MENELUSURI MEMORIMU

MENELUSURI MEMORIMU
PEMBERKATAN DAN RESEPSI HAURA & HANS


__ADS_3

Hari pun berlalu, tetap pada Pagi ini semua orang di sibukkan dengan acara pernikahan Haura dan Hans di Gereja terbesar yang ada di kota Jakarta. Gereja itu sudah terhias dengan mewah dengan nuansa yang romantis dengan paduan warna biru, merah muda dan putih yang membuat semua tamu yang hadir pada pagi itu terpanah.


"Kamu cantik banget Ra" Puji Lily sahabatnya itu


"Terima kasih, Kakak ipar ku sekaligus sahabat tersayang ku" Haura lagsung memeluk tubuh Lily dengan erat


"Mantu-mantu mama cantik-cantik semua kok" Ujar mama Joy yang ikut memeluk dua menantu nya itu


Tok...Tok....


Tiba-tiba pintu kamar rias pengantin terbuka dan ternyata di depan pintu ada pelayan yang hendak menjemput Haura untuk segera keluar karena acara pemberkatan nya akan di mulai


"Permisi Bu, mempelai wanita nya sudah di minta untuk keluar" Ucap salah satu pelayan utusan keluarga Hans


"Iya terima kasih, saya sendiri yang akan mengantar kan mantu saya" Ucap mama Joy


"Baik Bu"


"Mah, Haura nervous ni" Ucap Haura


"Kamu yang tenang Ra, dulu aku juga gitu kok bawa santai aja" Ujar Lily


Kedua mempelai pun sudah tiba di depan gedung gereja, dan di sambut oleh penjaga yang memakai pakaian berwarna putih dan tidak lupa pula mereka mengenakan mono headset di telinga penjaga masing-masing untuk mengawasi acara pemberkatan mereka


Pintu Gereja terbuka di mana semua mata tertuju kepada mempelai yang menjadi bintang utama di hari istimewa mereka


Haura yang mengenakan gaun Ball Gown yang berwarna putih terlihat seperti seorang putri kerajaan dan Hans yang mengenakan setelan pakaian pengantin pria bewarna putih seperti seorang pangeran yang hendak menjemput permaisuri nya


semua orang yang ada di gedung Gereja itu langsung bertepuk tangan dengan bahagia


Hans pun langsung menyambut tangan Haura


"Saya sebagai orang tua kedua nya Haura menyerahkan anak kami ini kepada mu Nak Hart dengan harapan kamu bisa menjaga dia seumur hidupmu melindungi dia dan saling menyayangi satu sama lain" Pesan Papa Doni sebagai perwakilan orang tua Haura karena Haura sudah tidak memiliki siapa-siapa lagi


"Baik pak, Saya Hans berjanji akan menjaga Haura seumur hidup saya" balas Hans tersenyum tulus


"Terima kasih Nak Hans" Papa Doni pun hendak ingin turun dari Altar namun langkah nya terhenti karena Haura menarik tangan nya


"Papa!" Panggil Haura meneteskan air matanya"


"Iya Nak" Jawab papa Doni


"Terima kasih Om sudah mau menjadi papa Haura dan ...." Sendu Haura


Kemudian papa Doni memeluk Haura yang sudah dia anggap anak kandung nya sendiri


yang membuat semua tamu merasa terharu


"Kamu dan Lily adalah putri saya"Ucap papa Doni sambil tersenyum kemudian meninggalkan Altar


Hans dan Haura pun langsung menghadap kearah sang pendeta


"kepada mempelai yang terkasih,


setelah saudara memutuskan bersama untuk hidup sebagai suami istri di dalam terang kasih karena Kristus, Maka sekarang kami mengundang saudara berdiri sambil jabat tangan di hadapan Allah dan sidang jemaat dan menyatakan kehendak dan janji saudara." Ucap pendeta


Hans dan Haura pun saling mengucapkan janji suci mereka

__ADS_1


"HAURA IRIS JASMINE , Aku mengambil engkau menjadi istriku untuk saling memiliki dan menjaga dari sekarang sampai selama-lamanya pada waktu susah maupun senang, pada waktu kelimpahan maupun kekurangan, pada waktu sehat maupun sakit, untuk saling mengasihi dan menghargai, sampai maut memisahkan kita, sesuai dengan hukum Allah yang kudus dan inilah janji setiaku yang tulus."Ucap Hans dengan tulus


"HANS GAVARIEL GERALD, Aku mengambil engkau menjadi suamiku, untuk saling memiliki dan menjaga dari sekarang sampai selama-lamanya, pada waktu susah maupun senang, pada waktu kelimpahan maupun kekurangan, pada waktu sehat maupun sakit, untuk saling mengasihi dan menghargai, sampai maut memisahkan kita, sesuai dengan hukum Allah yang kudus dan inilah janji setiaku yang tulus."


"Para mempelai dipersilahkan berlutut"


pendeta menopang tangan di atas kepala mereka dan berkata"Allah Bapa kita yang Rahmani, yang memanggil kamu dalam persekutuan pernikahan yang kudus ini untuk menjadikan Semua bangsa murid Kristus, memenuhi kamu dengan kasih karunia-Nya memberkati kamu." Ucap pendeta yang melangsungkan pemberkatan mereka .


Hans dan Haura pun saling memasang cincin pernikahan mereka kemudian Hans mencium kening Haura


Acara pemberkatan pernikahan pun usai dan Sekarang tiba saatnya untuk memasuki acara resepsi, di hotel terbesar yang ada di Jakarta


Haura yang mengenakan A-line dress membuat nya terlihat sangat cantik dan anggun yang memuat lagi-lagi orang terpanah melihatnya


"Kamu sangat cantik sayang" Ucap Hans yang membuat Haura tersenyum bahagia bagi nya ini adalah hari paling indah selama dia hidup


menikah dengan orang yang dia cintai


"Kamu juga ganteng dan gagah pak Hans" Goda Haura


"Hayoo.... Bisik bisik apa ini" tanya Lily


"Ada deh" jawab Hans sambil tertawa bahagia


Di tengah obrolan mereka para tamu dan keluarga besar Hans berdatangan untuk memberi selamat kepada mereka


"Mau berdansa dengan ku istri ku?" Hans berlutut di hadapan Haura


"Tentu suami ku" jawab Haura menyerahkan tangan nya.


Acara berdansa pun di mulai dengan iringan musik Beautiful In white


lirik


Not sure if you know this


But when we first met


I got so nervous I couldn't speak


In that very moment


I found the one and


My life had found its missing piece


So as long as I live I love you


Will have and hold you


You look so beautiful in white


And from now 'til my very last breath


This day I'll cherish


You look so beautiful in white

__ADS_1


Tonight


What we have is timeless


My love is endless


And with this ring I


Say to the world


You're my every reason


You're all that I believe in


With all my heart I mean every word


So as long as I live I love you


Will haven and hold you


You look so beautiful in white


And from now 'til my very last breath


This day I'll cherish


You look so beautiful in white


Tonight


You look so beautiful in white, yeah yeah.


Na na na na


So beautiful in white...


Tonight**


*****


Jam menunjukkan pukul 8 malam ada seorang laki-laki tua yang sangat kucil datang untuk memberi selamat namun laki-laki itu terlihat sangat aneh tubuh nya terdapat banyak luka pukulan dan dia juga menutupi wajah nya dengan masker serta mengenakan topi


"Selamat ya Nak" Ucap lelaki tua itu kemudian menyerahkan sebuah kota kecil setelah dia memberi kan kota kecil itu dengan segerah berlari untuk keluar dari hotel itu


"Tunggu pak" Ucap Haura kemudian berlari mengejar lelaki tua itu


"Sayang kamu mau ke mana?" tanya Hans


"Seperti nya aku mengenal dia"


"Sayang, kamu tenang dulu ya di dunia ini banyak sekali orang yang mirip"


"Iya si sayang"


"Ya udah kita pulang ke apartemen sekarang ya seperti nya kamu sudah lelehan"


"Iya sayang"

__ADS_1


Bersambung.......


__ADS_2