Menikah dengan Ayah Angkatku

Menikah dengan Ayah Angkatku
Mencabut Tuntutan


__ADS_3

Saat ketiga orang itu sedang asyik ngobrol tiba-tiba bel apartemen Indrawan berbunyi Indrawan langsung pergi untuk membukakan pintu tapi dia sedikit terkejut saat melihat yang datang.


"Indrawan terbuat dari apa hati kamu itu kamu begitu tega terhadap suami saya, dia kamu penjarakan padahal Ismaya sedang sekarat di rumah sakit kamu itu biadab kamu itu binatang bukan manusia." Teriak wanita itu yang ternyata adalah ibunya Ismaya


Mendengar teriakan mertua perempuannya Indrawan terdiam dia lalu mencoba menenangkan anne-marie tuanya itu.


"Saya gak ada sedikitpun untuk mencari masalah sama pak Rusdi Bu, tapi dia yang sudah menuduh saya, dan saya juga gak ada niatan untuk memenjarakan bapak, tapi bapak yang memulai." ucap Andrian dengan tatapan menuduh dia tidak tega melihat seorang perempuan yang sudah lanjut usia menangis sambil teriak di depannya


"Saya mohon tolong cabut tuntutan kamu saya tak sanggup jika harus mengalami penderitaan seperti ini melihat suami yang dipenjara dan juga melihat kondisi anak yang sedang kritis." Ucap mertuanya sambil menangis

__ADS_1


Indrawan menghela nafas dia bingung harus bagaimana tapi dia juga tidak tega mendengar penuturan dari mertuanya bahwa memang benar pasti masa sulit jika berada di posisi seperti itu dengan berat hati akhirnya Indrawan pun memutuskan untuk mencabut tuntutan terhadap Pak Rusdi.


"Iya Bu, saya akan mencabut tuntutan saya." ucap Indrawan sambil berusaha untuk memeluk mertua perempuannya sementara itu itu ibu mertua hanya menangis tersedu-sedu didalam pelukan Indrawan dia tahu kalau Indrawan itu orang baik tetapi mungkin keadaan yang membuat mereka harus seperti itu.


"Terima kasih Indra." Ucapnya pelan.


Setelah menyampaikan kan maksud dan tujuannya mertuanya pun kembali pulang sepeninggal mertuanya Indrawan kembali menemui Andre dan Sofia yang ternyata mereka ikut menyaksikan pertengkaran antara dirinya dan mertuanya itu.


"Jadi kita besok temui orang yang sudah membeli rumah dari Laras kita tanya kepada ada pembeli apakah dia membeli rumah itu langsung dari tangan Laras atau dari pihak kedua mengingat waktu Laras menjual singkat kemungkinan dia dibantu oleh orang lain dan jika memang dia dibantu oleh orang lain saya yakin bahwa orang itu tahu keberadaan Laras di mana." ucap Andre

__ADS_1


"Baiklah besok saya akan datang ke rumah dan an-nur coba mencari tahu dari siapa dia membeli rumah itu." ucap Indrawan


"Om tak perlu khawatir tentang perusahaan saya sudah bicara sama Momy dan Dady. Mereka akan ikut menanam saham di perusahaan Om dan juga saya juga akan ikut menanam saham di perusahaan Om, walaupun tidak banyak tapi sedikitnya bisa membantu Om." Ucap Andre


Indrawan berkaca-kaca mendengar penuturan dari Andre dia sudah tidak sanggup untuk berkata-kata untuk mengungkapkan kebahagiaannya. Dia merasa sangat hutang budi kepada Andre dan Sofia ternyata di dunia ini stok orang baik masih banyak pikirnya.


Malam itu Indrawan tidur dengan pikiran yang agak lega. Dia benar - benar semangat menjalani hidup. Rencananya dia besok akan ke rumah uang di jual oleh Laras dan juga akan pergi ke perusahaan nya. Masalah mertuanya biarlah asisten dan pengacaranya yang akan mengurusnya. Dia kan focus ke masalahnya sendiri, yang penting dia sudah menuruti keinginan mertua perempuannya untuk mencabut tuntutannya.


Para readers sayaaaang bantu othor ya buat like and Vote di karya othor yang satunya

__ADS_1


"Write Love On The Sky"


terimakasih


__ADS_2