Mentari Tanpa Sinar

Mentari Tanpa Sinar
Kesal


__ADS_3

Jenny mencari keberadaan Bram tapi tidak ada lagi di ruangan itu,dia mencoba menghubungi Brama tapi tidak bisa.


"Sial....kemana Brama,apa dia ilfil melihat ku marah-marah tadi" batin nya


****


"Pa....mama tidak mau jika pak Retno malah memberikan semua aset ini pada Mentari pa" pekik Mia


"Papa juga tidak mau ma!"


"Apa yang harus kita lakukan pa,aku tidak mau semua ini hilang dan kita jadi gembel!! kamu tau sendiri pa mama tidak bisa hidup miskin,mama malu!!!"


"Ma...tenang,kita cari jalan keluarnya dulu jangan gegabah begini"ucap Harja berusaha menenangkan istri nya


"Arga!!! bodoh sekali anak itu bisa-bisa nya dia membawa Mentari di hadapan pak Retno ,apa otak nya sudah di cuci oleh perempuan itu"geram Harja


"Pa...temui pak Retno malam ini juga,beri dia uang pa agar dia bisa berada di pihak kita"


"Jika pak Retno menolak bagaimana ma?"


"Papa kata kan saja kalau selama ini uang keluarga Mentari sudah habis untuk membiayai hidup Mentari di luar negeri dan beri pak Retno 2 Milyar agar dia mau berada di pihak kita"


"Papa akan usaha kan membujuk pak Retno ma, kamu tangani Arga dulu,kalau perlu sekap dia untuk beberapa hari ini agar Arga tidak bisa membantu Mentari"


"Baiklah, serahkan urusan Arga pada mama" ucap Mia tersenyum licik

__ADS_1


"Ma....Mama....." pekik Jenny kesal


"Kenapa Jen...kamu seperti sedang berada di kebun binatang saja"


"Ma,mas Bram pergi tanpa memberitahu ku" adu Jenny


"Mungkin dia sedang ada urusan Jen,kamu tau sendiri kan Bram itu bagaimana! di hari pertunangan saja dia bisa pergi apalagi di saat yang tidak penting menurut nya,tapi bagus Bram pergi dia tidak melihat percekcokan keluarga kita jika dia tau kamu juga yang malu Jen" ucap Mia


"Tapi setidaknya hargai aku sebagai tunangan nya ma, beritahu jika ingin pergi"


"Sudah-sudah jangan di besar-besar kan,besok dia juga akan datang, sekarang hubungi kakak mu,pinta dia pulang saat ini juga,hari ini dia benar-benar membuat kekacauan besar,papa sangat marah!!!" kesal Mia


****


"Maaf ibu membangun kan kamu Tari,ada tamu di luar yang mencari mu" ucap Bu Mina


"Siapa bu??? kak Arga?" tanya Mentari cepat


"Arga??? Arga teman nya Arkan anak ibu?" tanya balik Bu Mina membuat Mentari bingung,jika Bu Mina tidak mengenalinya berarti bukan Arga.


Mentari segera bangkit dan ke kamar mandi untuk segera mencuci wajah nya,siapa gerangan pagi-pagi begini sudah mencari Mentari.


Mentari keluar dan melihat sosok lelaki yang jelas-jelas dia kenal berapa di kursi luar...


"Kak Bram" gumam nya pela

__ADS_1


"Mala!!!!" ucap Bram berdiri dan memeluk Mentari


"Kak Bram kenapa bisa di sini?" tanya Mentari


"Mal kenapa kamu tidak menghubungi ku,aku sudah mencari mu kemana-mana Mal,aku hampir gila karena kamu" Aku Bram


Mentari mendorong kecil tubuh Brama dia tau saat ini dia berstatus janda dan tidak baik berpelukan dengan lelaki yang bukan siapa-siapa bagi nya.


"Kak....maaf tidak enak dengan ibu kost nya" ucap Mentari pelan


"Maaf "


"Mal....aku ingin bicara pada mu"


"Bicara saja kak" jawab Mentari


"Tidak di sini Mal" ucap Bram


"Lalu??"


"Ikut aku" ajak Bram menarik tangan Mentari ke arah mobil nya dan semua itu di lihat jelas oleh Arkan,dia sengaja hari ini berangkat sedikit siang karena ingin sarapan bersama Mentari tapi pagi-pagi sekali Mentari sudah di bawa seseorang yang tidak dia kenal.


"Kita kemana kak?" tanya Mentari


"Ikut saja Mal,kakak tidak mungkin menyakiti mu"

__ADS_1


__ADS_2