Mentari Tanpa Sinar

Mentari Tanpa Sinar
cerita Bram


__ADS_3

"Ini makan sore kak bukan siang lagi" oceh Mentari sedikit lemah


"Maaf sayang, habisnya kamu seksi sekali buat aku nggak bisa nahan" jawab Bram tersenyum kecil


"Mas aku mau tidur dulu ya,jangan di ganggu lagi, tubuh ku mau remuk semua" ucap nya segera bangkit dan menuju ranjang king size yang ada di ruangan tersebut.


Tak perlu waktu lama Mentari sudah terlelap dalam mimpi indah nya.


Kali ini Bram tidak ingin mengganggu istri nya lagi dia benar-benar memberikan Mentari waktu istirahat.


Bram mengecup kening Mentari lalu segera pergi karena hari sudah semakin sore.


****


"Mau pesan apa?" tanya Joe


"Kaya biasa aja Joe,gue nggak lama"


"Yang pengantin baru nggak mau lama-lama" goda Danu

__ADS_1


"Langsung ke inti cerita deh,kok bisa loe nikah sama mantan nya Aris?" tanya Joe tanpa basa-basi


"Mentari perempuan yang pertama kali buat gue jatuh cinta Jo" jawab Bram


"Saat kita ketemu di rumah Aris"


"Bukan!!! Gue sama Mentari sudah kenal lama dari dia di panti dulu,masih kecil banget malahan,gue mau baru tamat SMA,gue mau kuliah ke luar negri kan sesuai permintaan bokap mau gue lamar Mentari pasti bokap nggak ngijini apalagi Mentari juga masih SMP kalau nggak salah,gue pikir cuma sekedar cinta Monyet awalnya tapi selama gue di luar Negri gue nggak bisa ngelupain dia,gue semangat kuliah biar cepat kelar pulang ke Indonesia dan langsung lamar dia karena dia udah tamat SMA pasti nya tapi pas gue nyari dia udah nggak di panti lagi,ibu panti bilang dia udah nikah tapi nggak mau kasih alamat nya dan akhirnya ketemu lah du rumah Aris Waktu itu" cerita Bram


Cerita Bram terputus saat sang pelayan meletakkan pesanan mereka.


"Loe yang ganggu pernikahan Aris dan Mentari kalau begitu Bram" tuduh Joe


"Nggak,jangan sembarang bicara loe,gue udah berusaha ikhlas kan Mentari karena dia udah jadi istri Aris,terus gue malahan tunangan sama Jenny perempuan Jakarta yang di jodohkan bokap gue,loe tau kan?"


"Tapi setelah gue tunangan gue denger Aris nikah sama Nita dan Mentari di madu,ya gue nggak terima lah secara gue masih cinta" aku Bram


"Terus loe cari Mentari?" tanya Danu dan di jawab gelengan lagi oleh Bram


"Gue ketemu sama dia di Jakarta,Mentari pergi dari Semarang untuk mengungkapkan kehidupan nya yang sesungguhnya"

__ADS_1


"Maksud nya?" tanya Danu tidak mengerti


"Mentari di buang ke panti oleh Paman nya yang kebetulan papa nya tunangan gue si Jenny, Mentari anak orang kaya harta nya di kuasai oleh paman nya jadi Gue berusaha bantu dia rebut kembali tu harta sampai akhir nya kini dapat lagi di tangan dia dan kakak nya Arga"


"Jadi ceritanya loe nolong minta pamrih nih?" Sindir Joe


"Sambil menyelam minum air Joe, apalagi kami masih saling cinta,dan akhirnya menikah deh" jawab Bram terkekeh


"Tapi gue sempat pangling Bro sama bini loe,gila cantik banget " puji Joe


"Iya,dulu sewaktu sama Aris nggak begitu" sahut Danu sambil menyesap minuman nya


"Ya gue rawat lah, bahkan gue bikin rapet lagi,nggak mau gue sembarang untuk dia,Mentari itu bagaikan berlian buat gue nggak sembarang orang bisa mendekat,Gue nggak mau kecolongan lah"


"Gue salut sama loe Bram, semoga rumah tangga kalian awet" ujar Danu


"Amiin...."


"Tapi Aris kelihatan banget frustasi nya bro" lanjut Danu

__ADS_1


"Ya mau bagaimana lagi Dan,gue dan Mentari saling cinta,gue nggak pernah rebut dia dari Aris tapi Aris sendiri yang menyia-nyiakan Mentari dan berakhir di tangan gue"jawab Bram tanpa merasa berdosa


"Ya, menurut gue Bram benar Dan, mereka sama-sama cinta, Aris harus ikhlas kan itu" jawab Joe dan diangguki Bram setuju.


__ADS_2