Mentari Tanpa Sinar

Mentari Tanpa Sinar
Bertemu


__ADS_3

Mentari yang sudah terlihat rapi segera keluar kamar seperti pesan bu Mina tadi dia harus membantu siapa tau teman anak nya banyak dan pasti bu Mina kewalahan.


Mentari keluar lalu menuju dapur.


"Anak kost baru ma?" tanya Arkan melihat sekilas Mentari lewat di depan nya


"Iya...kamu sibuk terus jadi ya mama terus nambah anak kost buat temani mama di rumah" jawab Bu Mina


"Ada es kosong bu?" tanya teman Arkan


"Ada ga, sebentar ya"


"Tar,tolong bawa es kosong nya kesini Tar,ada teman Arkan yang mau minum dingin"Ucap bu Mina


Mentari segera mengambil satu gelas dan mengisi dengan batu es lalu kemeja makan.


"Terimakasih sayang" ucap Bu Mina tersenyum,Arga melirik sekilas pada perempuan yang membawa gelas berisi batu es ini, membuat nya seketika terkejut.


"Kamu sudah lama nggak main ke sini ya Ga, sibuk apa sekarang?" tanya Bu Mina membuyarkan lamunan Arga.


"Dia sekarang sudah pegang perusahaan sendiri ma, meskipun masih anak cabang tapi kini dia udah jadi bos besar" sahut Arkan

__ADS_1


"Bisa saja kamu Kan,masih merintis bu,belum sepintar Arkan lah yang sudah lama jadi bos besar"


"Tapi milik orang Ga,nggak kaya' kamu milik sendiri dan sewaktu-waktu siap di mutasi kemana saja " jawab Arkan cepat.


"Kalau Nak Veni apa kesibukan nya sekarang?"


"Sibuk mempersiapkan pernikahan mereka bu"


"Oh ya, selamat kalau begitu,nggak nyaka ya Arga akan menikah duluan, sekarang tinggal kamu yang belum menikah Kan,mau jadi bujang lapuk kamu"oceh bu Mina


"Bukan begitu bu, kasihan nanti perempuan nya kalau Aku menikah sekarang, takut nggak ada waktu buat dia,ibu tau sendiri kan aku bekerja dari pagi hingga larut malam dan siap di mutasi ke mana saja" jelas Arkan


"Ibu kira anak kost itu barang yang bisa di pilih seenaknya" ucap Arkan menggeleng kan kepala nya


"Habis nya kamu lelet sih,coba lihat teman-teman mu sudah pada mau menikah,kapan ibu gendong cucu nya kalau begini!!"


"Maaf,saya bisa pakai toilet nya?" tanya Arga


"Iya,ke belakang ya Ga" jawab Bu Mina


"Mau aku temani mas?" tanya Veni

__ADS_1


"Nggak usah Ven bisa sendiri,kamu lanjut saja makan nya"tolak Arga yang berjalan ke arah belakang


Mentari dari tadi asik mengotak-atik ponselnya,nama Brama tertera di ponsel nya setelah dia simpan saat Brama memberikan kartu nama tempo hari,dia ingin menghubungi Brama tapi ragu.


"Mala" panggil Arga pelan membuat Mentari bingung, siapa lelaki yang memanggil nya ini,selain Bram hanya Arga yang mengetahui panggilan nya.


"Mala,kamu mala kan??"


"Ini Aku Mal,Arga!!"


"Kak Arga" pekik Mentari berdiri dan menghambur dalam pelukan Arga


Meskipun waktu mereka sudah sama-sama dewasa tapi Arga masih mengenali Mentari, sedangkan Mentari pangling melihat Arga yang kini sangat tampan.


"Kemana saja kamu selama ini Mala?" tanya Arga


"Cerita nya panjang kak, tidak bisa aku cerita sekarang tapi aku ingin minta bantuan kakak"


"Besok kakak akan datang lagi kemari Mala menjemput mu,kamu bisa cerita kan pada kakak"


Mentari mengangguk kan kepala nya patuh.

__ADS_1


__ADS_2