
"Kak Joy apa Kakak ada di dalam?" Tanya Lily sambil membunyikan bel kamar apartemen Joy
namun tidak ada jawaban dari Joy
Tingnung.... Tingnung....
"Mungkin kak Joy, belum pulang aku langsung ke kamar aja lah"
Pada saat Lily hendak ingin pergi, Joy menarik tangan Lily untuk masuk ke dalam kamar nya
"Kebiasaan deh, setiap kali aku ke sini selalu masih pake Handuk"
"Namanya juga habis mandi, kamu nya aja selalu datang enggak tepat waktu tapi ngomong-ngomong tumben jam segini udah pulang aja, apa sesuatu sedang terjadi? " pada saat Joy sedang bertanya kepada Lily tiba-tiba saja Lily memeluk tubuh Joy dengan erat
Joy yang mendapat perlakuan seperti itu membalas dengan memeluk nya lebih erat kemudian berbisik "Ada apa?, kamu kangen ya sama kakak"
"Iss.. Kepedean nya mulai lagi, aku hanya sedang tidak enak badan aja kak"
"Enggak enak badan ya, terus enak nya apa? pelukan kaya gini kah?" tanya Joy menggoda Lily
"Iya kak, enggak tau kenapa aku pengen di peluk kakak" jawab Lily dengan manja
Joy mengendong Lily samapi ke tempat tidur nya dan meletakkan nya dengan lembut di atas kasur milik nya itu.
"Ya udah kamu istirahat dulu ya, nati kakak masakin sup ayam"
"Iya kakak"
Setelah Joy selesai memakai pakaian nya, dia segera bergegas untuk memasak sup ayam untuk Lily
Pertama Tama hal yang dia lakukan adalah mengambil celemek yang ada di atas lemari dapur nya itu kemudian mengenakan nya
Lalu mengambil beberapa potong daging ayam yang sudah di bersihkan sebelum nya, kemudian mengambil wortel, daun sup dan bumbu lain nya yang ada di dalam kulkas
Setelah daging ayam serta sayuran yang akan di campurkan ke dalam sup sudah di potong in dan di bersihkan maka tahap yang terkait adalah memasak nya dengan api sedang
30 menit kemudian Akir nya sup masakan Joy sudah masak juga
"Lily udah bangun enggak ya?" tanya Joy dalam hati nya kemudian dia berjalan untuk menghampiri Lily yang saat ini sedang tertidur di atas kasur nya "Liy makan dulu yok" bisik Joy di belakang telinga Lily sambil mencium kening nya dengan lembut
"Kak Joy, Kakak menggangu orang tidur aja aku kan masih ngantuk"
"Iya kakak tahu kok, nati kamu lanjut tidur lagi ya setelah kamu selesai makan Oke...."
Joy membantu Lily untuk berdiri, kemudian mengendong nya ke meja makan"
"Kamu makan yang banyak ya" Ucap Joy
Pada saat Lily hendak mencicipi sup ayam buatan Joy, Lily malah ingin mual mencium aroma sup ayam itu
"Ada apa Liy, kamu enggak suka ya" tanya Joy kebingungan kemudian dia mencicipi sup ayam buatan nya itu "Enggak ada masalah kok, malah enak lagi"
"Enak sama kakak, ini malah enggak enak sama Sekali" Ucap Lily dengan nada tinggi
__ADS_1
"Kamu kok jadi marah sama kakak?"
"Siapa yang marah, udah ah mending aku balik ke kamar aku aja"
"Liy Tunggu dulu, ya udah kakak minta maaf ya nati kakak masakin yang lebih enak lagi" Bujuk Joy
"Udah ah malas"
Lily dengan kesal nya pergi meninggalkan Joy
****
"Haura kamu di minta ibu Linda untuk menemui nya di ruangan pak Hans " Ucap Nia
"Ada apa emang nya" tanya Haura
"Ya mana saya tau!!!" jawab Nia dengan ketus
"Ya udah Maksi ya info nya"
Dengan segera Haura langsung pergi ke ruangan Hans
Tok..tok..
"Iya masuk" Ucap Hans
Haura membuka pintu ruangan Hans kemudian dia melihat tidak ada ibu Linda di ruangan Hans
"Pak Hans, apa bapak sedang mempermainkan saya" tanya Haura
"Pak Hans, sekarang ini kita lagi di kantor kalau ada yang tiba-tiba masuk seperti yang kemarin gimana?"
Hans mengerutkan kening nya dan berkata"Ya enggak apa-apa, kan kita mau nikah sebentar lagi sayang emang sudah sepantasnya kita memberitahu hubungan kita ini ke semua orang supaya tidak ada satu orang pun yang berani nyentuh kamu"
"Iya-iya, kamu tenang dulu kita bicarakan baik-baik ya" Haura menenangkan Hans yang saat ini dia tahu bahwa Hans sedang emosi
"Sorry" Ucap Hans dengan singkat kemudian melepas pelukan nya
"Jaga ngambek gitu dong sayang, jelek tau" goda Haura dengan manja"
"Oke, tapi ada syaratnya"
"Apa?"
"Cium! " Hans memajukan bibirnya supaya Haura mencium nya.
"Cuma itu doang mah kecil"
Pada saat mereka hendak ingin berciuman
tiba-tiba ponsel Hans berbunyi
"Sial..., Bentar ya sayang aku angkat telfon dulu"
__ADS_1
"Iya sayang"
"Hallo ada apa Linda" tanya Hans yang ternyata orang yang menggalakan ciuman mereka tadi adalah sekretaris Hans
Tidak beberapa menit Hans mengakhiri telfon mereka
"Ada apa sayang?" tanya Haura
"Aku harus pergi sekarang juga, karena ada rapat yang harus di hadiri" jawab Hans
"Ya udah pergi aja"
"Udah rapi belum? " Hans menanyakan bagaimana penampilan nya saat ini kepada calon istri nya itu
"Udah kok sayang"
"Ya udah aku pergi dulu ya " pamit Hans tidak lupa dia memberikan ciuman singkat di bibir Haura "Mmuaach 😘"
****
Jam menunjukkan pukul 8 malam Lily bersiap-siap untuk pergi ke suatu pertandingan
Pada saat dia keluar dari dalam kamarnya dia berpapasan dengan Joy
"Kamu mau pergi ke mana?" tanya Joy
"Terserah aku lah, aku mau ke mana itu kan bukan urusan kakak"
"Iya kakak tau kok, kalau itu bukan urusan kakak tapi ini udah jam berapa enggak baik loh anak perempuan keluar sendirian, kakak temani ya lagian tadi kamu lagi enggak enak badan juga kan"
"Aku baik-baik aja kok, Kakak enggak usah khwatir"
"Emang nya kamu mau ke man si, sampai-sampai enggak mau di temani "
"Mau ketemu sama pujaan hati aku "
"Enggak boleh"
"Kenapa"
"Entah kenpa pada saat Lily mengatakan dia ingin bertemu dengan pujaan hati nya hati ini rasanya sakit banget seperti di tusuk-tusuk pake pisau tajam" Ucap Joy dalam hati nya
"Hello.... kenapa melamun?" tanya Lily yang membuat Joy sedikit kaget
"Enggak apa-apa kok, ya udah kamu pergi aja"
"Iya, aku pergi dulu ya kakak"
"MMM" Joy hanya membalas dengan seperti itu saja
Ada apa ya dengan Joy, apa kah dia perlahan lahan mulai menyukai Lily?, penasaran kan gimana kelanjutan kisah cinta Hans dengan Haura dan Joy dengan Lily ??
Jagan lupa terus ikuti Setiap episode-episode berikut nya
__ADS_1
Terima kasih
berambung.....