
Sudah 1 jam lebih Haura dan Lily berdandan untuk menghadiri acara ulang tahun perusahaan mereka
Haura memakai baju long dress hitam sedikit terbuka sedangkan Lily memaki baju long dress berwarna merah
"Wah para ladies-ladies mau ke mana ini?" tanya Joy yang tidak sengaja bertemu di dalam lift apartemen mereka
"Mau ke acara ulang tahun perusahaan kami" ucap Haura
"Oh, hati-hati di jalan ya"
"Iya maksi ya ,kami duluan" ucap Lily
"Iya, kalau ada apa-apa lagsung hubungan aku "
"Oke best" ucap Haura dan Lily bersamaan
Tiba lah saat nya yang di tunggu-tunggu
ya itu acara besar perusahaan
Semua orang atau karyawan yang bekerja di perusahaan itu di minta mengambil satu lampion dan menuliskan harapan untuk kebaikan perusahaan setelah itu mereka di minta untuk melepaskan lampion mereka dan membiarkan nya berterbangan di udara
Semua orang bertepuk tangan dan bersorak bahagia
"Baik lah, acara perayaan ulang tahun perusahaan kita akan kita mulai 1.2.3." Ucap pembawa acara sambil mengetuk palu tanda acara sudah di mulai semua pengisi acara sudah mengambil posisinya masing-masing
"Ra kamu sibuk makan aja dari tadi"Ucap Lily
"Makanya enak sumpah, mending kamu cobain semua makan yang ada di sini Liy karena besok-besok kita enggak bisa nikmatin makan ini lagi"
"Haa, Jagan bilang kamu udah cobain makan yang ada di sini semua"
"Ehem udah, dan sekarang aku kenyang" Ucap Haura sambil bersendawa
"Is Ra kamu jorok banget, Ya udah yok kita ke depan acara nya udah di mulai" Lily menarik tangan sahabatnya itu
"Tunggu-tunggu"
"Ada apa lagi si Ra"
"Satu ini lagi" Haura mengambil kue kering coklat yang ada di dekat nya
"Eeemm, enak nya "
"Ayok Ra"
"oke-oke"
"Selanjutnya kata sambutan dari CIO kita ya itu Pak Hans Gavariel gerald waktu dan tempat kami persilahkan"
"Selamat malam semua nya, terimakasih kepada Tuhan karna kita masih di berikan nafas kehidupan sehingga kita dapat berkumpul di tempat ini dengan keadaan sehat yang pertama-tama saya ucapkan terimakasih kepada orang tua saya yang selalu mendukung saya dan Kepada semua orang yang terlibat dalam perusahaan ini saya sangat berterimakasih karena berdiri nya dengan kokoh perusahaan ini di karenakan kalian semua telah berperan sebaik Mungkin Sekali lagi saya ucapkan terimakasih kepada kalian yang sudah berperan Dengan baik di perusahaan kita ini" Semua orang bertepuk tangan setelah Hans selesai berpidato
"Selanjutnya pemilihan karyawan terbaik, Pak Al selaku menejer keuangan di minta naik ke atas podium untuk membacakan nama-nama karyawan terbaik"
__ADS_1
Setelah Hans selesai berpidato ia langsung pergi ke ruangan nya Erica yang melihat Hans lagsung datang menemui nya
"Selamat ulang tahun perusahaan ya" Ucap Erica
"Kamu" Ucap Hans
"Mungkin kamu lupa sama aku dan kenangan kita tapi yang perlu kamu tau, aku sama kamu adalah sahabat sejak kita SMA" Erica mengeluarkan foto yang ada di dompetnya nya
"Ini foto kita bertiga, ini aku ini kamu dan ini Jessica"
"Lalu di mana Jessica sekrang" tanya Hans
"5 Bulan yang lalu Jessica dan pacar nya hendak akan menikah namun terjadi peristiwa yang enggak di duga yang mengakibatkan mobil mereka terjatuh ke jurang Jessika dan pacar nya meninggal" Ucap Erica berbohong
"Kamu melupakan aku, kamu bilang kamu cinta sama aku, sayang sama aku tapi kamu malah bermesraan dengan wanita lain" Erica menagis dan langsung memeluk Hans
"Apa kah benar seperti itu" tanya Hans
"Iya, sebelum kamu kecelakaan kamu janji akan melamar ku, sekarang kamu Amnesia kamu benar-benar melupakan semua kenangan kita" Erica menagis sejadi jadi nya untuk menarik perhatian Hans
"Ya udah kamu tenang dulu, kita bicarakan baik-baik ya" Ucap Hans
"Haura, ternyata kamu dari tadi di situ" ucap Erica dalam hati, dia yang melihat Haura semakin memanas manis in Haura
Tiba-tiba Erica mencium bibir Hans yang membuat Hans terkejut
"Pak Hans" ucap Haura
"Ra ini enggak seperti yang kamu pikirkan"
Haura lagsung pergi meninggalkan mereka
"Maaf saya harus pergi" Hans lagsung pergi mengejar Haura
"Ra saya minta maaf" Ucap Hans yang menemui Haura ke atas Rooftop perusahaan nya
"Kenapa Bapak minta maaf sama saya, emang bapak punya salah apa sama saya"
Hans langsung memeluk tubuh Haura dengan erat
"Maafin saya Haura, saya tidak bermaksud menyakiti mu"
"Saya pikir selama ini hubungan kita ada artinya sama bapak tapi setelah melihat kejadian tadi membuat mata saya terbuka bahwasanya saya terlalu berharap sama bapak, saya minta maaf sama bapak dan Enggak akan menggangu hubungan bapak sama ibu Erica jadi tolong lepasin pelukan bapak ini" Ucap Haura sambil menagis sejadi jadi nya
"Saya enggak akan lepasin kamu Ra, saya cinta sama kamu , saat ini saya sedang dalam dilema saya enggak tau harus berbuat apa Ra"
"Maaf pak, saya harus pergi tolong lepasin saya "
Hans perlahan melepaskan pelukannya dan membiarkan Haura pergi
"Ra" panggil Hans yang tidak di hirau kan oleh Haura
Haura berlari sambil menagis sampai-sampai dia menabrak seseorang dan ternyata itu Al
__ADS_1
"Kamu lagi" Ucap Al
"Maaf pak"
"Kamu nagis, apa yang terjadi" tanya Al
Haura lagsung memeluk Al dan ternyata Al tidak menolak nya sama sekali malah Al semakin mempererat pelukannya
Setelah Al melihat Haura sudah agak mendingan dia mengeluarkan sapu tangannya
"Kamu gadis yang manis siapa yang tega membuat mu menangis seperti ini" Tanya Al lagi sambil mengusap air mata Haura
"Ya udah kalau kamu enggak mau cerita, gimna kalau kita keluar cari angin suapaya kamu juga bisa menenangkan diri gimana apa kamu setuju"
"Em setuju" jawab Haura
Al membawa Haura ke sebuah taman yang sangat bagus tidak hanya pemandangan nya saja yang bagus namun makanan di sana juga enak
"Gimana apa kamu suka" tanya Al
"Suka banget pak, apa bapak sering ketempat ini"
"Iya, ini adalah tempat favorit saya ketika saya sedang jenuh".
Dring dring dring
bunyi notifikasi telfon dari Lily
"Maaf pak saya angkat telfon dulu"
"Oh iya enggak apa-apa, jawab aja dulu telfo nya saya pesan makan nya dulu"
"Iya pak" jawab Haura kepada Al
"Hallo Liy"
"Kamu di mana si Ra, aku capek nyari-nyari kamu dari tadi"
"Sorry Liy aku ada urusan dadakan, kamu biasakan pulang sendirian kan?"
"Oh ya udah lah, kamu baik-baik ya"
"Iya Liy"
"Gimana telfo nya udah siap"tanya Al
"Udah pak"
"Ya udah makan yok, saya lapar"
Setelah mereka selesai makan dan Suasana hati Haura sudah jauh mendingan Al mengantarkan Haura pulang ke apartemennya
Bersambung......
__ADS_1
"