
"Aku ingin bertemu kamu dan Mentari" ucap Arga pada Bram melalui sambungan telepon
"Maaf Ga,aku sedang di perjalanan ingin pulang ke Semarang"
"Kamu meninggalkan Mentari sendirian di sini Bram??" tanya Arga terkejut
"Tidak,,aku membawa nya pulang ke Semarang"
"Lebih baik begitu Bram karena saat ini Mentari dalam bahaya,aku akan terus cari bukti nya Bram, tolong jaga Mentari aku titip dia padamu saat ini jangan biarkan Mentari sendirian saat ini Bram"
"Iya, tenang saja Ga,aku akan menjaga Mentari dengan baik"jawab Bram lalu menutup ponselnya
Arga sebenarnya ingin membuktikan hubungan dia dan Mentari tapi saat ini bukan itu yang terpenting seperti nya bukti jati diri Mentari yang harus dia selesaikan terlebih dahulu karena jika memang dia dan Mentari kakak Adik jelas semua harta ini milik dia dan Mentari.
"Siapa kak?" tanya Mentari
"Arga"
"Kak Arga! apa ada kabar dari kak Arga?"
__ADS_1
"Belum dia hanya ingin aku menyembunyikan kamu karena kamu dalam bahaya saat ini Mal"
"Aku sudah yakin pasti paman Harja tidak akan tinggal diam karena kehadiran ku secara mendadak,aku tau kak kalau paman Harja tak menginginkan aku,dia pasti takut jika harta itu akan aku rebut kembali"
"Tidak akan ada yang berani menyakiti mu selagi ada aku Mal,aku juga sudah meminta lowyer ku untuk mengurus semua nya,hanya perlu bukti saja kalau kamu itu memang benar anak dari pak Deni jika semua nya sudah terbukti aku yang akan maju untuk menyelesaikan nya" ujar Bram menyakinkan Mentari.
"Terimakasih kak, terimakasih untuk kebaikan mu"
"Mal,kamu tau bukan bagaimana perasaan ku pada mu, tolong jangan kecewakan aku" pinta Bram dan diangguki Mentari pelan
****
"Apa kamu yakin Kan? Mentari janda lo"
"Ntah kenapa pertemuan pertama aku menyukainya ma,Mentari keibuan,aku suka" jawab Arkan jujur membuat mama nya tersenyum kecil,dia juga menyukai Mentari dari awal mereka bertemu.
"Setelah Mentari kembali ibu akan lamar dia untuk kamu Kan,ibu yakin Mentari mau karena dia juga tidak ada tempat mengadu lagi, Mentari perempuan yang malang di campakan oleh keluarga dan suami nya" jelas Mama Arkan
"Ya ma,awal melihat nya aku kasihan tapi makin kesini aku makin menyukai sifat ramah nya"aku Arkan
__ADS_1
Mentari memang ramah pada siapa saja.
****
"Tumben kamu pulang Ris?"
"Aku dan Nita sudah bercerai dengan Nita bu"
"Bercerai!!! kamu ini kenapa Ris, dengan Mentari tidak betah dan sekarang Nita tidak cocok,apa kamu mau gonta-ganti istri seperti ini terus"
"Bu, aku ingin kembali pada Mentari, sampai detik ini dia belum mengajukan berkas perceraian kamu,itu artinya Mentari masih mengharap kan ku bu" jelas Aris
"Terserah kamu saja Ris,ibu sudah capek mengurusi mu"
"Tidak masalah kamu kembali pada Mentari mas, aku akan melahirkan jadi biar Mentari yang mengurus semua keperluan ku nanti" sahut Laila
"Iya Mas,aku juga kerepotan tidak ada Mentari, selama ini dia yang selalu mengurusi keperluan di rumah ini" ujar Inayah
"Mas akan cari Mentari mungkin saja dia kembali ke panti, pasti dia mau jika di ajak kembali kerumah ini secara lebih enak tinggal di rumah dari pada panti, apalagi dia tidak memiliki pekerjaan lagi" jelas Aris dan diangguki ibu nya
__ADS_1