Menikah dengan Ayah Angkatku

Menikah dengan Ayah Angkatku
Ke Jakarta


__ADS_3

Minggu pagi Laras dan Indrawan meninggalkan kota kelahiran baby Gabriel. Dua mobil beriringan dari halaman rumah Ibu Gayatri. Mobil pertama di depan terisi oleh sopir dan adik laki-laki Laras dan di belakang sopir ada Indrawan dan juga Laras. sebenarnya awalnya Laras ingin duduk bersama ibunya tapi Indrawan melarangnya karena dia ingin duduk sambil memeluk baby Gabriel dengan alasan Laras masih kurang sehat.


Sementara di belakang ada mobil Andre di sampingnya Sofia dan di belakangnya ada ibu Gayatri Ibu Meisya dan adik perempuannya Laras.


Kedua mobil beriringan berjalan dengan kecepatan di bawah rata-rata mengingat jalanan lumayan kurang bagus ditambah dengan Medan yang sedikit terjal.


Di dalam mobil pertama Indndrawan tak henti-hentinya mengusap kepala Gabriel dia duduk sambil memeluk anaknya. Baby Gabriel sedikit ketakutan saat mobil berjalan agak kurang lancar karena Medan yang sedikit terjal dia kemungkinan trauma karena mengingat pernah jatuh akibat guncangan dalam perjalanan sehabis imunisasi waktu itu. Baby Gabriel memeluk ayahnya dengan sangat kuat.


"Sayaaaang takut ya, ada papih sayang, gak usah takut ya... " Ucap Indrawan sambil memeluk baby Gabriel mengusap kepalanya dan membenamkannya di dadanya.


Laras yang memperhatikan interaksi antara ayah dan anak tersebut tersenyum sambil mengusap kepala Gabriel diperlukan Indrawan.


"Dede bobo aja ya, tar sampe ke rumah kita nya cepet." Kata Laras


"Belum ngerti sayang..." Jawab Indrawan sambil tertawa

__ADS_1


"Heeee.... kan d ajarin biar ngerti, anak mamih kan pinter ya de... " Ucap Laras sambil mengusap anaknya yang ngusel di dada Indrawan


"Makasih ya sayang, papih bahagia banget." Ucap Indrawan


Laras tak menjawab dia sibuk mengusap anaknya, entah sudah berapa kali Indrawan mengucapkan terimakasih dan kata maaf sejak mereka bertemu, sehingga dia merasa sudah kehabisan kata untuk menjawabnya.


"Kasian baby Gabriel belum punya akte." Ucap Laras


"Iya, kita nanti urus pernikahan kita terus bikin akte Dede..." Indrawan bicara sambil menatap wajah Laras dengan sendu


Menjelang siang mobil berhenti di daerah Indramayu, untuk makan dan istirahat sejenak. Baby Gabriel rewel karena sudah bosan kelamaan di mobil. Sebelumnya bocah itu gak pernah melakukan perjalanan yang jauh.


Indrawan tak henti - henti menimang - nimang anaknya, dia memaksa menenangkan anaknya, padahal Bu Gayatri dan Bu Meisya berusaha untuk ikut menggendong baby Gabriel bergantian.


Laras berinisiatif untuk menidurkan anaknya di dalam mobil, dari tadi baby Gabriel gak mau tidur.

__ADS_1


"Dede ngantuk ya, yu bobo sambil ***** ya, di dalam mobil aja yu biar adem." Ucapnya sambil mengambil Gabriel


Indrawan hendak mengikuti Laras, tapi di laranh oleh Laras.


"Papih gak usah ikut, tunggu aja di sini." Ucapnya


"Papih mau lihat, kasihan kalau nangis terus." Jawabnya


Karena merasa sia-sia mencegah Indrawan Laras pun langsung beranjak ke dalam mobil dia menyusui anaknya sementara Indrawan mengusap-usap kepala anaknya sesekali Gabriel menengokkan kepalanya melihat wajah ibu dan ayahnya.


"Ko gak bobo sih de malah aktif banget kepalanya lagi." Ucap Laras


"Mungkin Dede aus aja bukan ngantuk." Jawab Indrawan


Karena baby Gabriel nggak tidur setelah selesai menyusui Laras dan Indrawan kembali turun untuk makan. Mereka bergantian makan dan tidak terganggu oleh baby Gabriel.

__ADS_1


__ADS_2