
Setelah mereka membersihkan badan masing - masing, mereka turun untuk sarapan. Laras berjalan di depan papihnya. Dia tak ingin jalan bergandengan dengan papihnya. Dia merasa malu dan canggung sekarang.
Mereka makan di lobby hotel, memesan makan dan minuman. Mereka melahap makanan dengan perasaan canggung.
Setelah makan mereka melanjutkan kegiatannya dengan jalan - jalan ke pantai. Mumpung masih pagi Indrawan mengajak ke pantai Kuta dengan berjalan kaki. Karena hotel yang mereka sewa tidak jauh dari pantai.
Merek berjalan dengan posisi masih sama Laras berjalan di depan papihnya. Indrawan berjalan sejajar dengan Laras dan langsung memegang tangan Laras.
"Kita seperti orang lagi berantem kalo jalan berjauhan kaya gitu". Ucap Indrawan
"Kalau kita berjalan bergandengan nanti orang -orang mengira aku Sugar Baby papih... "Jawab Laras.
Indrawan terkekeh mendengar ocehan Laras.
" Kalau emang iya kenapa? kamu keberatan ya." kata Indrawan lagi.
"Papiiiiiiihhhh.... ish kau gitu deh ah... " Laras bicara sambil mengerucutkan bibirnya karena kesal.
"Hahahahahhahahaha ... lucu banget sih pake acaran manyun segala, minta di kiss ya.."kata Indrawan sambil tertawa tergelak.
__ADS_1
"Auh ah.... papih tuh ya suka banget deh godain Laras untung Laras orangnya gak baper an..." jawab Laras
"Baper juga gapapa sayang, sayang papih itu real." ucap Indrawan sambil mengacak rambut Laras
Tanpa mereka sadari mereka telah sampai di pantai. Mereka menyewa salah satu payung pantai untuk duduk santai di depan pantai.
Mereka duduk di salah satu tenda payung yang menghadap ke pantai. Laras mengambil ponselnya lantas dia berjalan ke arah pinggir pantai dengan tanpa alas kaki. Dia langsung mengambil beberapa pose. Setalah puas dia lantas masuk ke air yang hanya semata kakinya.
Setelah puas bermain air dia menghampiri Indarawan yang sedang berjemur. Dia duduk di sebelah Indrawan yang sedang memejamkan matanya, karena angin sepoi - sepoi membuatnya menjadi ngantuk.
"Masih tampan". Batin Laras
Merasa papihnya tertidur, Laras berjalan ke arah kedai makanan dan minuman. Dia merasa haus karena hari sudah mulai panas. Dia membeli minuman dan makanan untuk dua orang. Setelah membayarnya Laras kembali ke papihnya.
Ketika dia mendudukkan pantat nya di pinggir papihnya, tetiba Indarawan bangun dari berjemurnya dan mengambil ponselnya. Dia memanggil Laras.
"Sayang". ucapnya
Laras menengok
__ADS_1
Cup
Cekrek...
Pas banget, photonya Laras lagi di kiss oleh papihnya.
"Papih, kebiasaan deh.. nyuri kiss mulu." Kata Laras.
"Buat kenangan sayang". Jawab Indrawan sambil mengambil minuman yang di bawa Laras.
"Piiih... aku boleh beli bikini gak,, tadi pas beli minuman ini di sebelah nya ada toko baju pantai bagus - bagus." Pinta Laras
"Boleh, beli aja. Tapi di pakainya kalau lagi sama papih". Jawab Indrawan
"Emang kapan aku sama orang lain? Tiap saat juga aku sama papih". Jawab Laras.
"Sayang, papih udah daftarin sekolahan yang dekat dengan kantor papih. Jadi nanti setiap pulang sekolah kamu pulangnya ke kantor papih. Nanti kita pulangnya bareng." Ucap Indrawan
Laras hanya menganggukkan kepala, karena menentang pun percuma. Setelah hari menjelang siang mereka kembali ke hotel setelah memborong beberapa pakaian terlebih dahulu untuk Laras.
Indrawan berharap Laras mulai bisa menerimanya, bukan hanya sebagai papihnya tapi juga sebagai teman segalanya.
__ADS_1
jangan lupa like ya.... biar author semakin semangat up nya.... makasih