
Marsya saat ini sudah di pindahkan ke ruang rawat VVIP, atas permintaan Gilang.
“Selamat ya Non.” Kata Bibi sambil menghampiri Marsya yang saat itu tengah berbaring di ranjang rumah sakit.
“Iya, terima kasih Bi.” Balas Marsya sambil tersenyum.
Sementara Gilang saat itu sedang berada di luar, mengambil beberapa barang bayi untuk di berikan pada perawat yang sedang membersihkan bayi mereka.
Tidak berapa lama Gilang masuk ke dalam dengan tas besar milik Marsya dan satu tas kecil di tangannya.
“Mas, dimana baby nya?” Tanya Marsya saat melihat Gilang datang tanpa anak mereka.
“Masih sementara di bersihkan sayang, sebentar susternya yang akan membawanya kemari.” Jawab Gilang.
Pandangan Marsya tertuju pada satu tas besar yang Gilang bawa, ya itu tas milik Marsya yang sudah ia siapkan untuk pergi nanti.
Marsya kembali mengalihkan pandangan nya pada Gilang, terlihat tatapan sendu di sana.
Hanya Marsya yang tahu apa arti tatapan itu.
***
Setelah meletakkan tas-tas itu di sudut ruangan, Gilang kembali berjalan menghampiri Marsya. Sementara Bibi kembali duduk pada sofa yang ada di ruangan itu.
“Apa masih sakit?” Tanya Gilang lembut sambil mengelus kepala Marsya.
Dengan senyum tipis Marsya menjawab “Sedikit mas.”
Gilang lalu meraih Marsya dalam dekapannya, memeluk wanita itu erat seperti ingin menyalurkan rasa bahagianya pada istrinya itu.
“Terima kasih Sya.” Hanya itu yang dapat Gilang ucapkan sebagai wujud rasa bahagianya pada Marsya.
__ADS_1
Marsya hanya tersenyum, tapi di dalam lubuk hatinya ada rasa sakit yang muncul.
Aku harus kuat. Ucap Marsya menyemangati dirinya dalam hati.
Bibi yang melihat adegan mesra itu dari jauh, hanya dapat tersenyum haru. Ia tahu perjuangan Marsya selama ini saat-saat dimana Tuannya itu masih kasar dan dingin pada istrinya.
Semoga kalian selalu di beri kebahagian dalam berumah tangga lewat anak yang telah hadir di antara kalian. Batin Bi Suci.
Sementara Marsya yang berada dalam pelukan Gilang, sedang menikmati sisa-sisa waktu mereka bersama.
Ini mungkin pelukan terakhir yang bisa aku rasakan darimu mas.
Aku berdoa, semoga wanita yang akan kamu pilih nanti bisa menerima anak kita dengan baik, semoga wanita itu bisa memberikan kasih sayangnya dengan tulus pada anak kita. Hiks …
Meskipun rasanya berat melepaskan anak ku bersama wanita lain, tapi aku ikhlas mas.
Air mata itu tidak bisa di bendung lagi, runtuh sudah pertahanan Marsya.
Gilang yang merasa pakaiannya basah pun mengalihkan perhatiannya pada Marsya.
Saat Gilang ingin melepaskan pelukannya, Marsya menahannya.
“Tetap seperti ini mas, aku ingin memelukmu sebentar.” Ucap Marsya di iringi dengan isakan.
Gilang sungguh bingung dengan kelakuan Marsya saat ini.
“Hey, ada apa? Kenapa kamu menangis?” Tanya Gilang lagi.
“Aku hanya sedang merasa bahagia mas.” Bohong Marsya.
“Bahagia?” Beo Gilang.
__ADS_1
“Ya, aku bahagia karena anak kita lahir dengan selamat.” Sahut Marsya sambil melepaskan pelukannya dari Gilang.
Refleks Gilang menghapus air mata yang tersisa di mata Marsya.
“Sudah, jangan menangis lagi.” Ucap Gilang lembut. Marsya pun hanya menganggukan kepala.
Tidak berselang lama, pintu kembali di buka.
Terlihat seorang perawat yang datang dengan seorang bayi di gendongannya.
“Ini Bu anaknya.” Ujar perawat sambil menyodorkan bayi itu untuk Marsya gendong.
Dengan sigap Marsya menerimanya dengan senyum merekah di bibirnya.
Setelah perawat itu pamit keluar, Gilang kembali mendudukkan dirinya di sebelah Marsya untuk melihat anak mereka.
“Sesuai permintaan mu, anak ini akan kita beri nama ‘KENWARD BASKARA’. Bagaimana?” Tanya Gilang pada Marsya.
“Iya mas, terima kasih.” Balas Marsya senang.
Mereka pun bergantian menciumi baby Ken, sambil pandangan mereka memperhatikan setiap lekuk wajah anak itu.
Nyaris sempurna. Kagum mereka dalam hati.
Nampak sekali aura penuh kebahagiaan di ruangan itu. Walaupun itu hanya kebahagiaan sementara.
❤️
Kenward (Pemberani, Pemimpin yang Agung)
Nggak boleh protes ya, ingat loh😂🤣
__ADS_1
Tenang aja guys, Marsyanya pergi nggak bakal lama kok, nanti udah ketangkep duluan ama Gilang hahaha😂😂😂
Jangan lupa vote, like dan komen👍 Author tunggu ya dukungan kalian😊😘🤗