
Tok....tok....
"Paket....." teriak kurir yang mengantar kan pesan Haura
"Iya pak, sebentar ya" jawab Haura smabil keluar dari dalam rumah menuju pintu pagar rumah nya itu
"Ini Bu pesan nya"
"Terima kasih ya pak" Ucap Haura smabil memberikan uang lebih kepada si kurir
"Terima kasih kembali Bu"
"Iya pak"
****
"Udah jam 5 lewat Hans ko belum pulang ya?" Tanya Haura kepada dirinya sendiri "Ah mungkin dia saat ini sedang sibuk di kantor aku siap-siap aja dulu untuk ngerayain hari ulang tahun suami ku"
Dua jama telah berlalu tepat nya saat ini jam 7 lewat 30 Menit Hans belum kunjung pulang
Haura mencoba menghubungi ponsel suaminya itu namun ponsel suaminya itu saat ini tidak biasa di hubungi
"Apa Hans lupa dengan janji nya, padahal dia sudah janji hari ini pulang lebih awal" Gerutu Haura kesal
****
"Astaga ini sudah jam 7? aku harus segera pulang pasti saat ini Haura sudah menunggu ku" Ucap Hans samabil melihat jam yang ada di ponsel nya
"Hans!" panggil seorang wanita cantik yang datang menghampiri nya tidak segan-segan wanita itu langsung memeluk Hans dengan erat, tanpa ada penolakan dari Hans
"Kenapa? kenapa pelukan wanita ini begitu nyama seperti aku pernah merasakan pelukan ini, apa kah wanita ini berhubungan dengan masa lalu ku" Hans bertanya-tanya kepada dirinya sendiri
"Aku sangat merindukanmu Hans" Ucap wanita itu di telinga Hans
"Kamu siapa?" Hans mendorong wanita itu ketika dia menyadari bahwa dia sudah memiliki istri saat ini.
"Aku siapa? kamu lupa sama aku Hans apa yang terjadi kepada mu pada saat kita kecelakaan"
"Kecelakaan?" tanya Hans pemasaran
"Iya aku Jessica, aku calon istri mu pada saat kita hendak menikah kita mengalami kecelakaan dan pada saat kita kecelakaan kita segera di larikan ke rumah sakit terdekat namun tiba-tiba aku mengalami koma dan orang tua ku segera membawa aku ke London untuk di rawat di sana, tidak lama setelah aku di rawat di rumah sakit London aku di nyatakan meninggal oleh dokter ya suatu mukjizat aku bisa hidup kembali dan berdiri di hadapan kamu saat "Jessica menceritakan kronologis yang sebenarnya terjadi pada masa lalu mereka , kemudian memeluk kembali Hans
"Taa....Pi! kenapa tidak ada yang memberitahu aku tentang kejadian ini"
"Aku tidak tahu Hans, yang aku pikirkan saat ini kita memulai semuanya dari awal"
"Tidak!" Ucap Hans menolak
"Kenapa Hans?" tanya Jessica sambil menangis
__ADS_1
sendu
"Aku sudah memiliki istri"
"Hah... aku tidak percaya, aku tahu kalau kamu sangat mencintai ku mana mungkin secepat itu kamu melupakan aku "
"Tapi itu lah kenyataan nya, bahwasanya saat ini saya sudah memiliki istri mungkin kamu adalah masa lalu ku tapi istri ku adalah masa depan ku"
"Tidak Hans aku tidak percaya".
"Tapi itu lah kenyataannya"
"Hans!"Jessica menyentuh pipi Hans dengan perasaan hancur " Aku tahu kok kamu sudah menikah papa aku sudah menceritakan semuanya bahkan tentang kamu yang saat ini mengalami amnesia jadi aku yakin setelah ingatan mu kembali kamu akan kembali mencintai ku, aku Kan sabar menunggu itu semua"
"Terserah kamu" Ucap Hans singkat kemudian pergi meninggalkan Jessica
"Hans !" panggil Jessica yang membuat Hans menghentikan langkahnya "Aku minta maaf tentang ucapan ku tadi, aku hanya terbawa suasana kalau emang kamu tidak ingin bersama ku lagi tidak apa-apa kok setidak nya Kita masih bisa berteman"
"Iya aku memaklumi nya"
"Emmm, apa aku bisa berkunjung ke rumah kamu, aku ingin berkenalan dengan istri kamu apa boleh?"
"Oke"
"Tidak apa-apa Jessica hari ini kamu terluka, kamu harus rebut kembali Hans dengan perlahan untuk saat ini kamu ikut permainan papa saja" Ucap Jessika dalamnya hatinya
****
"Itu suara mobil nya" dengan segera Haura berlari ke arah suaminya itu namun langkah nya harus terhenti ketika dia melihat ada seorang wanita keluar dari mobil suaminya itu
"Terima kasih Hans, tapi untuk saat ini aku belum siap untuk bertemu istri mu, bagimana lain kali setelah aku sudah mengumpulkan semua kekuatan ku"
"Ya udah terserah kamu aja, tapi maaf aku tidak bisa mengantar kamu pulang"
"Tidak masa lah Hans, bertemu dengan mu saja aku sudah bahagia"
"Ya sudah kalau begitu aku masuk terlebih dahulu"
Di karena kan Jessica melihat Haura sudah menunggu Hans di depan pintu dengan sengaja Jessica mencium bibir Hans
"Hah... tenyata ini alsanya kamu lama pulang" Gumam Haura kembali masuk ke dalam rumah
"Apa-apa an kamu bagiamana kalau istri saya melihat"
"Itu lah tujuan ku Hans" Ucap Jessica dalam hati nya
"Maaf Hans aku hanya refleks tadi sekali lagi aku minta maaf"
Tanpa memperdulikan permintaan maaf Jessica Hans lagsung masuk ke dalam rumah nya
__ADS_1
"Selamat malam Sayang" Sapa Hans sambil memeluk tubuh istrinya itu yang saat ini sedang menonton televisi
"Malam" Balas Haura
"Kok suara nya gitu kaya orang habis nangis, kamu habis nangis sayang?"
"Enggak Hans"
"Apa nya enggak, coba lihat ke aku"
"Aku lagi nonton, jangan di ganggu"
"Eeemm, kayanya ada yang ngambek ni karena aku lama pulang, maaf ya sayang tadi di kantor banyak banget kerjaan"
"Iya"
"Sayang maafin aku" Ucap Hans memohon maaf kepada istrinya itu
"Iya"
"Kok jawab iya aja si sayang, marah banget ya sama aku."
"Iya pak Hans saya tidak marah sama bapak, saya tidak memiliki hak marah sama bapak"
"Kamu ngomong apa si, kenapa tiba-tiba ngomong nya tiba-tiba formal gitu sama aku kan kita enggak lagi di kantor, kita ini suami istri sayang"
"Maaf"
"Iya sayang" Balas Hans kemudian mencoba mencium istri nya itu namun tiba-tiba Haura menjauhkan tubuhnya dari Hans
"Maaf"
"Kalau kamu mau marah, marah aja enggak usah kaya gini dong"
"Maaf"
"Kamu kenapa? aku ada salah yang lain ya yang enggak aku tahu padahal tadi pagi kita masih baik-baik aja"
"Enggak kok pak"
"Stop panggil pak" Bentak Hans dengan nada tinggi
"Maaf"
"Aku lapar, mau makan di luar engak?"
"Aku enggak lapar aku mengantuk"
"Ya sudah kamu tidur aja duluan aku nahan lapar aja biarin aja aku mati kelaparan" tanpa memperdulikan ucapan Hans, Haura pergi ke kamar nya dan berbaring di ranjang mereka
__ADS_1
"Benar-benar istri ku ini sangat tega"
Bersambung.......