Mrs. Gilang Baskara

Mrs. Gilang Baskara
Extra Part-5


__ADS_3

Keesokan harinya.


Seperti biasa Marsya akan bangun lebih dulu untuk membuatkan sarapan sebelum suaminya itu pergi bekerja.


Setelah semua hidangan yang tadi ia masak tertata rapi diatas meja barulah Marsya beranjak ke atas.


Klek.


Marsya membuka pintu kamar, semuanya masih tampak sama seperti sebelum wanita itu pergi ke bawah.


Kamar masih sedikit gelap, karna gorden jendela yang belum disingkap lantaran wanita itu tidak ingin cahaya masuk dan menganggu tidur lelap dua lelaki tampannya itu.


Perlahan Marsya mendekatkan dirinya menghampiri mereka, meraih baby Ken yang sudah bangun dalam gendongannya lalu beralih menuju gorden untuk disingkapnya agar cahaya masuk menerangi kamar itu.


Benar saja, suaminya itu sepertinya terganggu dengan cahaya matahari yang masuk hingga mengenai wajahnya.


Gilang menggerakkan tubuhnya berbalik menghindari panasnya cahaya matahari yang mengenai wajahnya, masih dengan mata terpejam. Melihat itu Marsya pun menghampiri suaminya “Mas, bangun. Nanti telat ke kantornya.”


“Hmmm.” Jawaban singkat dari Gilang.


“Mas, bangun.” Seru Marsya dengan suara lembutnya.


Perlahan Marsya meletakkan baby Ken di depan Gilang, seperti mengerti dengan pekerjaannya baby Ken lantas menendang-nendang papanya hingga Gilang perlahan membuka matanya.


Marsya tersenyum “Pagi.” Ucapnya tanpa rasa bersalah.


Bukan menjawab sapaan istrinya, Gilang malah memeluk baby Ken yang sedang aktif menendang dan menggerakkan jari-jari tangannya.


Gilang beberapa kali mencium baby Ken saking gemasnya pada bayi kecil berumur tiga bulan itu. Dan itu membuat Marsya sedikit iri melihat kemesraan mereka.


“Ehem.” Marsya sengaja menimbulkan suara agar suaminya itu meliriknya.


Seolah sengaja mengabaikan istrinya, Gilang tetap pada baby Ken.


Aku akan menghukummu, siapa suruh mengacuhkan ku semalam. Emang enak diabaikan. Batin Gilang.


Marsya mengerutkan dahinya melihat Gilang mengabaikannya.

__ADS_1


“Mas.” Panggil Marsya karna tidak tahan diabaikan.


“Hmmm.” Lagi, hanya jawaban singkat yang laki-laki itu keluarkan.


“Tumben, biasanya juga mamanya duluan yang dicium.” Celetuk Marsya.


“Lagi nggak mood sama mamanya, maunya sama anaknya aja.” Jawab Gilang tanpa melirik istrinya.


“Ya sudah, awas aja kalau dekat-dekat sama aku ya.” Dengus Marsya lalu beranjak masuk ke dalam kamar mandi meninggalkan ayah dan anak itu.


Marsya hendak menyiapkan air mandi untuk anaknya.


Sepeninggalan Marsya, Gilang malah cekikikan diatas tempat tidur menertawakan ekspresi kesal sang istri.


“Rasain.” Gumam Gilang pelan.


“Mama kamu harus dihukum sebentar karna mengacuhkan ayahmu semalam, padahal ayahmu ini sangat menginginkan mamamu semalam.” Curhat Gilang pada baby Ken yang tengah menikmati jarinya di mulut kecil itu hingga air liurnya keluar kemana-mana.


Tidak lama Marsya keluar dari kamar mandi masih dengan wajah cemberutnya.


Marsya sengaja mengatakan mandi bersama baby Ken, ia ingin lihat bagaimana suaminya itu bereaksi karna biasanya Gilang yang selalu mengajak mandi bersama.


Gilang hanya diam sambil memperhatikan Marsya yang membawa Ken dalam gendongannya. Tidak ada reaksi apapun atau celetukan ‘ikut’ dari laki-laki itu seperti biasanya. Hal itu membuat Marsya kesal karna suaminya tidak tergoda.


Ishhh. Kesal Marsya dalam hati.


Dengan kesal Marsya beranjak ke kamar mandi bersama Ken.


Pagi ini Gilang membuat moodnya hancur.


Sambil menggerutu kesal Marsya memandikan baby Ken dalam bathup yang sudah ia isi dengan air hangat. Marsya juga ikut masuk ke dalam sekalian mandi karna pagi itu ia berencana membawa Ken ke mansion milik opa dan omanya yang tak lain adalah Lily Baskara dan Kevin Baskara.


Saat Marsya tengah fokus memandikan baby Ken, tiba-tiba seseorang masuk dan bergabung bersama mereka ke dalam bathup.


Tanpa berbalik pun Marsya tahu itu siapa, sudah jelas itu pasti suaminya.


“Kenapa peluk-peluk, tadi katanya tidak tertarik.” Sindir Marsya saat merasakan dua tangan kekar melingkar di perutnya.

__ADS_1


“Memangnya peluk istri sendiri tidak boleh?” Tanya Gilang tanpa rasa bersalah. Kepalanya sudah bersandar di bahu istrinya sambil melihat Marsya yang tengah memandikan baby Ken.


“Khusus suami kayak kamu, tidak boleh!” Cebik Marsya.


“Ya sudah nanti peluk wanita yang lain saja. Hmm, sepertinya Elena masih mengharapkan pelukan hangat dariku.” Goda Gilang memancing sang istri.


Marsya menghentikan aktivitasnya memandikan baby Ken yang saat itu sedang asik menggerak-gerakkan tangan dan kakinya di dalam air.


Marsya berbalik melihat suaminya yang masih bersandar di bahunya.


Dengan sorot mata tajamnya “Awas aja kalau berani! Sepertinya mas mau ditinggal lagi kayak waktu itu.” Ancam Marsya mengingatkan kejadian beberapa bulan lalu saat ia baru saja melahirkan baby Ken.


“Tapi kali ini aku akan membawa Ken bersamaku, terserah mas mau apa sama perempuan itu.” Sambung Marsya sambil kembali memandikan baby Ken.


Gilang menengang ditempatnya, bukan karna bergairah melainkan karna takut mendengar ancaman sang istri.


Tidak, tidak bisa. Kalau sampai itu terjadi, terjadi dalam artian Marsya meninggalkannya bukan karna laki-laki itu ingin bersama Elena, Gilang takut kalau hal-hal tidak diinginkan terjadi dan membuat Marsya pergi meninggalkannya untuk kedua kalinya, bisa-bisa Gilang akan berubah gila saat itu juga.


Tanpa sadar Gilang menggeleng-gelengkan kepalanya sambil mengeratkan pelukannya pada Marsya.


“Kamu ngomong apasih. Awas aja kalau kamu pergi lagi dariku.” Imbuh Gilang sambil tetap memeluk posesif istrinya.


“Tergantung.” Sahut Marsya terdengar seperti ancaman bagi laki-laki itu.


Tidak, tidak akan lagi ku biarkan kamu menghilang dari hidupku. Tekad Gilang dalam hati.


Mereka akhirnya mandi bersama, setelah ritual mandi itu selesai. Mereka pun keluar, Marsya mengambil pakaian baby Ken juga pakaian suaminya.


“Mas, nanti anterin aku sama Ken ke rumah mama dan papa.” Ucap Marsya.


“Siap ibu negara.” Sahut Gilang sigap.


Setelah bersiap-siap mereka pun turun ke bawah untuk menikmati sarapan bersama sebelum pergi.


❤️


Jangan lupa vote, like dan komen yang banyak ya😊🤗

__ADS_1


__ADS_2