
"Sudah-sudah sekarang adek mandi habis itu kita makan ya bibi lagi masakin makanan kesukaan mu." Ucap Andre
Andre memberikan handuk kepada Sofia dan menuntun Sofia ke kamar mandi.
"Apa perlu Abang bukain bajunya juga nih?" ucap Andre sambil menaik turunkan alisnya.
"Abang jangan gitu dong ngeledek mulu nih ya."Ucap Sofia merajuk
"Masa Abang nggak boleh liat giliran uncle aja bukan hanya ngeliat tapi mencicipinya."Ujar Andre berapi - api
"Abang keluar aku mau mandi udah gerah banget ini laper lagi." Sofia merajuk
"oke oke oke deh Abang keluar". Ucap Andre sambil keluar dan menutup pintu kamar mandi
Setelah kembali ke kamar dia pun menyiapkan sebuah kaos berwarna putih untuk Sofia dia juga lalu mengambil ponselnya untuk menelpon seseorang.
Halo gimana pesanan gue udah siap belum jangan sampai telat ya.
ini udah di depan bos
__ADS_1
Oke saya ke bawah
Andre pun bergegas ke bawah menuruni anak tangga setelah mengambil sesuatu yang dibawakan oleh anak buahnya dia lalu membawa barang tersebut ke kamarnya dan menyembunyikannya di dalam lemarinya. Dia juga mengambil sebuah kotak yang berisi obat lalu mengambil salah satu dan dimasukkan ke dalam kantong celananya.
Sambil menunggu Sophia keluar dari kamar mandi dia tiduran di atas sandaran ranjangnya sambil memainkan ponselnya.
Tak lama Sophia keluar dengan hanya memakai balutan handuk Andre melihat semua itu dengan tatapan yang tak bisa dimengerti.
"Bang gimana ini aku nggak punya baju buat ganti bahkan nggak ada dalamanpun mana ********** udah aku bahasa in lagi tadi aku lupa kalau ini bukan di rumah." Ucap Sofia
"Pakai saja kaos itu dek, walaupun mungkin agak kegedean nggak apa-apa lah nggak usah pakai daleman kalau mau pakai dalaman Abang mau nggak?" jawab Andre sambil terkekeh
Tak lama Sophia keluar dengan hanya memakai kaos Andre tanpa memakai dalaman.
Andre melihat kita semua semakin tergila-gila rasanya kaosnya yang kebesaran justru mencetak di twins Sofia dan kaosnya yang hanya di atas paha Sofia memperlihatkan jenjang kaki Sofia.
"Dek turun ke bawah duluan bilang sama bibi suruh nyiapin makan malam Abang mau ada yang dikerjain dulu sebentar di kamar" Ucap Andre
"Iya bang, Abang ini Sofi pake baju kaya gini malu nggak sih, di bawah ada orang lagi nggak?" Tanyanya
__ADS_1
"Nggak usah malu di bawah cuman ada bibi aja kok sama Abang, penjaga di depan dia nggak bakalan masuk ke rumah kalau gak di suruh." Ucapnya
Sofia pun keluar dari kamar dan beranjak menuju ke dapur menemui bibi untuk menanyakan masakannya udah jadi apa belum.
Sementara Andre sepeninggal Sofia, dia menuju pintu kamar dan menguncinya. Lalu mengambil sprei berwarna putih di dalam lemarinya dan membawa kantong berisi sesuatu yang tadi dibawa oleh anak buahnya tadi.
Dia mengganti sprei di ranjangnya dengan sprei berwarna putih, setelah selesai mengganti sprei dia juga menaburkan bunga yang ada di kantong yang tadi di bawa oleh anak buahnya.
Andre mendekor ranjang sehingga terlihat seperti orang yang hendak honeymoon.
"Perpect". Ucapnya
Dia berharap rencananya kali ini bisa berjalan sesuai yang diinginkannya.
Semerbak bunga mawar menyeruak di kamar itu dan dia pun tersenyum karena merasa puas dengan hasil kerjanya.
Setelah merasa semuanya sempurna dia lalu membuka pintu kamar dan menuju ke bawah untuk menemui Sofia.
__ADS_1