
Setelah Indrawan meninggalkan mereka Laras melempar bantal sofa ke arah Sofia.
"Buset Lo, ngomong suka bener banget dah ah. Bokap gw jadi salting kan jadinya." Kata Laras
"Hahhahahahahaha dih alah calon nyonya Indrawan ngamuk." Sambil melempar kembali bantal sofa
Alhasil mereka jadinya lempar - lemparan. Baru selesai kala Indrawan datang menghampiri mereka.
"Papih gak nyangka ya kalian kalem - kalem gitu, tapi kalo ketemu bar - barnya keluar. " Indrawan menatap mereka satu persatu.
Tak lama mereka nyengir langsung memunguti bantal sofa yang berantakan.
"Mau makan apa nih kalian?" Tanya Indrawan sambil mengambil ponselnya dari saku bajunya.
"Nasi aja pih ah, Nasi bebek aja enak kali ah." Kata Laras
"Kamu mau makan apa fi?" Indrawan bertanya ke Sofia
"Emm aku mah ngikut aja om". Jawab Sofia
" Kasih dedek aja pih dia mah, hahahahahaha" laras menimpali sambil ngakak
"Eh gak boleh gitu sayang, ya udah nasi bebek aja 3 ya. Minumnya mau beli apa bikin?" Tanya Indrawan
__ADS_1
"Beli aja lah piiih, stock di kulkas jeruk abis, es jeruknya juga 3 piiih." Laras yang menjawab
"Oke, kalian tunggu sebentar ya." Ucap Indrawan
Indrawan memesan makanan pesanan dua bocah bar - bar di hadapannya. Sambil ikutan duduk nonton drakor kesayangan mereka berdua.
Tak lama pesanan mereka pun datang, dan mereka langsung memakan karena memang sudah lapar juga.
Selesai makan Sofia pamitan, kakaknya sudah nunggu di bawah setelah pulang kuliah.
"Om saya pamit ya, jangan ganas - ganas lagi loh om, kasian kan anak gadisnya besok bisa - bisa bolos lagi sekolahnya." Ucap Sofia sambil nyengir.
"Hahahahahhahahaha abis teman kamu gemasin fi, maklum fi udah lama puasa terus jadinya rakus deh." Jawab Indrawan sekalian aja ikutan bar - bar.
Sofia salaman sama Indrawan, mereka bertiga jalan ke depan pintu mengantar Sofia pulang.
Setelah Sofia pulang, Indrawan menggendong Laras menuju sofa ruang tamu.
"Piiih, kaget tahu." Ucapnya manja
"Biar hemat tenaganya, karena sebentar lagi akan di buat ngos - ngosan". Jawab Indrawan santai sambil membaringkan Laras di sofa.
"Piiih haus, mau yang seger - seger". Ucap Laras
__ADS_1
"Heeem manjanya, mau minum apa? mau yang gurih gak? "Indrawan tersenyum nakal.
"Susu kental tapi gurih."Bisik Indrawan
"Oeeeek, enak yang ada pih, baunya amis." Laras bergidik
"Karena belum terbiasa, papih yakin itu akan jadi minuman favorit kamu nanti". Indrawan menaik turunkan alisnya.
"Ishhh papih mah mesum mulu. Mana minumnya piiih, air putih dingin saja." Ucap Laras
"Minggu - Minggu ini anak papih manja banget sih, minum aja di ambilin." ucap Indrawan
"Hehehehe biarin papih kesayangan aku ini." Ucap Laras
"Nih bonusnya" ucapnya lagi, sambil nyingkap kaosnya ke atas lalu di turunkan lagi.
"Wooooow, sekarang benar - benar berani ya, oke papih ambilin. Tapi abis ambil minum giliran papih yang minum ini." Ucap Indrawan sambil merem*s salah satu the twins.
Laras tergelak, dia suka banget kalo Indrawan kelimpungan karena ulahnya itu.
Indrawan membawa segelas air putih permintaan ratu di hatinya. Laras meminum habis air yang di sodorkan papihnya. Dia menarik Indrawan untuk berbaring bersama di sofa. Dia juga membuka kaosny dan melemparkannya ke tempat lain.
"Ini Mimi papih". Ucap Laras dengan suara dan mata satunya.
__ADS_1
Tak menunggu lama Indrawan bermain di the twins kesayangannya. Hingga terdengar suara Laras yang mendes*ah karena ulahnya.