MENELUSURI MEMORIMU

MENELUSURI MEMORIMU
KECELAKAAN


__ADS_3

Tiba lah saat nya acara pemberkatan pernikahan Hans dan Jessica namun sang pengantin perempuan belum tiba juga


Hans langsung bertanya kepada orang tua Jessica


" Om , Tante Jessica ko belum sampai juga" tanya Hans dengan panik


"Ko belum samapi juga ya, padahal mobil nya Jessica ngikutin dari belakang dari tadi " jawab papa David papa nya Jessica


Dering..... Dering.....


Getar ponsel Hans ternyata itu telfon dari Jessica


"Hallo Hans, mobil aku mogok di jalan kamu suruh orang jemput aku ya " pinta Jessica


"Aku langsung jemput kamu ya Jess ke sana " jawab Hans, Hans langsung menemui Jessica dia membawa mobilnya Dengan kecepatan yang tinggi.


Hanya beberapa menit Hans sudah tiba di tempat itu dan lagsung menghampiri Jessica Hans membukakan pintu mobil untuknya


"Makasih ya" ucap Jessika yang di balas dengan senyuman oleh Hans


"Pak saya berangkat dulu ya, bapak nanti hati-hati di jalan" pamit Jessica kepada pak joko supir nya itu


"Baik non" jawab pak Joko


Hans dan Jessica saling mengobrol di dalam mobil, beberapa menit kemudian sebuah truk besar pengangkut barang hilang kendali dan menabrak mobil yang di bawah Hans


"Hans bangunan" ucap Jessica melihat kekasihnya itu mengeluarkan banyak darah


Jessica pun ikut pingsan


Penguna jalan lainnya yang melihat peristiwa itu langsung menelfon polisi dan ambulance untuk menolong mereka dan membawa mereka ke rumah sakit.


" Selamat pagi pak, apa benar ini keluarga dari Hans Gabriel Gerald " tanya pak polisi


"Benar pak, ada apa dengan anak saya" jawab pak Herry papa nya Hans


" Anak bapak dan kekasih nya mengalami kecelakaan" ucap pak polisi


mendengar peristiwa ini mama Hans dan Jessica langsung pingsan


semua keluarga dan para tamu panik


"Mohon maaf semua nya acara pernikahan ini di undur terlebih dahulu" ucap papa David


Mereka langsung datang menghampiri ke rumah sakit


"Bagaimana anak-anak kami dok " tanya papa Herry


"Pasien wanita saat ini sudah melewati masa kritis nya sedangkan pasean pria sedang masa kritis dia membutuhkan banyak darah ,segera temukan darah yang bergolongan Rh null " ucap dokter.


"Saya akan mendorong kan darah ke anak saya dokter, golongan darah kami sama " ucap papa Herry


"Baik pak, saya akan memeriksa kesehatan bapak terlebih dahulu " jawab dokter

__ADS_1


" Linda kamu buat pengumuman untuk setiap karyawan mau pun keluarga nya yang memiliki golongan darah Rh null agar segera mendorong kan darah nya kepada Hans dan mereka juga akan dapat reward dari saya " pinta papa Herry.


"Baik pak" jawab Linda sekretaris nya Hans,dia langsung segera menulis pengumuman di group kontak perusahaan


Lily yang mendapat kan informasi itu lagsung menemui Haura


"Haura...Haura... panggil lily" dengan tergesa-gesa


"Apa si Lily" tanya Haura


"Itu.. itu" ucap Lily terbata-bata


"Itu apa Lily ngomong yang jelas dong " tanya Haura lagi


"Baca sendiri lah" Lily memberikan Ponsel nya kepada Haura


"Pengumuman, bahwasanya siapa yang memiliki darah yang bergolongan Rh null dapat mendonorkan darah nya kepada pak Hans yang saat ini sedang kritis dan akan di berikan reward lagsung oleh pak Herry"


"Bagaimana Ura kamu bersedia mendonorkan darah kamu kepada pak Hans, golongan darah kamu kan sama dengan pak Hans " tanya Lily


"Ya udah, ayok tunggu apa lagi" jawab Haura


mereka berdua berlari menuju ke rumah sakit


dan langsung menemui pak Herry


"Selamat siang pak, saya haura saya bersedia mendonorkan darah saya kepada pak Hans " ucap Haura


"Puji syukur ya Tuhan, Akir nya ada yang mendonorkan darah buat anak ku" ucap pak Herry dengan perasaan bahagia


"Kamu mau minta apa nak dari kami" tanya pak Herry kepada Haura


"Saya cuma minta, saya di terima menjadi karyawan di perusahaan bapak" ucap Haura


"Oke, saya terima permintaan kamu " jawab pak Herry


"Saya pulang duluan ya pak" pamit haura dan Lily yang di balas senyum dan anggukan oleh pak Herry


"Kamu serius cuma mau jadi karyawan,alsanya kenapa terus toko bunga kamu gimna" tanya Lily


"Emm mau dekat aja sama pak Hans, toko bunga kan ada yang jagain " jawab Haura


"kamu ya, jangan lupa dia udah punya calon istri " tegas Lily


"Iya-iya aku tau ko" Jawab Haura dengan cemberut


"Udah ya, lupain pak Hans Oke.."


"Oookee Bos."


"Bagaimana keadaan anak saya Dok? "tanya papa Harry kepada dokter yang baru keluar dari ruang operasi


"Saat ini keadaan anak bapak sudah melewati masa kritis dan akan di pindahkan keruang ICU "Jawab dokter itu

__ADS_1


"Terimakasih banyak dokter "


"Berterima kasih lah kepada Tuhan, saya cuma membantu menolong saja"


"Baik dokter"


"Dokter ...dokter ...pasien nomor 215 kembali kritis " ucap salah satu suster rumah sakit itu yang ternyata adalah ruang kamar Jessica


"Dok selamat kan anak saya, saya mohon dok " ucap mama Jessica yang berlutut di hadapan dokter


"Tenang Bu, saya akan berusaha semaksimal


mungkin serahkan semua kepada Tuhan


Semua Keluarga Jessica dan keluarga hans dilanda kesedihan dan kepanikan


10 Menit kemudian


Dokter keluar dari rumah ICU,


'Bagaimana keadaan anak saya pak ? " tanya papa David


"Alhamdulillah, anak bapak sudah lewati mas kritisi nya


"Terimakasih Dok"


"Alex Siapa kan pesawat sekarang juga kita akan membawa Jessica ke rumah sakit yang ada di Landen" pinta papa Jessica kepada alex Abang nya Jessika


"Baik pah"


Segera keluarga Jessica mempersiapkan untuk keberangkatan keluar negeri


"Kami berangkat dulu ya pak Herry dan ibu Joy,semoga anak-anak kita kembali pulih dan segera menikahkan mereka" pamit papa David papa nya Jessica sambil mereka saling merangkul untuk pertemuan terakhir mereka


"Baik lah, segera kabari kami informasi nantinya bagimana keadaan Jessica "


"Iya pak Herry" jawab mama Jessica


Mereka segera meninggal kan rumah sakit dan berangkat menuju Landen


Setiba nya mereka di landen, papa David langsung menelfon teman nya yang bekerja di Rumah sakit terbalik yang ada di Landen


"Hello doctor daniel i am david, i need your help, my son is currently critical"


"Get her to the hospital. Elisabeth I'll check on her"


"okay thanks doctor Daniel"


Segera Keluarga Jessica membawa nya ke rumah sakit Elisabeth yang telah di beritahu dokter Daniel


Setiba nya Jessica di rumah sakit Elisabeth, dia langsung di bawa ke ruang VIP yang telah di siapkan oleh Dokter Daniel


"Nurse immediately provided equipment for ICU patients in the VIP room" pinta dokter Daniel kepada salah satu perawat.

__ADS_1


terimakasih telah membaca, baca episode berikutnya 😊👉


__ADS_2