
Sementara itu setelah keluar dari apartemen Laras, Sofia berjalan menuju basement apartemen tersebut dimana Abang angkatnya menunggu di sana.
"Bang maaf ya kelamaan." Ucap Sofia sambil masuk ke dalam mobil.
"Heem ."ucap abangnya tanpa menoleh
Sofia menoleh ke abangnya, dia sedikit heran dengan jawaban abangnya. Tapi dia berfikir mungkin cape kali.
Dia menyandarkan kepalanya ke jok mobil. Tak lama diapun tertidur. Abangnya meliriknya sekilas, dia lalu mengambil ponselnya, memotretnya beberapakali. Lalu memasukkan kembali ke sakunya. Dia menyetel musik dengan suara pelan takut membangunkan Sofia yang sedang tertidur.
waktu menunjukkan hampir petang mereka tiba di sebuah rumah yang sangat megah tapi tidak begitu besar.Abang Sofia yang bernama Andre tidak langsung turun dari mobil dia mengambil ponselnya dan menelepon seseorang.
"Mom hari ini Sofi nggak pulang ke rumah dia kayaknya nggak enak badan dia pulang bersama aku ke rumah." Ucapnya
"Sakit apa bang? Ajak ke dokter bang. Tolong jagain adiknya ya bang selama Mommy dan Daddy pergi kamu pengganti kami untuk jagain adik kamu." Ucap Mommy nya
"Iya mom nanti aku coba bujuk untuk diajak ke dokter, momy nggak usah khawatir biar Sofi Abang yang jaga Mommy baik-baik ya di sana sama Daddy nggak usah khawatir in Sofi."Ucapnya lagi dengan suara lirih
__ADS_1
"Ya udah Mommy percaya sama Abang, Abang jangan lupa jaga kesehatan juga, ya udah Momy tutup dulu ya." Ucap Mommy nya lagi
Sambungan telepon pun akhirnya terputus. Maafin Abang ya Mom harus berbohong sama mommy batinnya.
Andre pun membuka pintu lalu keluar dari mobil dan menutup pintunya, setelah itu dia menuju pintu mobil yang ada Sofianya, dia lalu menggendong sofi dan menutup pintu mobil kembali. Dia berjalan ke arah rumah dan membunyikan bel rumah. Tak lama pintu pun terbuka, setelah pintu terbuka dia menggendong Sofia menuju ke lantai atas dan menidurkannya di sebuah kamar yang cukup bagus.
Setelah itu dia keluar dari kamar, dia kembali ke bawah dan memanggil seorang ibu yang umurnya cukup jauh di atas ya, yang tadi membukakan pintu saat dia masuk ke dalam rumah.
"Bi tolong siapin makanan untuk makan malam ya." Ucap Andre
"Owh iy tuan mau di bikinkan masakan apa?" Tanya bibi
"Oh iya masih ada Tuan." Jawab bibi
"Tolong bikinin ya buat 2 orang, minumannya tolong bikin jus jeruk."Ucap Andre lagi
"Iya saya bikinkan dulu ya nanti kalau sudah selesai saya panggil tuan ke atas." Jawab bibi
__ADS_1
" Oke, pintu kamar tolong diketok ya bi, saya mau mandi dulu." Ucap Andre lagi
"Oh iya tuan". Jawab bibi
Andre naik lagi ke kamar, dia langsung masuk ke kamar yang di tidurin oleh Sofia. Duduk di tepi ranjang dan menatap wajah polos Sofia.
De kenapa kamu mau aja di ajak selingkuh ama Pria brengsek itu, kenapa gak panggil Abang kalo kamu kesepian, apa kamu di ancam? Batinnya.
Andre pergi ke kamar mandi untuk membersihkan tubuhnya. Saat dia keluar dari kamar mandi terlihat Sofia sedang duduk di tepi ranjang.
"Bang kita dimana? Kenapa gak pulang ke rumah." Tanyanya sambil memandang wajah abangnya
"Kenapa mau pulang ke rumah, disini lebih nyaman. Apa biar ada yang nemenin kalo sedang sendiri." ucap abangnya sinis
"Maksud Abang?" Sofia bertanya tak mengerti
"Buka baju kamu Sofia, buka. Berapa banyak tanda di dada kamu yang di buat si brengsek itu." Ucap abangnya dengan nada yang tinggi.
__ADS_1
Deg.....