Menikah dengan Ayah Angkatku

Menikah dengan Ayah Angkatku
Mari Menua Bersama


__ADS_3

Kedua mobil berhenti di sebuah rumah yang cukup megah, Indrawan terlebih dahulu keluar dari mobil sambil menggendong baby Gabriel, disusul oleh Laras dan juga adik perempuannya, kemudian mobil yang di tumpangi Andre dan Sofia juga sama mereka semua turun.


"Piih katanya kita mau pulang ke rumah kok ini datangnya kesini, rumah siapa ini?" tanya Laras


"Ini rumah baru kita sayang, semoga kedepannya kita bisa kumpul dan bahagia di rumah ini sampai kita menua." Ucap Indrawan


"Papi beliin rumah lagi?" tanya Laras


"Iya Papi sengaja beli rumah lagi buat kita." Jawab Indrawan


"Maaf ya rumahnya Laras jual yang kemarin." Laras berbicara sambil menunduk


"Sudah sayang enggak usah dibahas, mari kita kubur pengalaman pahit yang kemarin. Kita mulai sekarang membuka lembaran baru bersama dengan buah hati kita." Ucap Indrawan sambil mengusap puncak kepala Laras


Semua orang dipersilahkan Indrawan untuk masuk kedalam rumahnya, di dalam rumah sudah ada Mak Ipah masih kerabat ayahnya bu Meisya yang dipekerjakan oleh Indrawan mereka bertemu saat ke Bandung waktu membuka usaha kos-kosan di di Bandung bersama ibu Meisya.


Mak Ipah tampak terharu melihat kedatangan Laras dan juga anaknya dia langsung memeluk Laras.


"Emak kangen neng.... kamana wae?" Ucap emak ipah

__ADS_1


( emak kangen neng, kemana aja?)


"Aya wae Mak, mak maha sehat?" Tanya Laras sambil membalas pelukan Mak Ipah


(ada mak, Mak sehat?)


"Sehat geulis.." jawab Mak Ipah (Sehat cantik)


Mereka duduk di ruang tamu, rumah tersebut terlihat masih baru. Dan tatanannya begitu rapi, ciri khas Indrawan yang rapi.


Cat hijau di pandu dengan warna putih, warna kesukaan Laras, aksesoris rumah yang hampir di dominan dengan warna hijau membuat suasana rumah terlihat segar.


"Suka ngga sayang rumahnya?" tanya Indrawan


Mak Ipah datang membawakan minuman dan juga cemilan l, mereka duduk sambil mendengar celotehan Gabriel yang terlihat lucu di usia yang belum menginjak 2 tahun itu.


"Mak tolong siapkan makanan ya buat kami." Titah Indrawan kepada Mak Ipah


"ohhh iya... emak akan siapkan makanan spesial khas Sunda nya.... "jawab Mak Ipah

__ADS_1


Ibu Meisya dan bibi Gayatri ikut ke dapur untuk membantu memasak makanan untuk mereka santap.


Sementara itu Hendra menghubungi sekretaris Indrawan agar membawa Mita ke rumah Indrawan karena bibi Gayatri dan Ibu Meisya ingin bertemu dengan Mita. Andre dan Sophia sedang duduk santai di ruang tamu sambil memainkan ponsel.


Indrawan mengajak Laras untuk berkeliling di rumah mereka sambil menggendong bayinya yang sudah mulai akrab dengan dirinya.


Indrawan terlebih dahulu mengajak Laras naik ke lantai atas dimana ada kamar dirinya yang akan mereka tempati nanti dan disampingnya ada kamar baby Gabriel yang terhubung ke dalam kamarnya.


Ternyata di dalam kamar bayi sudah tersedia beberapa perlengkapan bayi, Indrawan ternyata sudah mempersiapkan kamar anaknya jauh sebelum Laras menghubungi dirinya bahkan terlihat ada box bayi padahal usia Gabriel sudah mulai gede.


"Papih rumahnya gede banget, lebih gede dari yang kemarin pasti Papi menghabiskan banyak uang ya buat beli ini semua." Ucap Laras sambil membuka pintu penghubung kamar antara dirinya dan kamar bayi.


"Saat rumah tahu dijual sama kamu sayang, jujur awalnya Papi kecewa karena papih nggak tahu tujuan kamu menjual rumah itu untuk apa, tetapi setelah semuanya jelas papih justru bersyukur kamu menjual rumah. Setidaknya Papi tidak terlalu khawatir kamu kekurangan apapun ketika jauh sama papih. Papih berusaha untuk bekerja lebih giat lagi Andre memberikan semangat pada papih kalau papih terpuruk ketika kita bertemu pasti kamu kecewa, papih ingin membahagiakan kamu dan anak kita, papih terus bekerja sambil terus mencari kamu, sekarang papih bisa memberikan rumah baru untuk kita tempati apalagi ada si kecil walaupun Papi waktu itu nggak tahu kapan kita akan bertemu tapi Papi berusaha untuk bangun rumah ini dengan penuh keyakinan bahwa suatu saat kita pasti berkumpul kembali." Ucap Indrawan menjelaskan dengan perasaan menggebu - gebu.


-Tamat-


Para readers tercinta... simpanan ayah angkatku terpaksa harus d bikin tamat, karena pihak NT keberatan akan judul dan isinya. jadi ini aku tamatin... tapi cerita akan tetap berlanjut di judul baru


"After Married With Papih Indrawan"

__ADS_1


Nanti akan di bikin cerita Laras yang menikah dengan Indrawan ada juga cerita Andre dan Sofia


Sebenarnya sih lebih kepada episode selanjutnya ya tapi berhubung ganti judul jadi kepaksa yang ini di tamatin... di sini di buat Laras yang agak dewasa jadi tidak melanggar umur kalau mau di bikin cerita hot 😂😂 Jadi stay terus ya... tetap dukung dan likenya yaaaa


__ADS_2