MENELUSURI MEMORIMU

MENELUSURI MEMORIMU
2 PASANG KEKASIH KASMARAN


__ADS_3

Beberapa menit kemudian akhirnya makanan yang dipesan Lily sudah tiba juga


Tingnung.... tingnung....


"Permisi Bu, Pesanan sudah tiba" Ucap kurir pengantar makanan itu


"Iya pak, tunggu sebentar ya" Jawab Lily "Kak, duit nya mana"


"Ambil aja di dompet kakak yang terletak di atas meja Liy " pinta Joy


"Oke ka"


Pada saat Lily membuka dompet Joy, Joy tiba-tiba datang merampas dompet itu dari tangan Lily kemudian tersenyum lebar Kepada Lily


"Kak Joy ada apa?" tanya Lily yang di buat bingung


"Enggak ada apa-apa kok Liy, ni uang nya kasihan pengantar makanan nya udah lama nunggu di luar" jawab Joy


"Iya deh kak, aku bayar dulu ya"


"Untung Lily belum sempat melihat kartu indentitas aku, kalau enggak bahkan kan bahaya" Ucap Joy dalam hati nya


Cklek...


Lily membuka pintu kamar apartemen Joy


"Maaf menunggu lama ya pak" Ucap Lily


"Iya enggak apa-apa mbak, ini Pesanan nya ya Mbak" jawab pak kurir pengantar makanan itu sambil menyerahkan pesanan Lily


"Terima kasih ya pak, ini uang nya kembalian nya untuk bapak aja"


"Wah serius ini Mbak?


"Iya pak, kakak saya sedang ada sedikit rezeki jadi berbagai sedikit untuk orang lain itu tidak mengurangi rezeki kakak saya"


"Ya sudah terima kasih banyak ya Mbak, saya permisi dulu"


"Iya pak"


Lily kembali masuk ke dalam kamar Joy kemudian menutup kembali pintu kamar Joy


"Makan nya sudah samapi mari kita makan"Ajak Lily


"Kamu aja ya Liy kakak masih kenyang"


"Ya udah kalau kakak enggak mau makan aku juga enggak mau makan"


"Dari pada kamu ngambek lagi ya udah ayok kita makan"


"Yeee, gitu dong dari tadi"


"Emm ini enak banget kak, kakak mau cobain Aaa... bukan mulut nya"


Dengan senyuman Joy menjawab "Iya Liy enak banget" padahal sebenarnya Joy tidak terlalu menyukai makanan itu


"Liy, aku tau Kamu perlakukan aku seperti ini karena kamu menganggap aku sudah seperti kakak kandung kamu sendiri,tapi bagaimana jika aku terbawa perasaan terhadap kamu apa yang harus aku lakukan" Ucap Joy dalam hatinya


"Kak Joy..Kak Joy..." panggil Lily


Joy yang tersadar dari lamunannya berkata" Iya ada apa Liy kamu ngagetin kakak saja"


"kakak ngelamun apa si Samapi-sampai aku manggil enggak di dengar, hayoo... pasti lagi ngelamun in cewek cantik ya siapa itu jangan-jangan ngelamun in aku lagi"


"Iya" jawab Joy tidak sadar

__ADS_1


"Haaaaah???"


"Eh.. maksudnya bukan kamu Liy"


"Oh..kalau bukan aku siapa dong cewek yang sudah buat kakak aku ini kelihatannya tidak bersemangat"


"Andai kamu tau Liy, wanita itu adalah kamu " Ucap Joy lagi dalam hati nya " Adah deh kamu kepo banget"


"Yee, kan cuman nanyak"


"Udah-udah habisin makan kamu dulu"


"Kakak juga, biar enggak galau lagi"


"Siapa yang galau"


"Kakak Joy lah"


"Yang ada Kamu tu yang lagi galau"


"Ya udah kita senasib"


"Udah makan aja dulu selesai makan kita ngobrol lagi"


****


Setelah Hans, Haura dan Karlista sudah selesai dengan makanan malam mereka


Karlista minta pulang terlebih dahulu di karenakan dia harus mengurus kepulangan nya ke London besok pagi


"Dah Karlista senang bertemu dengan mu" Ucap Haura dan Hans kemudahan Haura memeluk Karlista


"Maafkan aku Karlista"


"Udah Haura kamu tidak perlu meminta maaf, mungkin aku dan Hans emang tidak di takdir kan berjodoh, Hans kamu harus jaga baik-baik kekasih kamu ini karena kamu sangat beruntung apa bila kamu mendapatkan nya"


"Bagaimana kalau kita foto bertiga, untuk menjadi kenang-kenangan apa bila aku sudah di London nantinya" Ucap Karlista


"Boleh" Jawab Haura


Karlista mengeluarkan ponselnya kemudian membuka kamera Selfi nya


"Buat gaya bebas masing-masing ya Satu...dua...tiga..Cisss ..Oke terima kasih ya Haura Hans udah menyambut aku dengan sangat baik aku pasti tidak akan melupakan kebaikan kalian aku doa in semoga hubungan kalian akan bertahan Samapi selama-lama nya


"Amin, terma kasih kembali Karlista"


"Ya sudah aku pergi dulu ya, bay..


semua" Ucap Karlista samabil melambaikan tangan nya


"Bay...juga Karlista" Hans dan Haura membalas lambaian tangan Karlista


"Kamu enggak mau foto berdua dengan ku" tawar Hans


"Mau" jawab Haura


Haura mengeluarkan ponsel nya kemudian mereka berfoto berdua entah sudah berapa banyak foto yang sudah mereka ambil


"Foto ini juga akan jadi kenang-kenang antara aku dan kamu Hans aku tidak tau apa kah setelah Ingatan kamu kembali nati nya kamu akan tetap jadi Hans yang ada dalam pelukan aku sekarang ini" Ucap Haura dalam hatinya


"Kita pulang sekarang ya sayang, aku takut Lily menunggu aku terlalu lama"


"Ya udah yok"


Pada saat dalam perjalanan Hans menjelaskan bahwa wanita yang berfoto bersama nya itu yang sempat dia posting di sosial media nya adalah Karlista

__ADS_1


"Kamu enggak salah paham lagi kan sama aku" Tanya Hans


"Enggak sayang" Jawab Haura


****


"Huaah kenyang banget perut aku ni, Samapi-sampai perut aku ingin meledak" Ucap Lily


"Habisnya kamu makan nya banyak"


"Yee, kalau ada kesempatan makanan gratisan itu harus dinikmati semuanya"


"Dasar pencinta gratisan, ya udah kakak mau mandi dulu gerah soalnya"


"Malam-malam begin mandi ?"


"Iya, kan habis dari luar belum mandi dari tadi"


"Ya udah sana cepat mandi sebelum terlalu larut malam"


10 menit kemudian


Joy keluar dari kamar mandi dengan memakai piyama nya


"Cepat juga mandi nya"


"Ngapain lama-lama "


"Iya juga sih"


"Kamu enggak pulang?" Tanya Joy


"Kakak ngusir aku ya"


"Bukan nya ngusir tapi kan ini udah malam kakak juga Udah ngantuk "


"Ya udah kakak tidur aja duluan"


"Terus kamu gimana"


"Aku mau nginap di kamar kakak"


"Bagaimana kalau Haura mencari kamu"


"Bodoh amat"


Lily berdiri kemudian meletakkan bandan nya di atas tempat tidur Joy


"Aku mau tidur di sini"


"Tapi kan Liy ini kamar laki-laki bagaimana mungkin kita tidur bersama"


"Kakak Joy kan kakak aku "


"Bagaimana jika aku tidak bisa mengontrol diri ku saat kamu terbaring di samping ku"


"Kakak lupa di tubuh aku sekarang ini terdapat racun yang berbahaya jadi kalau kakak tidak bisa mengontrol diri ya kakak akan mati, apa kakak mau mati?"


"HAaahh" Joy menghembuskan nafas panjangnya "Terserah kamu aja Liy kakak masih tidur"


"Tapi aku masih mau ngobrol sama kakak"


"Besok aja ya Liy, kakak capek banget terus ngantuk banget"


"Gimana kalau kakak Udah nikah Terus istri kakak pengen cerita tentang Maslah yang dia hadapi seharian ini Terus kakak malah" Belum selesai Lily menyelesaikan ucapannya dia melihat Joy sudah tertidur dengan pulas

__ADS_1


Bersambung.....


__ADS_2