
Mungkin ini yang sering di bilang oleh para orang tua jangan berduaan karena setan pasti ada menjadi orang ketiga di tengah-tengah mereka.
Sekuat-kuatnya Mentari dan Bram mereka hanya manusia biasanya yang memiliki nafsu.
Mentari tidak menyesali perbuatannya hanya saja dia kecewa pada dirinya sendiri yang tidak bisa menahan hawa nafsu hingga hampir saja terjadi.
"Pagi sayang" ucap Bram saat melihat Mentari keluar kamar
"Kamu masak apa kak?" tanya Mentari saat melihat Bram sedang mengaduk sesuatu di panci
"Mie instan"
"Kamu lapar?" tanya Mentari dan di anggukki Bram
"Kenapa tidak membangun kan ku"
"Aku tidak tega sayang, seperti nya kamu lelah sekali, kamu mau?" tanya Bram saat memindahkan mie nya ke dalam mangkok
"Boleh" jawab Mentari tersenyum kecil
Bram meniup Mie instan yang dia buat lalu menyuapi kekasih hati nya ini.
"Jangan pernah berhenti untuk mencintai ku kak,jujur aku takut jika kegagalan datang untuk kedua kalinya" aku Mentari setelah menghabiskan mie dalam mulut nya
"Cinta itu pahit sayang tapi akan manis jika di lalui bersama orang yang kita cintai,aku akan berusaha sekuat tenaga agar kita terus bersama" ucap Bram mengecup lembut tangan kekasihnya ini
__ADS_1
****
"Bagaimana, berhasil?" tanya Mia
"Kepala ku pusing ma,jangan menanyakan hal itu dulu" jawab Jenny kesal
"Mama hanya ingin memastikan nya saja karena kita bisa menekan Bram lagi "
"Ma,Bram bukan lelaki bodoh seperti yang kita kira,Bram tidak menyentuh ku sama sekali ma,ntah bagaimana semua nya bisa gagal dan dia menitipkan ku pada pemilik Klub"jelas Jenny
"Bodoh kamu kenapa bisa gagal"
"Ma,untung saja aku tidak di apa-apa kan oleh preman di sana"
"Kenapa semua nya bisa gagal, Mentari tidak tau di mana,kamu gagal menjebak Bram kenapa jadi begini, Persidangan sudah di depan mata,apa yang harus mama lakukan " kesal Mia
"Jika kalian tidak bisa menemukan nya saat ini setidaknya bunuh dia saat hendak masuk ke pengadilan,jangan sampai meninggal kan jejak,paham!!!" perintah Mia
Mia gelap mata karena harta,dia tidak mau harta nya jatuh pada Mentari menurut Mia ini semua milik nya tidak akan ada yang bisa merebut nya.
"Bodoh semua nya tidak ada yang becus" oceh Mia
****
"Bagaimana Ris?"
__ADS_1
"Keputusan pengadilan sudah keluar ma,aku dan Mentari sudah resmi bercerai" jawab Aris lemah
"Mentari sudah bisa di temui?"
"Belum ma,aku bahkan tidak tau keberadaan nya"
"Kenapa dia pintar sekali bersembunyi ya Ris"
"Ntah lah ma,aku pun bingung dengan situasi ini, tiba-tiba Mentari melayangkan gugatan cerai padahal aku dan Nita sudah berpisah, ingin sekali ma aku bertemu dia dan mengatakan kalau aku bersalah tapi tidak ada kesempatan" sesal Aris
"Jika Berjodoh pasti akan bertemu lagi ris"
"Mudah-mudahan ma,do'a kan yang terbaik untuk ku"
****
"Joe kenapa Bram jarang sekali kumpul ya?" tanya Danu
"Dia sedang di Jakarta dengan calon istri nya"
"Jadi benar isu yang mengatakan kalau dia sudah bertunangan"? tanya Nita penasaran
"Benar, tapi sampai saat ini Bram masih menyembunyikan semua nya, semalam aku juga sempat menghubungi nya tapi tidak di angkat terakhir berkomunikasi saat dia minta di belikan rumah setelah itu Bram sulit di hubungi"jelas Joe
"Seperti apa perempuan yang bisa mengalihkan perhatian nya itu, sampai-sampai Bram jarang masuk ke kantor" kesal Nita
__ADS_1
"Aku rasa lebih cantik dari kamu Nit" canda Joe membuat Nita bertambah kesal.