Mentari Tanpa Sinar

Mentari Tanpa Sinar
Jatuh talak


__ADS_3

Beberapa hari ini Arga terus mencari informasi yang bisa di dapat kan,puas bongkar membongkar diruang kerja papa nya Arga berpindah ke dalam kamar orang tua nya, sebelum nya Cctv rumah sudah di matikan oleh Arga agar tak ada yang curiga pada nya.


"Di mana,,di mana kau berkas" oceh Arga


"Kenapa bisa sejauh ini di sembunyikan nya"


Arga terus bongkar membongkar lemari hingga di menemukan Map Merah di laci paling bawah,Arga segera membuka nya dan menemukan beberapa lembar kertas Akta kelahiran dirinya,lalu menemukan surat Adopsi,Arga bingung surat Adopsi siapa ini,di bongkar nya lagi beberapa lembaran Kertas Arga menemukan Surat keterangan melahirkan di rumah sakit XX.


"Mungkin di rumah sakit ini aku di lahir kan" pikir Arga


Arga mengalihkan perhatian nya pada Surat Adopsi tadi dan membaca dengan teliti ternyata tertulis jelas Nama nya di sana,apa dia anak ambil pikir Arga,jika dia anak Ambil anak siapa dia,dan kenapa dia di adopsi keluarga ini apa maksud semua ini.


Arga mengambil map berwarna merah itu lalu keluar dari kamar orang tua nya...


Siapa diri nya selama ini pikir Arga


****


"Kak,apa sudah ada kabar dari kak Arga?"

__ADS_1


"Belum,Arga tidak bisa di hubungi Mal,aku juga sudah berusaha menghubungi Jenny tapi dia bilang Arga sibuk" jawab Bram


"Bagaimana dengan kerja kakak di Semarang?"


Brama menghela nafas panjang sebenarnya banyak pekerjaan yang harus di selesaikan di sana tapi dia juga tidak bisa meninggalkan Mala di sini sendirian apalagi saat ini Arga tidak bisa di andalkan nya.


"Kalau kakak mau pulang dulu silahkan,biar aku menunggu di sini saja"


"Kakak tidak bisa Mal,kakak tidak meninggalkan kamu sendiri,jujur kakak khawatir " aku Bram


"Lalu bagaimana?"


Mentari nampak berpikir sejenak, apa memang dia harus ikut kembali ke Semarang? jika ia dia harus mengurus perceraian nya dan Aris, Mentari sudah berpikir jika pernikahan nya dan Aris memang sudah berakhir dan saat nya dia Move on bersama Bram cinta masa kecil nya.


Mentari mengangguk kan kepala nya pelan


"Besok kita pulang kak" ujar nya membuat Bram tersenyum kecil


"Tapi di mana aku tinggal?" tanya Mentari

__ADS_1


"Kakak akan carikan kamu rumah mal,kamu tidak perlu takut kakak tidak akan meninggalkan mu"


Mentari lagi-lagi hanya mengangguk kan kepala nya pelan.


****


"Terserah...... aku ikuti mau mu Nit,aku juga sudah muak dengan semua ini" kesal Aris


"Oke...kalau begitu akan aku urus semua perceraian nya"


"Kenapa harus di urus kita hanya menikah siri, tidak perlu ke pengadilan,kita bisa pergi masing-masing "jawab Aris mulai emosi


"Kalau begitu ceraikan aku sekarang"tantang Nita


"Kalau memang itu permintaan mu akan ku ceraikan kamu"Aris menarik tangan Nita keluar rumah untuk mencari saksi


"Lepas!!"


"Bu,saya minta ibu menjadi saksi untuk jatuh nya talak saya pada Nita,mulai detik ini dia bukan istri saya lagi,saya jatuhkan talak 1 pada nya"

__ADS_1


Nita terdiam tubuh nya membeku dia pikir Aris hanya main-main saja dengan ucapan nya tapi ternyata serius,apa Aris ingin kembali pada Mentari pikir Nita karena memang beberapa hari ini dia selalu membandingkan Nita dengan Mentari.


__ADS_2