Mentari Tanpa Sinar

Mentari Tanpa Sinar
masalah


__ADS_3

"Om...jangan berkilah lagi, semua bukti sudah aku siapkan dan sekarang tolong om selesai kan masalah ini" ujar Arga memberikan salinan nya pada Retno sang pengacara


"Jika om masih memihak pada papa berarti om menggali lubang sendiri karena papa berada di jalan yang salah saat ini om, semua ini milik Mentari bukan papa" lanjut Arga


"Apa kamu siap untuk kehilangan harta mu Ga?" tanya pak Retno serius


"Tidak masalah om jika memang itu hak Mentari,aku siap!!" jawab Arga santai membuat pak Retno mengangguk kecil


"Saya akan meminta secara baik-baik pada pak Harja tapi jika memang dia tidak mau memberikan nya terpaksa dengan menempuh jalur hukum,calon ipar mu juga sudah menemui ku tempo hari meminta kasus ini di selesaikan"jelas pak Retno lagi


"Saya harap om tidak berpihak pada yang salah om,saya ingin semua nya segera di selesaikan karena masih ada yang harus saya selesaikan setelah ini" ucap Arga tegas


"Baiklah saya akan segera urus permasalahan ini secepatnya"


****

__ADS_1


"Bram,pak Harja meminta kamu dan Jenny untuk segera melangsungkan pernikahan kalian kalau bisa dalam bukan ini" ucap papa Bram


"Pa...aku belum siap jika harus menikah sekarang,masih banyak yang harus aku selesaikan kan pa" tolak Bram cepat


"Bram ingat usia mu sudah berapa,papa dan mama butuh penerus dan Jenny lah yang pantas mendampingi mu Bram, jenny dari kalangan berada keluarga terhormat dan terpelajar tidak ada alasan untuk menolak Jenny,Bram. dia perempuan baik" oceh papa Bram


"Pa... banyak hal yang belum papa tau dari calon besan papa itu,banyak hal yang masih banyak mereka tutupi pa,jangan menilai seseorang dari luarnya saja cari tau sampai ke akar nya pa jangan nanti jadi penyesalan" ucap Bram ketus


"Apa maksudmu Bram,kamu ingin mencari kesalahan keluarga Pak Harja,jangan bodoh Bram mereka Keluarga terpandang dan pebisnis hebat, tidak akan kesempatan untuk kedua kalinya Bram"


"Pa,,papa cari tau dulu perusahaan mereka,asal mula nya dan papa juga harus cari tau dari mana asal kekayaan mereka setelah papa tau jangan papa menyesal sudah menjodohkan ku dengan anak nya" jawab Bram dingin lalu meninggalkan papa nya yang terlihat kesal.


***


"Surat dari pengadilan bu,Mentari sudah memasukkan gugatan perceraian nya"

__ADS_1


"Masih ada mediasi Ris,kamu bisa membujuk Mentari untuk kembali ke sini"


"Tapi bu-"


"Kemarin kan Mentari tau nya kamu dan Nita menikah dan sekarang kalian sudah bercerai,kamu dan Mentari bisa memperbaiki semua nya Ris,kamu minta maaf saja pada Mentari pasti dia luluh Ris,kamu tau sendiri kan kalau dia mencintai mu, karena Nita saja dia mau bercerai sedangkan kamu dan Nita sudah berpisah,ibu yakin sekali kalian akan bisa kembali lagi" jelas Ibu Aris


"Iya bu,, rencana ku juga begitu aku harus bicara pada Mentari aku akan minta dia kembali lagi bu, semoga saja mentari mau ya bu,aku mengakui kesalahan ku pada nya bu" ujar Aris dan diangguki Ibu nya setuju


***


"Kalau sibuk jangan ke sini kak"


Bram memeluk tubuh Mentari dari belakang


"Kak,nggak enak kalau bik Sur lihat"

__ADS_1


"Tapi aku tidak mau lepas sayang,aku tetap mau begini dulu" rengek Bram membuat Mentari tak ada pilihan lain lagi mau tak mau dia membiarkan Bram memeluk nya.


"Aku buat kan teh dulu ya,nanti aku temani makan malam" ujar Mentari lagi dan di anggukki Bram patuh, meski sesibuk apapun Bram akan menyempatkan diri nya untuk bertemu Mentari meskipun hanya satu-dua jam saja.


__ADS_2