayah kamu jahatin tanteeee!!! Hiks hiks"


"Apaan sih.. jangan bercanda begitu sama anak kecil!!!"


"Ayahhh.. kan Robin udah bilang nggak boleh jahatin orang lagii!!!!" ucap Robin polos.


"Ehhh.." ucap Selena menyeringai.


"Ayah cuma bercanda sayang, tante Selena juga bercanda kannn??" ucap Kelvin sembari melotot kepada Selena memberi isyarat untuk mengiyakain perkataannya.


"Ahhh.. iyaaa benar kami sedang bercanda sayang!!!" ucap Selena sembari melirik ke arah Kelvin dengan sinis.


"Ohh.. gituuu" gumam Robin.


"Haloooo.. waktunya makan ice cream!!!" ucao Clara yang membawa nampan berisi es krim.


"Yyeeeeyyyy!!!"


"Buang sampah pada tempatnya yaa!!! Aku nggak mau bersihin sisa kalian makan lagii!!!" ucap Kelvin.


"Apaan sih kamu.. klo nggak mau ya nggak usah, nggak ada yang maksa juga.. ngerusak suasana aja deh!!" ucap Clara bete.


"Ehhh.. maaf sayaaang... Ayoo kita makan ice cream kesukaan Robin sepuasnyaaa!!! Nggak usah pedulikan sampah.. buang aja sesuka kaliaaaaann!!!!" teriak Kelvin.


"Buahahahahaaaa!!!" semuanya tertawa melihat kelakuan Kelvin yang berubah 180 derajat jika Clara yang mengeluhnya.


Suasana ceria dan penuh canda tawa.. sesekali Kelvin dan Richard saling melontarkan kata kata meskipun tak banyak, namun itu menjadi perkembangan yang cukup baik mrnurut Clara dan Selena.


Tak lama sebuah mobil merah berhenti di depan villa saat Richard, Kelvin dan Robin bermain bola lempar bersama, sedangkan Clara dan Selena tengah asyik mengobrol.


"Apa Kakak mengundang orang lain??" tanya Selena.


"Emmm.. ituuu..."


"Halloooo semyanyaaaa.. maaf ya aku telat.. Robin sayang!! Selamat ulang tahun yaa..ini kado dari tante!!" ucap Maarissa sembari memberikan kotak kado yang lumayan besar.


"Wahhh.. tante cantik datang juga bawa kadoo.. aku seneng banget!! Makasih!!!" ucap Robin riang.


"Marisa ya.. kenapa sih dia kesini segala!!" Gerutu Selena yang tak suka dengan kehadiran marissa.


"Haii.. aku pikir kamu nggak akan datang karena nggak balas chat dariku" ucap Clara.


"Mana mungkin?? Tadi aku lagi repot ngurusin penguntit yang selama ini aku cari.. karena bantuan seseorang akhirnya dia berhasil ditangkap dan diamankan"


"Oohh.. syukurlah, tapi selama ini kamu baik baik saja kan?" tanya Clara khawatir.


"Aku baik baik saja, dia cuma menguntit dan memotretku saja, kadang dia mengirimkan hasil potretnya ke rumahku dan dengan kata kata yang membuat jijik deh!!"


"Jadi begitu..untunglah dia sudah ditangkap, tapi apa kamu nggak merasa ketakutan??"


"Ngeri siihh..tpi kejadian ini bukan yang pertama jadi aku nggak papa hehe.. oiyaa.. Selena kenapa cemberut aja sih!! Kamu nggak suka yaa aku datang kesini huhu"


"Aku nggak begitu kok, kenapa aku harus nggak suka!!"


"Eeeeiii.. jangan dibawa serius Selena.. Marissa emang suka bercanda begitu!! Kalian ngobrollah dulu aku akan buatkan minum" ucap Clara sembari meninggalkan tempat.

__ADS_1


"Benarrr.. aku cuma bercandaaa"


"Bercandanya sama sekali nggak lucu" gumam Selena lirih.


"Aku denger loh kamu ngomong apa barusa!!" ucap marissa santai.


"Aku nggak ngomongin kamu Marissa!!"


"Aku penasaran deh sama Selena!!" ucap Marissa menatap tajam.


"Apa??"


"Kenapa panggil aku Marissa aja sedangkan Clara pake Kakak!! Padahal aku dan Clara seumuran tuh"


"Ohhh iyaa.. kenapa yaaa..(Ahh.. aku lupa aku harus baik baikin Marissa agar masalahku sama Kak Richard terpecahkan, sekarang aku harus berpura pura baik dulu sama marisaa hehehe) sepertinya kamu nggak cocok aja sama sebutan Kakak karena Marissa awet mudaa banget."


"..??? Tumben kamu bicara dengan benar, ahhh akhirnya mata Selena terbuka juga dan mengerti aura kecantikanku yang mematikan ini hahahaha"


"Hhaiiisss.. aku menyesal mengatakan ini" guman Selena.


"Aku dengar lagi lohh!!"


"Ehh.. Marissa.. emmm anuuu.. nggak jadi deh" ucap Selena ragu ragu.


"Apa sih?? Mau ngomong kok nggak jadi ?? Cepetan ngomong aja bikin penasaran tahuuu!!!"


"Nggak jadi!!"


"Ihhhh.. nyebelin bngt.. cepetan ngomong ihhh!!"


"Nggak mau!!!"


"Dasar yaaa.. aku sih nggak papa kamu nggak jadi ngomong karena feelingku kamu bakal ngomong sesuatu yang nggak bagus.. tapi kamu sendiri jangan sampe nanti menyesalinya yaa hehe" ucapnya menyeringai sembari berjalan.


"Tuh kann?? Ayoo ngomong kalo nggak jadi lagi ya aku nggak akan dengerin kamu ngomong apapun nantinya"


"Anuuu.. aku punya permintaan sama kamu.. apa kamu mau nolongin aku?? lebih tepatnya nolongin aku sama kak Richard"


"Kamu jelasin dulu baru aku putuskan untuk membantumu atau tidak hehe"


"Baiklah.. jadi begini...


Selena menceritakan detailnya kepada Marissa tentang alasannya meminta tolong padanya.


Diluar dugaan ternyata Marissa menanggapinya dengan santai dan ia bersedia untuk menemui Chris untuk membantu Selena dan Richard, tapi..


"Dengan 1 syarat!!" ucap Marissa.


"Apa itu??"


"Perbaiki sikap kamu itu ke aku.. jangan anggap aku sebagai rival terus!!"


"Itu aja???"


"Sementara itu dulu, aku akan melakukannya dengan tergantung sikap kamu sama aku yaa hahaha"


"Kalo kamu janji bakal bantu kami, aku akan melakukan apapun untukmu!!"


"Apapuuun???"


"Entah kenapa rasanya tiba tiba firasatku nggak enak! Hahhh"

__ADS_1


"Hahahahahaaa, baiklah pertama tama aku akan menemuinya"


"Benar.. dia pria yang baik, pengertian dan yang terpenting kaya raya!!"


"Woowww.. kamu nggak ngada ngada kan??"


"Tentu saja tidak!"


"Sepertinya keputusan yang tepat aku bantuin kamu nih"


"Kamu nggak akan menyesal, aku jamin!!"


"Woowww meyakinkan sekaliiii!!Aku suka nig gayamu hahaha"


"Wahh lg ngomongin apa sih kelihatannya seru banget?? Nih minumnya" ucap Clara yang datang membawa minuman untuk Marissa.


"Lagi ngomongin cowok hehe, katanya Selena mau kenalkan aku ke temennya hehe"


"(Aku nggak nyangka Marissa nggak ember orangnya)" pikir Selena dalam hati.


"Wahh Selena ternyata diam diam peduli banget yaa sama Marissa, sampe nyariin pacar juga, pasti Selena kasian lihat kamu yang masih aja jomblo deh hehehe"


"Hei!! Aku jomblo bukan karena nggak laku yaa, cuma lagi mau mulai seleksi nih hahhaha"


"Iyaa iyaaa.. ayoo semuanya masuk yuk udah malem nih.. Robin udahan ya mainnya!!!" teriak Clara.


"Jadi kalian akan menginap disini yaa??" tanya Marissa sembari berjalan bersama ke dalam rumah.


"Iya lah, jangan bilang kamu mau pulang???"


"Iya lah aku harus pulang soalnya aku nggak bawa baju ganti"


"Marissa boleh pake bajuku kok aku bawa beberapa" ucap Selena.


"Eheeiii memangnya boleh?"


"Boleh dong kita kan teman!!"


"Bilang teman karena ada maunya ajaaaa!!!" gumam Marissa.


"Benar.. pakai bajuku juga nggak masalah, pokoknya jangan pulang ini udah malem jalanan puncak bahaya"


"Oke okeee.. tapi ngomong ngomong hanya ada 2 kamar kan?? Kalian berpasangan semua pasti mau tidur dengan pasangannya kan?? Emang lebih baik aku pulang aja deh!!"


"Kamu ngomong apa sih!! Kita para wanita akan tidur 1 kamar, para pria juga sama, nggak ada yang keberatan kan" ucap Clara.


"Hemm.." (Kelvin yang merasa keberatan tidur terpisah dengan Clara)


"Ibuu.. aku pria kan? Apa boleh tidur sama ibu??" ucap Robin.


"Boleh dong.."


"Aku juga???" ucap Kelvin.


"Ck ck ck.. apa kamu bilang??"


"Ahhh nggak kok.. Tuan Richard ayo kita habiskan malam berdua saja!!!"


"Uuuwweeeekkkkk!!" Richard yang mual.


"Nggak nyangka yaa sekarang Kak Kelvin punya selera humor juga hahahaha"

__ADS_1


"Hahahahahahaha"


bersambung


__ADS_2