Matahari Jingga

Matahari Jingga
Bab 28. Tragis


__ADS_3

Sebuah mobil berhenti di halaman sebuah rumah mewah.Seorang perempuan cantik turun dari mobil.Rumah itu tampak sepi.Sepertinya kosong.


Perempuan itu memencet bel yang menempel di tembok dekat pintu masuk.Beberapa kali ia tekan.Tak ada jawaban.


" Hhhhh...kabur ke mana dia? " ia tampak menghela nafas dan bergumam.Diambilnya HP dari dalam tas kecilnya.Beberapa kali ia mencoba menghubungi seseorang.Tampaknya tidak bisa tersambung.


Kemudian ia kembali ke mobilnya dan bermaksud meninggalkan rumah itu.Baru saja memutar kunci kontak untuk menghidupkan mobil , ada mobil lainnya yang datang dan berhenti di halaman.Seseorang keluar dari dalam mobil.


" Hai... Cristy ? " orang itu menyapa ramah.


" Kevin...? " Cristy kembali turun dari mobilnya " Kok kamu di sini, bukankah...? "


Kevin tertawa dan berkata,


" Ayo masuk dulu, kita ngobrol di dalam"


Tangannya melambai mengajak Cristy masuk.


Cristy menurut, mereka masuk ke dalam rumah.


" Ini memang rumah Robert dulunya, aku membelinya Minggu lalu" Kevin menjelaskan " Robert pindah ke Bali , tugas di sana"


" Robert pindah ke Bali ? " Cristy tampak bingung.


" Emang dia ga ngomong sama kamu ? " giliran Kevin yang bingung.


Cristy menggeleng dengan lesu.Tega kamu Robert meninggalkan dirinya begitu saja, pikir Cristy dengan perasaan yang campur aduk.


" Aku telp Robert ga aktif HPnya" katanya lirih.


" Kayaknya nomor HP nya ganti, aku telepon juga ga aktif " jawab Kevin.


Cristy, Kevin dan Robert adalah sahabat karib sejak kuliah.Kalau Kevin saja ga dikasih tahu no HP Robert yang baru berarti dia sengaja menghilang.


Cristy menghela nafas panjang, lalu ia pamit dan pergi meninggalkan rumah itu.

__ADS_1


" Robert, Robert.....kurang ajar kamu !!!!" Cristy berteriak di dalam mobil sambil memukul kemudi mobilnya.Diinjaknya gas kuat -kuat dan mobilnya melesat kencang di jalanan yang sudah sepi itu.


Aku mencintaimu dengan sepenuh hatiku, kamu kabur begitu saja dan sekarang pindah ke Bali ?.


Cristy pulang ke apartemennya dan langsung masuk kamar.Ia menangis histeris melampiaskan kekesalan dan kekecewaannya pada kekasihnya itu.


Robert kekasihnya sejak mereka masih kuliah.Cristy sangat mencintainya.Mereka sempat putus dan Cristy bertunangan dengan Tuan Narendra.Tapi rasa cintanya yang begitu besar membuat Cristy tidak pernah bisa melupakan kekasihnya itu.Karena usahanya yang gigih akhirnya mereka pacaran lagi, walaupun itu dilakukan sembunyi-sembunyi di belakang Tuan Narendra.


Ia tidak pernah mencintai Tuan Narendra, di hatinya hanya ada Robert.Apalagi dengan adanya anak tirinya , Calista.Masak baru menikah harus diganggu oleh hadirnya seorang anak kecil ?, pikirnya saat itu.Waktu itu ia mau dijodohkan oleh Neneknya karena melihat harta dari calon suaminya itu.Rupanya Tuan Narendra pernah memergokinya sedang bermesraan dengan Robert .Ditambah lagi semakin lama terlihat Cristy tidak pernah bisa menyayangi Calista, akhirnya Tuan Narendra memutuskan hubungan pertunangannya.


Tapi sekarang Robert pergi begitu saja tanpa ada penjelasan.Sudah beberapa minggu ini tidak bisa dihubungi.Bahkan ketika ia nekat ke rumahnya ternyata sudah dijual dan Robert pindah ke Bali.


" Robert , apa yang kamu lakukan ?!!!"


Cristy terus menangis sepanjang malam.


****


Dibantu oleh seorang temannya akhirnya Cristy bisa mendapatkan alamat kantor dan tempat tinggal Robert di Bali.Cristy segera berangkat ke Bali.Mau menyusul kekasihnya itu.


Sudah lama mereka berpacaran, Cristy sudah berulang kali menanyakan kapan Robert akan melamarnya.Tetapi dia selalu bilang nanti kalau waktunya sudah tepat dan apa yang dia lakukan sekarang palah kabur !!!.


Tiba di Bali Cristy tidak mau langsung menemui Robert.Ia capai dan mau istirahat dulu di hotel tempatnya menginap.


Seorang resepsionis memberikan kunci hotel kamarnya, Cristy menerimanya dan langsung menuju lift yang akan membawanya naik.Saat menunggu lift, terlihat beberapa orang tampak sibuk berlalu lalang dengan pakaian rapi seperti akan menghadiri pesta.


Lift datang dan Cristy langsung masuk .Di dalam lift juga sudah ada beberapa orang yang berpakaian rapi seperti yang dilihatnya di lobi.Ketika lift berhenti , iseng ia bertanya kepada petugas hotel.


" Ada acara ya mas? " tanyanya.


" Iya Bu, pernikahan" petugas hotel menjawab dengan sopan dan mengangguk hormat.


Cristy mengucapkan terima kasih dan berlalu menuju kamarnya.Dibukanya pintu lalu ia menghempaskan tubuhnya di tempat tidur.


" Huh... " gumamnya.

__ADS_1


Ia tiduran telentang, matanya menatap langit - langit kamar.Perasaannya kosong., ia merasa sedih dan terasing.Tanpa sadar ia tertidur.


Bangun tidur badannya merasa lebih segar, lalu ia membersihkan diri di kamar mandi.


Sehabis mandi Cristy keluar kamar dan turun menuju restoran, ia ingin mengisi perutnya yang terasa lapar.


Sayup-sayup terdengar alunan suara musik dari ruangan lain.Ia ingat kata petugas hotel, sedang ada acara pernikahan di ballroom.Ia menghela nafas, kembali ingatannya melayang pada Robert.


Seorang pelayan datang membawakan makanan yang dipesannya.Pelayan itu meletakkan makanan satu persatu di mejanya.Setelah pelayan pergi , Cristy mengambil piring dan mulai makan.Ia makan perlahan-lahan, karena pikirannya sedang melayang-layang memikirkan Robert dan hubungannya ke depan jika ia ketemu dengannya besok.


Ada dua orang memasuki restoran .Rupanya mereka habis menghadiri acara pernikahan, terlihat dari baju yang dikenakan dan kantong souvernir yang dipegangnya.Mereka duduk di sebelah meja Cristy.


" Beruntung sekali Melina punya suami kayak Robert, kerjaan mentereng, orangnya ganteng" dua orang itu terdengar mengobrol.


Apa Robert ? Ah, mungkin namanya saja sama kali,batin Cristy.Ia melanjutkan makan sambil menguping obrolan kedua orang yang baru datang itu.


" Tapi ngomong-ngomong mereka kenalnya di mana sih, bukannya Robert baru datang dari Jakarta ? " tanya yang seorang lagi.Cristy kaget, ia segera berdiri dan membayar makanannya.


Tak salah lagi Robert, Robert !!!! Cristy berlari menuju ballroom tempat sebuah acara pernikahan sedang berlangsung.


Ketika ia tiba di ruangan itu, tamu sudah sepi, tinggal satu dua orang yang masih mengobrol dan petugas yang sedang membereskan ruangan.Matanya nanar menatap pelaminan yang sudah kosong.Pengantin sudah meninggalkan lokasi.Tubuhnya gemetar, ia memperhatikan foto prewedding yang masih banyak dipajang di ruangan.Robert, Robert !!!!


Langit seperti runtuh menimpanya, kepalanya pusing dan pandangannya gelap.


Cristy tidak tahu apa yang terjadi setelah itu, ketika sadar ia menemukan dirinya di sebuah kamar hotel.Ada seorang petugas hotel yang menemaninya.


" Ibu sudah sadar ? Apakah perlu saya panggil dokter ? " tanya petugas itu.


Rupanya ia telah terbaring di kamar hotel yang disewanya .


" Tidak usah , saya baik - baik saja .Tolong tinggalkan saya " jawabnya.Petugas itu mengangguk dan ke luar ruangan.


Cristy menangis dan terus menangis, ia benar-benar shock . Datang jauh- jauh dari Jakarta ingin mencari kekasihnya, dan mendapatkan kenyataan bahwa orang yang dicarinya menikah dengan perempuan lain.Di depan matanya.Cristy terbayang-bayang pelaminan dan foto prewedding itu, Robert tersenyum memeluk mempelai wanita dengan mesra.Tak hanya satu pose, beberapa pose foto yang terpasang di ballroom itu.


Cristy, Cristina ,tragis sekali !! , hanya satu kalimat itu yang bisa menggambarkan nasib yang dialaminya saat ini.

__ADS_1


__ADS_2