My Aunty Is My Mom

My Aunty Is My Mom
Kesibukan


__ADS_3

Renata dan Adi, di sibukkan dengan kedua putera dan puteri mereka. Adi selalu sabar bergadang, ketika Anaya bergadang .


Renata sudah menyelesaikan pendidikan internsip nya, kepala rumah sakit meminta Renata sebelum melakukan pendidikan spesialis bedah, membantu di rumah sakit. Renata menyanggupinya. Renata menunggu anaknya berusia 6 atau 7 bulan, karena penerimaan mahasiswa beberapa bulan kedepan.


" Ko, Tata akan kembali bertugas, setelah usia twins 1 bulan, kepala rumah sakit meminta Renata membantu di rumah sakit, menambah pengalaman ko".


" Apa kamu tidak lelah yaaang".


" Gak ko....".


Renata memberi Asi kepada kedua anaknya, bila satu diberi ASI yang satu lagi kembali menangis, satu di beri susu ASI yang dinperas, satu lagi langsung menikmati ASI dari sumber nya.


" Arfan sangat lembut, liatlah, diberi ASInpakai dodot, dia biasa aja, mau ngedot, kalau Anaya lebih cerewet, akan nangis, anak cewek, banyak cerewetnya Ta, " ujar mami Adi.


" Iya miiii," ujar Renata.


Selesai memberi ASI Renata membeeikan Arfan ke pangkuan snag mami, agar maminya ikut merasakan gendongan sang cucu.


" Tata pegangin ya mi, " ujar Renata.


Mami Renata sangat antusias ,melihat sang cucu.


" Mi, mami jaga kesehatan ya".


Renata sebenarnya sangat khawatir, karena penjelasan hasil pemeriksaan maminya, tidak baik, penggumpalan darah ,kembali terjadi di beberapa titik kepala, dan jika di operasi beresiko tinggi, dpkter Arif , spesialis saraf menyarankan meminum obat, karena jalur operasi tertutup bagi kesembuhan maminya.

__ADS_1


Sewaktu membawa kedua anaknya imunisasi, Renata sekalian mengecekkan sang mami, Renata terdiam membaca hasil cek darah dan ronsen kepala sang mami.


" Jangan menangis nak, semua mahluk hidup akan mati, mami sudah bahagia , bisa melihat kamu melahirkan, mami sangat takut, saat kamu mau melahirkan, kamu sangat kesulitan".


" Jadilah mami yang baik nak, jangan seperti mami, maafkan mami, maaf nak, ujar mami Renata memeluk Renata di taman dekat rumah sakit.Mami banyak salah sama kamu nak, mami salah, maaf...".


Renata memeluk maminya. Mama Adi dan papinya turut bersedih, mereka tahu, apa yang Renata alami .


Renata sangat terbantu, dengan kebaikan kedua mertuanya, mereka sangat membantu, jika Adi sibuk mengambil resep obat, maka papi dan mamj Adk akan menggendong sang cucu, mereka juga kadang mendorong stroller Anaya dan Arfan.


Adi termenung, ketika mendengar penjelasan dokter, mengenai kesehatan mami Renata, hanya dialah yang Renata miliki, sedangkan papinya entah kemana ,hingga saat ini, tidak pernah mengunjungi isterinya.


Adi tahu, sebenarnya Renata sangat minder pada keluarga Adi, karena perbuatan papinya.


Renata tidak pernah mengungkapkannya, namun Adi tahu. dan selalu memberi pengertian pada Renata .


" Sebenarnya, bagaimana aku bisa mendapatkan suami yang menghargaiku ko, sedangkan papi ku sendiri, bukan memberi contoh yang baik buat keluarganya. bukan memberikan contoh yang baik buat keluarga nya. Bagaimana aku punya wajah di depan keluarga koko, di depan papi dan mami , juga di depan koko, aku sangat kecil dan minder".


" Jangan mengatakan begitu yaaang".


" Koko akan menghargaimu. terlalu banyak kepaitan, kesedihan yang kamu alami, dan koko ada buat kamu dan anak - anak".


" Suatu trauma Tata rasakan, hingga diusia papi , dia belum bertobat. Tata selalu di bayangi, gimana ke mall sama mami, takut mami dan papi liat , dia sedang bermesraan dengan berbagai wanita, mau di buat di mana wajah aku ko".


" Jangan pikirkan Ta, itu bukan kesalahan kamu".

__ADS_1


Renanta menangis dalam pelukan sang suami .


" Sudah yaaang, nanti ASI nya berpengaruh. Anaya cerewet, saat sumber ASI nya kering. dia bakalan rewel, protes ," ujar Adi .


Adi dan Renata pun tertawa.


" Liat ko, pipi mereka gembul, pakaiannya papi yang beliin, lucu banget ya ko, " ujar Renata tersenyum.



" Mereka begitu lucu, hidungnya mancung ,mirip koko, " ujar Renata.


Adi tersenyum.


" Jangan pernah berubah ya ko".


Adi mengangguk memeluk Renata.


🥰🥰🥰🥰🥰🥰🥰🥰


Jangan Lupa


Like


Vote

__ADS_1


Koment


__ADS_2