Menikah dengan Ayah Angkatku

Menikah dengan Ayah Angkatku
Teman Baru


__ADS_3

Waktu berlalu begitu cepat, dua bulan sudah yang mereka menempati Apartemen. Laras sudah sekolah di salah satu Sekolah Swasta yang dekat dengan Apartemen dan kantor papihnya.


Kadang Laras pulang sekolah pulang ke Apartemen, atau kadang ke kantor papihnya. Semenjak mereka pindah ke apartemen, Laras terbiasa dengan pekerjaan rumah, seperti beres - beres dan juga mencuci pakaian. Dia satu kekurangannya tidak bisa masak.


Laras sekolah di sekolah yang lumayan elite, dia sekarang mempunyai beberapa teman baru. Salah satunya Sofia. Sofia sama Laras tak jauh berbeda mereka sama - sama di angkat anak. Hanya saja Sofia di adopsi oleh paman dan bibinya, masih saudara dari ayahnya. Mereka sangat akrab walau pertemanan mereka terbilang baru.


Seperti sekarang ini, mereka sedang duduk di kantin sekolah sambil ngobrol. Mereka kadang keluar bareng sepulang sekolah untuk jalan - jalan atau ke toko buku.


"Ras nanti pulang sekolah ngemoll yu, gw pengen beli novel sama jam tangan baru."Ajak Sofia.


"Gw ijin papih dulu ya". Jawab Laras


Sofia menganggukkan kepalanya.


Laras mengambil ponselnya dan mengetikka. pesan ke papihnya


...Pih Laras pulang sekolah boleh ke mall gak bareng Sofia ...


Gak lama ponsel Laras bunyi pertanda ada pesanasuk


Pulangnya jangan sore - sore, jangan lupa makan. Biar supir yang antar.


" Oke pulang sekolah kita ngemoll, supir yang akan mengantar kita. " Ucap Laras

__ADS_1


Mereka pun melanjutkan makannya, sambil asyik ngobrol.


#


Seperti rencana mereka saat di kantin, kini mereka sedang jalan di salah satu mall besar di Jakarta.


Mereka sedang memilih - milih jam tangan.


"Ras bagus gak? cocok gak si tangan gw?" tanya Sofia


"Bagus, itu ada dua gak kita couple an yu." ajak Laras


"Hayu lah kuuuy, warnanya bagus mana ini, putih aja kali ya?" tanya Sofia


"Asiaaaap". Jawab Sofia


Setelah mereka membeli jam tangan, kini mereka berada di toko buku ternama Yanga da di mall tersebut.


"Fia, ini novel kayanya bagus deh." ucap Laras


Sofia melihat buku novel yang di tunjuk oleh Laras dan melihat judulnya, dia tersenyum.


"Sugar baby.. Kayanya seru ya. Ras enak kali ya jadi sugar baby." Ucap Sofia sambil ngedip - ngedipin matanya.

__ADS_1


"Dih alah, dia mupeng kan jadinya". Ucap Laras sambil tergelak.


"Kan enak ras, ada yang nemenin kalo bobo". ucap Sofia lagi


"Gw tiap malem juga bobo ada yang nemenin, di peluk di sun lagi" bisik Laras sambil nengok ke sekitarnya.


"Serius Lo?" tanya Sofia gak yakin


"Heem... papih sama gw tidurnya bareng karena kamar di apartemen cuma satu." jawab Laras


"Halaaaaah gw pikir lo masih polos tahunya Lo dah pengalaman." kaya Sofia


"Gw juga masih polos tahu". Ucap Laras sambil terkekeh


"Eh Ras, modus kali ya papih Lo di apartemen cuma satu kamar, kenapa gak beli rumah aja coba. Secara gak mungkin lah om Indrawan gak ke beli rumah, walau cuma rumah sederhana " kata Sofia


"Udah beli sih rumah fi, tapi masih tahap o renov, kan baru di bulan fi gw pindah, jadi prosesnya lumayan lah, dari pencarian rumah sampe tahap renovasi." ucap Laras lagi.


Sofia manggut - manggut sambil berjalan beriringan ke meja kasir.


Maaf ya updatenya sehari sekali, author lagi banyak banget kerjaan Bulan ini.


Jangan lupa like ya teman teman

__ADS_1


__ADS_2