Mentari Tanpa Sinar

Mentari Tanpa Sinar
cinta


__ADS_3

"Aku sudah menemukan nya Bram" ucap Arga


"Jangan gegabah Ga, duplikat kan surat itu baru kamu temui pak Retno" ujar Bram


"Kamu kapan kembali,aku butuh Mentari"


"Untuk apa?"


"Ada fakta baru yang harus aku bongkar Bram aku butuh Mentari dalam hal ini"


"Nanti akan aku kabari Mentari Ga,tapi saat ini kami baru saja sampai di Semarang dan butuh istirahat"


"Kamu dan Mentari-"


"Tidak! Mentari tinggal di rumah ku yang lain sedangkan aku di rumah orang tua ku" potong Bram cepat,dia tak ingin Arga justru menghancurkan semua yang dia sudah susun rapi hanya karena dia tunangan Jenny adik Arga.


"Bagus lah,aku titip Mentari Bram,jika kalian sudah bisa kembali ke Semarang kabari aku segera"


"Oke, nanti aku akan hubungi pihak pengacara ku untuk menemui mu membantu menyelesaikan permasalah ini"


"Terimakasih Bram atas bantuannya" Ujar Arga menutup ponselnya


***


"Bram dari mana saja kamu nak,mama sudah berulang kali menghubungi mu tapi tidak ada jawaban" kesal bu Azizah

__ADS_1


"Ma aku sedang ada urusan penting" jawab Bram lembut


"Apa ada yang lebih penting dari Jenny Bram,jangan buat malu keluarga kamu" ketus papa Bram


"Pa-"


"Bram pernikahan mu dan Jenny akan semakin dekat jadi tidak ada yang bisa membatalkan nya,papa harus kamu harus bisa menerima semua ini Bram ini juga untuk kepentingan mu"potong papa Bram


Bram hanya diam saja, sekarang dia juga harus bergerak cepat membuktikan kalau keluar Pak Harja adalah keluarga kriminal, semua harta milik Mentari bukan keluarga mereka.


"Bram" panggil mama nya tapi Bram hanya pergi berlalu di tak ingin ada keributan lagi, fokus nya saat ini untuk Mentari.


"Ini karena kamu ma yang selalu memanjakan nya"


"Tapi aku mau nya keluarga pak Harja jadi besan kita ma,Agar aku bisa mengembangkan bisnis ku di Jakarta kamu tau kan kalau keluar mereka cukup terpandang dan kaya raya"


"Terserah lah pa,mama lelah" kesal bu Azizah juga


***


"Kenapa kalian bercerai Nit?" tanya Lia


"Aku dan Aris tidak pernah cocok Li,dia selalu mengekang ku" jawab Nita kesal


"Tapi bukan nya Aris cinta pertama mu?"

__ADS_1


"Benar,tapi awalnya aku ingin mengejar Bram tapi Bram tak ada respon pada ku, hingga aku memutuskan untuk bermain-main dengan Aris,aku tidak tau Li kalau malah malam itu kami di grebek warga dan berakhir dengan menikah" jelas Nita


"Kamu tau kalau ibu nya Aris itu cerewet, dia tidak bisa jadi mertua yang manis, selalu saja terjadi keributan di rumah hingga dia mengusir kami,jika aku tau saat itu Aris sudah menikah sudah pasti aku mundur dan akan memperjuangkan cinta ku pada Bram" lanjut nya lagi


"Brama!!! kamu menyukai Brama ,Nit?" tanya Joe dan di anggukki Nita pelan


"Aku juga yakin Bram menyimpan rasa yang sama Joe hanya saja dia tidak enak pada Aris, buktinya dia langsung menerima ku sebagai karyawan nya tanpa melalui test padahal itu perusahaan besar lo Li,apa coba kalau bukan karena ada rasa"


"Rasa teman non,bukan rasa cinta" potong Joe


"Tidak mungkin Joe,Bram juga perhatian terhadap pekerjaan ku, semalam juga aku sudah menghubungi nya kalau mengatakan aku dan Aris bercerai"


"Apa tanggapan nya?" tanya Joe penasaran


"Belum ada jawaban mungkin Bram lagi sibuk di Jakarta hingga chat ku belum di buka nya"


Joe tertawa kecil mendengar penjelasan Nita.


"Bram sudah bertunangan Nit di Jakarta" jawab Joe dan saat ini dia membawa tunangan nya ke mari,dia membelikan satu rumah besar untuk dirinya dan calon istri nya itu"


"Jangan ngarang kamu Joe,kamu pikir aku percaya" tepis Nita


"Terserah kamu mau percaya atau tidak yang jelas itu lah kenyataan nya"jawab Joe santai


Nita mengepalkan tangannya dia tak terima dengan penjelasan Joe.

__ADS_1


__ADS_2