Menikahi Musuh

Menikahi Musuh
Pertemuan Eva dan Devid


__ADS_3

Kedatangan Devid di rumah David memang hal paling di nanti semua orang. Walau tidak semua penghuni suka dengan kehadiran Devid, tapi sebagian merasa kasihan dan mau memaafkan kesalahan pria kejam itu. Namun, sebagian besar pekerja justru tertawa puas saat mengetahui Devid kini tidak berdaya. Mereka mengatakannya karma yang memang pantas di terima Devid karena pria itu sangat jahat terhadap saudara kembarnya sendiri.


Shazia sendiri duduk santai di dalam kamar bersama Leah. Ia sama sekali tidak tertarik menyambut kepulangan suaminya karena belum siap memandang wajah Devid. Bisa-bisa dia emosi dan melakukan hal yang buruk terhadap Devid.


Hanya ada Eva dan beberapa pelayan yang berdiri di depan rumah untuk menyambut kepulangan Devid.


Tidak lama menunggu, beberapa mobil telah tiba di halaman rumah mewah tersebut. Mobil yang di tumpangi David dan Albert berada di tengah. Mobil yang membawa Devid ada di belakang mobil mereka. Sedangkan mobil yang ada di depan dan paling belakang adalah mobil pengawal yang bertugas menjaga David dari serangan Logan yang mungkin saja akan muncul secara tiba-tiba.


Saat Albert menghentikan laju mobilnya. Seorang pengawal segera membuka pintu mobil David. David turun dan merapikan jasnya. Ia memandang ke depan mencari sang istri. Namun, ia tidak mau terlalu berharap karena ia yakin Shazia memang tidak akan mau bertemu dengan Devid dulu.


Dari belakang, beberapa perawat turun dan membawa Devid di atas kursi roda. Eva mematung melihat wajah sang suami pucat dan tidak berdaya. Kedua matanya terasa perih hingga air mata kembali menetes. Mau benci juga tidak bisa karena bagaimanapun juga rasa cinta itu masih ada.


David memandang Eva sekilas sebelum memasuki rumah. Soal kamar yang akan ditempati Devid akan di urus oleh Albert. Saat ini David tidak mau membuang waktunya lagi. Ia ingin segera melihat wajah Shazia dan memeluk erat wanita tersebut.

__ADS_1


"Devid ...," lirih Eva yang hanya berani di dalam hati saja. Wanita itu segera menghapus air matanya agar yang lain tidak sadar kalau kini ia baru saja menangis.


Albert memandang wajah Eva dan mengeryitkan dahi. Pria itu membawa Devid masuk di temani beberapa perawat yang ikut dari rumah sakit. Albert tidak mau memberi perintah apapun kepada Eva.


"Tuan, apa saya boleh membawa Tuan Devid masuk ke dalam?" pinta Eva ketika Albert berpapasan dengan dirinya.


Albert memandang wajah Eva dengan ragu. Namun, ia mengizinkannya. "Silahkan."


Para perawat yang sebelumnya mendorong kursi roda Devid menjauh dan memberi ruang kepada Eva untuk membawa kursi roda Devid.


***


Di sisi lain, Logan membuang foto Eva yang baru saja di berikan oleh bawahannya. Ia sangat syok ketika tahu kalau Eva adalah Angel. Wanita rahasia yang selama ini di cari oleh Devid. Namun, kabar terakhir yang diberikan Logan adalah berita bohong. Logan mengatakan kepada Devid kalau Angel telah tiada.

__ADS_1


Padahal Logan tidak benar-benar mencari keberadaan Angel. Bahkan mengetahui wajahnya saja tidak. Logan sengaja melakukan hal itu karena ia ingin Devid fokus dalam misi mereka. Membuat geng mafia milik mereka kuat dan tidak terkalahkan.


Kini saat Devid sekarat justru Logan membutuhkan bantuan Angel yang tidak lain adalah Eva. Password brangkas milik Devid dituliskan tanggal pertemuan pertama Eva dan Devid. Karena Logan tahu kalau Angel belum mati, jadi kini ia berusaha mencari keberadaan wanita itu lagi. Tidak di sangka kalau bawahannya justru memberi kabar yang begitu mengejudkan. Logan sendiri awalnya tidak percaya ketika bawahannya memberi foto Eva dan mengatakan kalau wanita itu adalah Angel.


"Kau yakin? Dia hanya pelayan biasa," protes Logan tidak terima.


"Benar, Bos. Saya menelusuri lokasi yang anda berikan. Sebenarnya wanita yang pernah ditemui Bos Devid adalah Eva. Hanya saja Bos Devid memanggilnya dengan sebutan Angel," ujar pria itu penuh keyakinan.


"Tapi Tuan Devid dan Eva pernah bertemu. Kenapa mereka tidak saling kenal?" ujar Logan lagi.


"Bos, saya pikir selama ini Eva sudah tahu kalau Tuan Devid ada di dekatnya. Namun dia tidak mau menemui Bos Devid. Berbeda dengan Bos Devid yang tidak pernah tertarik memandang wanita manapun. Apa lagi seorang pelayan!"


Logan terlihat sangat kesal. Saat ini Eva ada di rumah David. Bukan hanya David yang menjaga wanita itu. Tapi ada Shazia yang sudah pasti tidak akan membiarkan Eva berada dalam bahaya.

__ADS_1


"Kita harus cari cara untuk menculik wanita itu! Apapun resikonya, harus kita hadapi. Wanita itu satu-satunya cara yang bisa membuatku menguasai seluruh harta Devid!"


__ADS_2