
Sesuai janjinya hari itu dokter Mita dan juga Laras bertemu di sebuah resto.
saat bertemu Laras memeluk dokter Mita yang di anggap sebagai kakak.
"Ayo pesan dulu yu, sekalian makan siang." Ucap Mita
"Iya kak, aku pesan udang asam manis dan lemon tes aja kak." Ucap Laras sambil menyimpan buku daftar menu.
Mita memanggil pelayan resto dia memesan dua udang asam manis dan juga lemon tea serta cemilan frien fries untuk mereka nikmati siang itu.
Setelah makanan datang mereka makan terlebih dahulu sebelum mereka membahas pembicaraan yang lebih lanjut.
"Kak aku gak mau aborsi, aku akan membesarkan anakku. Aku hanya minta tolong sama kakak untuk keluar dari kota ini. Semalaman Laras berpikir kemana tapi gak ada jawaban." Ucap Laras sambil menatap Mita
__ADS_1
"Sekolah kamu?" Tanya Mita
"Aku akan keluar kak, aku akan konsen aja mengurus anakku, tapi aku butuh tempat yang nyaman kak, aku tidak meminta kakak untuk membiayai aku, cukup kakak kasih tempat yang nyaman aja untuk aku, dan anakku kelak. " Ucapnya lirih
"Itu akan berat buat kamu, apalagi usia kamuasih di bawah umur. Membesarkan anak seorang diri itu bukan hal yang gampang. Tapi semua itu terserah kamu, kakak hanya menyarankan saja." Ucap Mita
"Kalau aku hanya mengurusnya ketika dalam kandungan pas lahir aku menelantarkannya apa bedanya dengan aborsi kak, sama - sama di buang. Aku akan membesarkannya semampu aku kak, kalau aku butuh sesuatu saya harap kakak juga mau membantu aku sesuai janji kakak." Ucap Laras
"Rencana kamu mau gimana?" Tanya Mita
"Aku ingin pergi dari kota ini, yang jauh. Agar aku bisa lupa dengan ayah dari bayi ini. Menunggu lahir anak, setelah itu rencananya saya akan membuka usaha. Aku punya sedikit modal. Karena aku gak mungkin kerja kak, kasian anakku kalau di tinggal. Jadi kemungkinan aku akan buka usaha." Ucap Laras
Mita tampak puas dengan jawaban yang dilontarkan oleh Laras.
__ADS_1
"Baik kalau rencana kamu seperti itu, kakak akan membantu semaksimal kakak. Kalau kamu berencana untuk keluar dari kota ini, kakak mungkin bisa sedikit membantu tapi kakak tak tahu kamu cocok apa tidak. Kakak punya bibi di salah satu kampung di daerah Kuningan Jawa barat, dia hidup seorang diri karena dia tidak punya anak, dan suaminya sudah 5 tahun meninggal. Disana Susananya asri dan alami, cocok untuk menghilangkan penat dan ibu hamil seperti kamu. Udaranya juga dingin. Tapi disana tak seperti di sini loh, jajanan disana biasa aja. Kehidupan disana kebanyakan bertani. Jadi kalau kamu mau usaha di sana cocok jual jajanan kekinian tetapi dengan harga yang di bawah standar." Panjang lebar Mita menjelaskan
"Baik kak saya mau. Tapi kakak anter ya." Ucap Laras
"Oke, kapan niat perginya?" Tanya Mita
"Secepatnya kak, tapi aku harus jual rumah dulu kak untuk bekal, bisa bantu gak yang bisa jual cepat." Ucap Laras
"Saya akan coba tawarin ke teman saya yang baru menikah". Jawab Mita.
Akhirnya mereka mulai membahas tentang penjualan rumah, setelah jam makan siang lalu mereka pergi ke menemui teman Mita yang ingin ditawari rumah oleh mereka.
Setelah mereka bertemu dengan orang yang dituju akhirnya mereka pun sama-sama pergi untuk melihat rumah baru Laras kado dari ulang tahunnya yang ke-17 dari Indrawan dengan menggunakan mobil Mita.
__ADS_1