Mentari Tanpa Sinar

Mentari Tanpa Sinar
Meminta mentari


__ADS_3

"Bapak dan ibu bisa kembali dalam dua Minggu lagi untuk mengetahui hasil nya"ujar sang dokter dan di anggukki Mentari pelan


"Bagaimana jika kecurigaan kak Arga benar kak,aku dan dia kakak adik kandung,apa yang harus kami lakukan?" ucap Mentari


"Bagus"


"Bagus apanya?" tanya Mentari bingung


"Jika memang terbukti kalian kakak adik kandung pasti Arga tidak akan marah jika kita menikah dan aku meninggalkan Jenny" jawab Bram santai


"Sayang, bagaimana pun juga yang sedarah pasti akan di bela,jika kalian tidak kakak adik otomatis Arga akan marah jika aku menikahi mu, Jenny adik nya! sekasihan apa pun dia pada mu dia akan lebih sayang pada Jenny,itu sudah hukum alam sayang " jelas Bram dan diangguki Mentari setuju


"Semoga saja ini jalan untuk menuju halal kita ya,kamu juga jangan patah semangat,kita berjuang bersama, apapun yang terjadi kedepannya aku harap kamu kuat" pinta Bram


"Jujur aku masih bingung dengan semua ini kak,aku tidak pernah tau kalau aku memiliki kakak karena selama aku hidup bersama papa dan mama tidak ada obrolan mengenai kak Arga,dan kenapa bisa Kak Arga ada pada om Harja saat ini" ucap Mentari


"Kita harus temui kak Arga kak? aku harus tanyakan semua ini pada nya"


"Sayang,aku yakin saat ini Arga sedang di sekap oleh keluarga Harja, lebih baik kita selesaikan dulu permasalahan kamu satu persatu, pak Retno yang harus kita temui terlebih dahulu, jika kita temui Arga aku tidak yakin kita bisa bebas sekarang, pasti Pak Harja mengincar kamu,jika aku ada di sebelah mu otomatis pak Harja akan mendesak papa untuk menikahkan ku pada Jenny,apa kamu mau?" jelas Bram sedikit menggoda Mentari


"Memang nya kamu mau!!" ketus Mentari

__ADS_1


"Ya nggak lah"


"Lalu kenapa bertanya"kesal Mentari


Bram hanya menggaruk kepalanya yang tidak gatal sambil tersenyum kecil.


"Apa yang harus kita lakukan kak?" tanya Mentari bertambah bingung


"Kita temui pengacara ku,minta dia mengusut tuntas perkara ini, kamu jangan keluar sembarangan dulu sayang, pasti pak Harja ingin tau keberadaan mu" terang Bram


"Aku akan mencoba meneror pak Harja agar dia panik sendiri"


"Apa tidak berbahaya kak?"


"Gombal "cebik Mentari membuat Bram gemas


***


"Saya ingin bertemu langsung dengan Mentari" ujar Aris tak terima jika dia dan Mentari akan berpisah


"Ibu Mentari sudah mempercayakan saya sebagai kuasa hukum nya jadi saya yang mengurus semua nya" ucap Sang pengacara membuat Aris geram

__ADS_1


"Bagaimana mungkin Mentari bisa menyewa pengacara,kerja apa dia sekarang?" batin Aris


"Apapun keputusan Mentari saya harap bapak menerima nya, karena selama ini juga bapak dan klien saya sudah lama berpisah bahkan bapak sudah menikah lagi"


Aris mengepalkan tangannya seolah dirinya tersudut saat ini,dia bingung bagaimana cara bertemu Mentari dia ingin meminta maaf dan kembali pada perempuan itu.


****


"Ma,bisa kah mama membujuk Mentari untuk tinggal di sini lagi" pinta Arkan


"Kamu benar menyukai nya?"


"Jika Mentari mau aku akan melamarnya ma"


"Nanti mama akan coba hubungi Mentari dan mengatakan kalau kamu meminta nya untuk menjadi istri, ta'aruf juga tidak masalah Kan yang penting jelas" ucap Bu Mina


"Aku curiga pada tunangan Jenny itu ma,kenapa dia bisa menemani Mentari"


"Mereka sama-sama dari Semarang kan mungkin saja mereka masih saudara"sahut bu Mina


"Bukan nya Mentari cerita kalau dia tidak punya saudara pada mama,dia tinggal di panti sedangkan tunangan Jenny yang aku tau berasal dari keluarga kaya raya"

__ADS_1


"Mama juga tidak tau jelas nya,nanti mama coba untuk menanyakan pada Mentari langsung ya"


"Jika memang Mentari bersedia aku yang akan mengurus semua nya ma, apalagi dia dan Arga masih sepupu pasti Arga akan menyetujui nya" ucap Arkan dan di anggukki Bu Mina setuju.


__ADS_2