Mentari Tanpa Sinar

Mentari Tanpa Sinar
kabur


__ADS_3

"Cepat bawa aku dari sini Bram" pinta Arga membuat Bram bingung


"Kenapa Ga?"


"Bawa aku sebelum ada yang tau keberadaan kita"


Arga membawa Bram ke arah mobil nya


"Kak Arga"


"Mala"


"Bagaimana kabar kakak?" tanya Mentari langsung memeluk lelaki yang dia yakini kakak kandung nya ini


"Mal,kamu dalam bahaya"


"Masuk dulu Ga" ajak Bram cepat


Bram segera menyalakan mesin mobil lalu melaju kencang.


"Aku tau itu kak, keluarga mu-"


"Bukan !!! mereka bukan keluarga ku Mal,aku di ambil dan mereka tukar dengan anak yang sudah mati,kita kakak adik Mal"jelas Arga membuat Mentari terdiam kaku,benar dugaan nya selama ini mereka kakak adik karena rasa nyaman nya bersama Arga berbeda dari rasa nyaman biasa.


****

__ADS_1


"Pa....cepat pulang,Arga kabur" ujar Mia melalui ponsel nya


"Jenny kemana dia?"


"Siapa ma?"Tanya Jenny pura-pura tidak tau


"Arga!!!"


"Bukan nya kak Arga di dalam ma" jawab Jenny gugup


"Kalau ada tidak mungkin mama memanggil mu"


"Cepat cari Arga perintah Mia pada orang suruhan nya.


****


"Kalian tinggal di sini?" tanya Arga


"Jangan salah paham dulu ga, apartemen ku ada di sebelah" jawab Bram cepat


Arga menatap Mentari dan Bram bergantian membuat Mentari bingung


"Dari mana kalian bisa kenal dan sedekat ini,bukan nya kamu dan Jenny-"


"Cerita nya panjang kak" potong Mentari

__ADS_1


"Cerita agar aku tidak salah paham " pinta Arga


Mentari mulai bercerita dari dia bertemu Bram dan mereka berpisah, Mentari juga bercerita kalau dia Janda hal tersebut membuat Arga kaget karena dia memang belum tau status jelas Mentari dan akhirnya Mentari jujur kalau dia dan Bram menjalin hubungan.


"Lalu Jenny?"


"Aku tidak pernah mencintai Jenny ga,pak Harja yang terus mendesak keluarga ku untuk perjodohan, karena saat itu Mentari sudah menikah akhir nya aku menerima perjodohan"


"Dan sekarang Mentari janda kamu meninggal kan Jenny?"tanya Arga ketus, bagaimana pun Arga tak menyukai cara Bram yang sudah membuat Jenny kecewa


"Ga, cinta tak bisa di paksakan,aku mencintai Mentari dari kecil, tolong mengerti"


"Bukan begitu Bram,aku minta kamu jujur agar Jenny tak berharap banyak dari mu"


"Jika aku jujur kamu tidak akan bisa lepar dari keluarga mereka ga,kamu tidak akan bisa bertemu Mentari saat ini, terkadang untuk menyelamatkan seseorang memang harus ada yang tersakiti" jelas Bram


"Oke aku salah untuk ini tapi jujur aku tidak bisa meninggalkan Mentari lagi,cukup sudah kami berpisah dulu,cukup sudah dia menderita ga, tidak dengan sekarang " tegas Bram membuat Arga terdiam,Arga berpikir sejenak kalau Bram benar-benar mencintai adik nya ini tapi dia juga tidak enak pada Jenny yang sudah menyelamatkan nya.


"Ga.... ingat keluarga Harja jahat,dia yang sudah menyiksa Mentari hingga hidup terlunta-lunta di kota orang"


"Kak,,aku mencintai kak Bram, tolong jangan minta kami berpisah" sahut Mentari pelan membuat Arga tak bisa berbuat apa-apa, bagaimana pun juga dia harus menjaga Mentari saat ini hanya Mentari satu-satunya keluarga yang dia punya.


"Aku titip Mentari Bram" ucap nya pelan membuat Mentari tersenyum kecil


"Kita akan tetap sama-sama Ga,aku akan berusaha merebut kembali hak kalian dan kita akan beri pelajaran untuk Harja" jawab Bram dan diangguki Arga setuju.

__ADS_1


__ADS_2