
Pagi itu Andre bangun lebih awal, dia bangun untuk melihat gadis belianya. Dia perlahan membuka pintu dan mengintip lagi apa gerangan gadisnya. Dia terenyuh melihat Sofia tidur sambil memeluk guling. Isak tangis terdengar sesekali di antara deruan nafasnya. Dia masuk dengan pelan takut yang punya kamar terganggu akan kehadirannya. Dia pun duduk di tepi ranjang. Mengusap rambut yang menutupi kening Sofia.
"Jangan sedih lagi ya, Abang akan menjagamu. Abang tak akan meninggalkanmu." Ucapnya pelan
Andre melihat bantal yang basah, dia yakin pasti Sofia menangis semalaman. Sama seperti dirinya saat dia pertama kali datang ke rumah ini 10 tahun yang lalu, dia menangis semalaman.
Sebelum keluar dia menyelimuti Sofia, dia lalu mengusap puncak kepala Sofia. Barulah keluar dari kamar Sofia untuk mandi dan berangkat kes sekolah.
Saat di sekolah dia tidak konsen belajar, wajah Sofia yang menangis terbayang terus dia ingin cepat - cepat pulang. Ingin menemani Sofia agar tidak sedih lagi dan juga ingin menghiburnya.
Saat jam pulang sekolah, tidak seperti biasanya Andre langsung buru - buru keluar kelas. Dia benar - benar ingin cepat sampai di rumah. Saat keluar sekolah dia langsung masuk ke mobil jemputannya dan pulang, saat di perjalanan pulang dia melewati toko aksesoris dan juga boneka. Dia teringat Sofia tidur memeluk guling. Andre menyuruh supir untuk menghentikan mobilnya sebentar.
"Pak tunggu sebentar ya, saya mau beli kado dulu. " Ucap Andre ramah.
"Ia den, bapak tunggu di depan parkiran ya, kalau di sini menganggu pengemudi yang lain." Ucap supir
"Iya pak." Ucap Andre sambil turun dari mobil
Dia masuk ke toko tersebut dan melihat - lihat benda apa yang cocok untuk Sofia peluk saat tidur. Pandangannya jatuh pada boneka beruang yang besar. Bahkan melebihi tubuh Andre. Cukup gak ya uangnya batin Andre.
"Mba ini berapa harganya? Tanya Andre
__ADS_1
"Owh itu 350rb de." Jawab pelayan toko sambil tersenyum ramah.
Andre membuka dompetnya untuk melihat uangny cukup atau tidak.
"Uangnya cuma 330rb mba." Ucap Andre sambil nyengir
"Ya udah sebagai perkenalan dan juga biar nanti jadi langganan mba kasoh diskon deh 20rb. Ga papa cuma 330rb. Ucap pelayan masih tetap ramah.
Andre senang bukan kepalang dia pun akhirnya membeli boneka beruang besarnya itu untuk Sofia. Lalu pelayan pun membungkusnya dengan pelastik.
Supir yang melihat Andre membawa boneka dia tergopoh - gopoh untuk ikut membawa. Dan memasuk annya ke mobil.
"Ih bapak kepo, hehehehhee nggak pak buat adik Sofia biar nggak sedih lagi." Ucap Andre
"Owh buat de Sofia, ponakan bapak ya den. Kasian ya dia masih kecil sudah jadi yatim piatu." Ucap supir
"Iya, makanya saya beliin ini biar gak sedih terus." Ucap Andre
##
Andre masuk ke rumah dengan tergesa - gesa dia langsung masuk ke kamar Sofia tapi gadis itu tak ada di kamarnya dia pun ganti baju lalu mencari Sofia. Saat melihat ke belakang ternyata Sofia sedang di pinggir kolam ikan sambil menaburkan empan Ikan ke dalam kolam.
__ADS_1
"Fia.. Ucap Andre
"Abang, Abang udah pulang? Kata mommy Abang sekolah." Jawab Sofia sambil menatap andre.
"Iya Abang baru pulang, ini untuk kamu de fia." Ucap Andre sambil memberikan bonekanya.
"Waaah besar sekali.. ini buat fia? Tanya Sofia menatap boneka yang besar seukuran tubuh orang dewasa.
"Iya buat fia, Fia jangan sedih lagi ya. Bonekanya buat temen bobo fia, Abang akan jagain Fia sampe kapanpun." ucap Andre sambil menyerahkan boneka.
"Abang janji ya jangan tinggalin fia, kaya mamah papah Fia." Ucap Sofia lirih
"Iya Abang janji." ucap Andre lembut sambil memeluk Sofia
#Flash back off
Andre tersenyum mengingat kejadian di masa kecilnya dulu, dari semenjak itu Andre akan selalu ada untuk Sofia. Tapi semenjak di kuliah dan bekerja menjadi dokter hubungannya agak berkurang. Karena kesibukannya dan juga sekarang sudah pada dewasa sehingga kadang malu dan gengsi untuk saling bermanja - manja.
Andre mencium puncak kepala Sofia karena rasa kantuk sudah mulai menyerang.
"Terima kasih sayang." Ucap Andre sambil memeluk tubuh ramping Sofia.
__ADS_1