Mentari Tanpa Sinar

Mentari Tanpa Sinar
Marah


__ADS_3

"Bram apa-apa an kamu membatalkan sepihak saja,jangan buat malu papa Bram? temui pak Harja kembali minta maaf kepada nya dan Jenny" marah pak Dhika


"Pa,aku bisa jelaskan semua nya, tapi nanti tidak sekarang,aku masih ada pekerjaan pa"


"Pulang kamu!!" bentak pak Dhika melalui sambungan telepon nya


"Pa, beri aku waktu dulu"


"Pulang,atau papa yang susul kesana"ancam pak Dhika tapi tak membuat Bram takut


"Papa diam kan kamu justru semakin ngelunjak ya sekarang, sudah merasa hebat" kesal nya


Bram menutup ponselnya dia tidak ingin berdebat dengan Papa nya saat ini karena hanya akan membuat fokus nya berantakan.


****


"Apa kehebatan nya hingga bisa memutuskan mu begitu saja,papa akan tuntut dia!" kesal pak Harja


"Pa,kak Arga bersama Bram saat ini" adu Jenny membuat Pak Harja terkejut


"Jadi Arga meminta bantuan pada Bram, kenapa Bram mau membantu Arga" gumam pak Harja sedikit bingung

__ADS_1


"Papa sudah hubungi keluarga Bram,jika memang mereka bertahan tidak mau melangsungkan pernikahan ini papa akan tuntut Dhika"


"Bagaimana cara nya pa?" tanya Mia yang juga ikut kesal


"Papa sedang pikirkan ma,saat ini otak papa sedang buntu karena apapun yang kita kerjakan tidak ada yang berhasil"


"Perusahaan bagaimana pa?" tanya Mia


"Untuk sementara waktu di tutup ma karena masih dalam perebutan dan itu untuk menjadi barang bukti nanti nya"


"Kenapa secepat ini ya pa" keluh nya


***


"Sayang, apapun yang terjadi jangan pernah pergi ya,jangan pernah meninggalkan ku meskipun aku tak punya apa-apa nanti" pinta Bram menggenggam tangan Mentari


"Kak, terimakasih untuk perjuangan mu pada ku kak,aku janji apapun yang terjadi ke depan nya kita tidak akan terpisahkan kecuali maut" jawab Mentari


Bram mencium tangan kekasihnya ini,Andai saja saat dia kembali Mentari belum menikah sudah pasti dia akan mengenalkan Mentari lebih dulu pada keluarga nya tapi kini berbeda cerita, status janda Mentari akan di pertanyakan keluarga nya apalagi sudah ada Jenny yang pernah masuk di dalam keluarga.


"Pulang saja dulu kak,aku bisa tinggal bersama kak Arga di sini"

__ADS_1


"Tidak,kita pulang dan pergi harus tetap bersama" tegas Bram


***


"Anak mu itu buat malu ma" kesal papa Bram


"Dia memutuskan sepihak pertunangan itu"


"Pa, tunggu Bram pulang, mungkin dia ada alasan untuk itu,papa tidak boleh menghakimi Bram pa"


"Tapi apa alasannya ma,mama tau sendiri kan keluarga pak Harja cukup terkenal dan terpandang, bisnis nya di mana-mana dan sekarang Bram memutuskan Jenny dengan alasan tidak cinta,apa itu masuk akan???"


"Pa,,kalau Bram memang tidak cinta mau bagaimana lagi,kita tidak bisa memaksa kan nya bukan karena memang Bram yang akan menjalani pernikahan ini bukan kita"terang bu Azizah


"Papa tau ma,tapi apa salahnya mencoba dulu,toh cinta bisa datang belakangan bukan"


"Lalu jika tidak berhasil papa mau Bram jadi duda begitu, pendek sekali pemikiran papa jika tidak cocok bisa berpisah begitu saja"


"Ma-"


"Sudah lah pa,jangan di paksa jika papa terus begini papa akan kehilangan mama dan Bram" tegas Bu Azizah membuat Papa Bram diam seketika.

__ADS_1


"Kamu selalu saja membela dia" kesal nya lalu pergi,bu Azizah memang tak suka jika suaminya terlalu memaksa kan kehendak karena dia hanya punya Bram jika Bram pergi meninggalkan nya karena di paksa apa yang akan di perbuat.


__ADS_2