Menikah dengan Ayah Angkatku

Menikah dengan Ayah Angkatku
Double date


__ADS_3

Tanggal 30 sore, Andre mengendarai mobilnya di temani Sofia menuju ke apartemen Indrawan. Setelah sampai bawah, Sofia menghubungi Laras agar mereka turun.


Indrawan dan Laras bergegas ke bawah untuk menemui mereka, setelah ketemu mereka berdua masuk ke dalam mobil yang di kendarai Andre.


Sore itu mereka berempat menuju puncak sesuai kesepakatan mereka untuk liburan.


Cuaca lumayan cerah, tapi macet. Kedua ABG tertidur pulas. Sementara Andre tetap menyetir dan Indrawan memainkan ponsel. Setelah di daerah Bogor harioun beranjak petang.


"Mas kita makan dulu ya, macet banget sambil istirahat." Ucap Andre


"Iya mas, kita turun dulu aja untuk makan dan istirahat. " jawab Indrawan


Andre menepikan mobilnya di salah satu retauran daerah Bogor.



Suasana yang memiliki pemandangan panorama alam yang memanjakan mata. Area alam Pasundan yang asri dan Indah.

__ADS_1


Andre membangunkan Sofia, begitu juga dengan Indrawan membangunkan Laras. Setelah kedua ABG itu terbangun mereka berempat masuk ke dalam restauran tersebut.


Mereka berempat memilih menu nasi liwet. Karena nasi liwet rasanya yang khas itu cocok dengan cuaca yang dingin.


Setelah makanan tiba, mereka menggelar daun pisang yang sudah di sediakan, tak lupa mencuci tangan. Mereka pun makan dengan berhadap - hadapan.



Mereka makan dengan lahap. Merasakan suasana dingin kota Bogor dengan nasi liwet dan teh manis hangat.


" Hehehehe heem kita mah cinta produk dalam negeri kan ras." Ucap Sofia menjawab


Mereka meneruskan makanan, sesekali Indrawan dan andre mengelap keringat di kening mereka. Maklum lah mereka tidak terbiasa dengan sambel. Apalagi Andre yang seorang dokter. Tidak terkecuali dengan dua ABG cabe - cabe an, mereka enjoy aja walau makan sambel juga. Mereka sudah terbiasa dengan yang namanya sambel atau hal - hal yang berbau pedas.


Cuaca kota Bogor di malam hari benar - benar dingin, setelah makan selesai mereka berempat duduk manis di depan restauran menikmati dinginnya kota Bogor mereka belum beranjak walau cuaca dingin. Di Jakarta susah sekali menikmati cuaca seperti ini. Setelah merasa cukup isirahat mereka meneruskan perjalanan ke puncak, karena hari bertambah malam.


Kali ini yang menyetir Indrawan, di sampingnya duduk Laras. Andre dan Sofia duduk di belakang.

__ADS_1


Di keheningan malam dengan cuaca yang dingin kedua gadis belia kembali tertidur, karena kenyang dan juga cuaca yang dingin membuat mereka cepat mengantuk.


Hingga tak lama mereka sampai di sebuah villa, Villa ini milik salah satu teman bisnisnya Indrawan. Indrawan sengaja menyewa villa temannya agar privasinya terjaga.



(Anggap aja malam ya gaeees xixixixii)


Setelah sampai Andre tersenyum melihat villa yang akan mereka tempati, ia pun puas karena dengan begitu dia juga merasa privasinya terjaga. Laras dan Sofia yang masih asik terlelap di bangunkan oleh Indrawan dan Andre.


"Waaah villanya romantis ya fi, kita benar + benar double date ini." Kata Laras


"Iya... dalemnya bagus gak ya." Jawab Sofia


Mereka berempat masuk kedalam villa, sementara kedua lelaki terlihat repot oleh barang - barang bawaan mereka, dua gadis belia cuma membawa tas kecil mereka, tanpa ada niatan untuk membantu para lelaki mereka yang kerepotan.


Maaf ya readeeer tercintah bari sempat up lagi, author lagi galau nih, pihak NT minta ceritanya di rubah biar kontraknya di setujui.

__ADS_1


__ADS_2