MENELUSURI MEMORIMU

MENELUSURI MEMORIMU
HARI YANG BARU BAGI HANS


__ADS_3

Setelah Jessica dikabarkan sudah tiada maka hubungan keluarga Jessica dan Hans tidak saling berkomunikasi lagi , bahkan tidak ada saling membicarakan satu sama lain atau saling mengingatkan.


kini Hans akan memulai hidupnya yang baru tanpa mengingat masa lalunya maupun Jessica calon istri yang telah meninggal karena kecelakaan di waktu pernikahan mereka


Hans yang dulu bukanlah Hans yang sekarang,


dia sudah berubah, dulu nya di kenal dengan CIO yang tampan, baik hati, ramah terhadap semua karyawan nya kini tidak lagi seperti itu bahkan setiap hari Ia memarahi setiap karyawan yang berbuat salah tidak tidak peduli masalah itu besar ataupun kecil,bagi dia kemajuan perusahaan yang terpenting


"Linda...Linda ....!" panggil Hans mendatangi sekretaris nya itu


"Iya pak" jawab Linda


"bagaimana laporan keuangan bulan ini kepada tidak sesuai" tanya pak Hans


"Segera hubungi menejer keuangan sekarang juga"


"Tapi pak"


"Tapi apa, kamu mau membantah saya"


"Tidak pak, Ibu Jessica baru saja meninggal dan pada saat ini belum ada yang menggantikan posisi Ibu Jessica"


"Oh, sorry-sorry saya baru tau segerah kamu cari pengantin Ibu Jessica"


"Baik pak"


***


"Haura..Haura.."Panggil Linda


"Saya boleh minta tolong, tolong kamu anterin kopi ini ke ruangan pak Hans, saya sedang buru-buru anak saya sedang sakit dan dirawat di rumah sakit"


"Sssaya maksudnya Bu "tanya Haura tidak percaya


"Iya kamu emangnya saya bicara sama siapa dari tadi"


"Baik bu"


"Ini kopi nya, segerah kamu kasih ke pak Hans saya pergi dulu ya terima kasih sudah membantu"


"Aduh -aduh gimana nih, aku enggak sanggup ketemu pak Hans bisa-bisa jantung ku nanti copot"Ucap Haura dalam hati


"Huffff harus berani, Haura ini kesempatan kamu buat ketemu pak Hans kamu harus berani" Ucap nya lagi dalam hati


tok tok tok tok.


"Iya masuk"


"Selamat pagi pak saya Haura asisten keuangan 3 saya mau mengantarkan kopi buat bapak"


"Iya Tarok aja di situ"


Hans masih saja sibuk dengan leptop nya, tanpa memandang ke arah Haura


"Baik pak"


Tidak di sengaja Haura menginjak tali sepatunya yang mengakibatkan kopi yang di bawa nya itu tumpah ke baju Hans


"kamu punya mata enggak sih, Gaji kamu saja nggak cukup untuk membeli baju ini"ucap Hans dengan kasar


"Maaf pak maaf pak saya tidak sengaja , saya akan ganti rugi atas kecerobohan saya" Ucap Haura memohon maaf kepada Bos nya itu dan dengan segera Haura mengambil tissue untuk membersikan bekas kopi yang ada di baju Hans


"Sudah cukup, singkirkan tangan kamu dari baju saya"

__ADS_1


"maaf pak"


Hans membuka bajunya tepat dihadapan Haura


dengan menampakan dada bidang nya itu Hans berjalan mendekati ke arah Haura dan tidak memberikan ruang kepada nya untuk melepaskan diri, Haura yang menyaksikan itu kaget dan menutup kedua matanya dengan tangannya.


"Astaga jantungku, mengapa tidak terkontrol dengan baik" Ucap Haura dalam hati nya


Tiba-tiba ada yang masuk ruangan Hans dan ternyata itu Linda


"Maaf saya mengganggu pak, saya mau mengambil tas saya tadi kepetingan di ruangan bapak"


"Tidak apa-apa, ini tidak seperti yang kamu pikirkan" Tegas Hans


"Saya permisi dulu pak" pamit Linda


"Oke" jawab Hans


"Ni Cuci samapai bersih" Hans melemparkan bajunya itu kepada Haura


"Baik pak"


"Sekarang kamu sudah bisa keluar"


Dengan segera Haura meninggalkan ruangan pak Hans dia segera mengatur pernafasannya dengan benar


"kamu dari mana aja" tanya Lily kepada Haura


"Ini baju siapa kamu bawa?"tanya Lily lagi dengan penasaran


"Emm, baju pak Hans" jawab Haura Dengan senyum manis


"kok bisa ada di kamu?"


pas di dalam ruangan aku tidak sengaja menginjak tali sepatu ku, ya tumpah deh ke pakaian pak Hans jadi dia meminta supaya aku mencuci baju nya ini " Haura menjelaskan tentang mengapa baju pak Hans ada pada nya


"Haah, aku enggak tau ini keberuntungan atau kesialan buat kamu"


"Menurut aku ini adalah suatu keberuntungan" jawab Haura


"Terserah kamu aja" Lily pergi meninggalkan Haura yang sedang bahagia


Jam 5 Sore, saat nya para karyawan sudah pulang


"Yok pulang" ajak Lily


"Bentar ya aku, aku beres-beres dulu"


"Oke, buruan"


Saat dalam perjalanan pulang tas Haura dicopet


"Tolong, tolong tas saya di copet" teriak Haura dan Lily


seorang pria datang menghampiri mereka dan bertanya apa yang terjadi


"Tas saya dicopet tolong bantu saya" Haura mohon kepada pria itu


"kalian tunggu di sini saya akan mengejar perampok itu"


pria itu menghajar habis-habisan para perampok itu dan mengembalikan tas Haura


"Lain kali hati-hati ya Ka di sini memang rawan perampokan"

__ADS_1


"Emm, terima kasih banyak udah menolong saya nama kamu siapa "


"Perkenalkan nama saya Joy"


"saya Haura dan ini teman saya Lily"


"Hay" sapa Lily yang di balas dengan senyuman manis oleh Joy


"Kalau tidak keberatan, kita bisa jadi teman bagaimana ? " tanya Haura


"Oke,Boleh"


"Karna kamu sudah menolong ku, aku akan mentraktir kamu makan apa saja yang kamu mau bagaimana kamu setuju ?" tanya Haura lagi


"Oke,dimana?"


"Tuliskan nomor telepon kamu nanti aku akan menghubungimu dan memberi tahu lokasinya di mana" Haura memberi ponselnya supaya Joy menuliskan nomor ponselnya


"Ya sudah kami duluan ya" pamit Haura


"Oke"


****


"Lelah Nya kerja seharian " ucap Lily sambil berbaring


"Astaga hampir lupa baju nya pak Hans" Haura lagsung segera mengeluarkan baju pak Hans dari tas nya dan langsung segera mencuci dan menjemur nya


Lily yang melihat sahabatnya itu geleng-geleng kepala


"Akir nya baju pak Hans bersih juga"


"Oh iya aku lupa menghubungi Joy " Haura segera menghubungi Joy


"Hallo apa kamu Joy "


"Iya saja Joy "


"Gimna malam ini kamu sibuk engak ?" Tanya Haura


"Engak si"


"Kita ketemuan di Restoran Kerang bambu yang ada di jalan Perdamaian Timur, soal nya dekat sama apartemen teman aku "


"Oke, jam berapa?"


"Jam berapa Liy" tanya Haura kepada Lily


"Jam 9 aja" jawab Lily


"Jam 9 gimna kamu bisa apa enggak?"


"Iya aku bisa, sampai bertemu nati" Haura lagsung memutuskan telfo nya dan segera bersiap-siap"


Waktu jam 9 Pun sudah tiba namun Joy masih belum datang, mereka berdua masih sabar menunggu kedatangan Joy


"Pesan apa mbak" tanya salah satu pelayan restoran itu dan memberikan buku menu


"Saya pesan pasta pake kerang dan minumannya lemonthe"


"Saya juga sama Mbak" Ucap Lily


"Di tunggu ya mbak pesanan nya"

__ADS_1


bersambung.....


__ADS_2