My Aunty Is My Mom

My Aunty Is My Mom
Jangan Terbebani


__ADS_3

Adi memberanikan diri menggenggam tangan Renata .


" Aku antar pulang yukkkk, udah lumayan sore ."


" Jika ada masalah, ingat, aku ada, siap mendengar keluh kesah kamu, jangan sedih ya Ta."


Renata mengangguk .


" Yang benar aja, cowok super cool, cupu, pintar, baik, bisa suka dnegan aku ? Adi Yoga pranata? jujur ,aku sangat menyukainya sejak SMP , karena dia beda, bicara lembut, tegas dan aku tidak pernah menemui sosok pria seperti dia. Seleraku aneh, menurut ku , tidak ada satupun yang tahu, Anita hanya tahu sekila, aku sering melirik ke arah Adi .Dia menyukai ku sejak SD?😱😱😱".


" Mimpi apa di sukai pria segini top di sekolah, pintar dan jenius ."


Adi kembali menarik tangan Renata, Renata hanya bengong dan kikuk ketika mereka saling bertatapan.


Adi ternyata bisa tersenyum, pria cupu, yang sangat unyu, hehehehe .


" Ciyeeee gandengan tangan Ko," ledek si mami .


" Ta, setiap hari kan ke rumah ini, kapan - kapan kita shopping bareng yah, jalan bareng, supirnya Adi aja , dan kuli angkat barang juga Adi ."


Renata cekikan melihat gurauan mami Adi .


" Mau kan di ,jadi supir dan kuli angkat barang kami".


" of course mom, " ujar Adi tersenyum.


" Gitu dong nak, banyak senyum, kamu semakin handsome, dan rubah aja stylist kamu, jangan jadul gitu, "ujar sang mami.


" Kalau Adi ubah, apa Tata bisa kelpek klepek sama Adi gak yah mi ? kalau bisa , bakalan Adi rubah, " ujar Adi menaik turunkan alisnya menatap Renata.


Wajah Renata bersemu merah .


Renata hanya menunduk .

__ADS_1


Adi tersenyum menggaruk kepalanya.


Mami Adi tertawa , sambil menarik tangan Renata .


" Antarin yang benar yah ko, jangan nyasar, "ujar sang mami , meledek sang anak.


" Beres mi....".


Sepanjang perjalanan , Adi sesekali menatap Renata .


" Liat jalan ko, nanti bahaya ".


Renata tertawa cekikan , sedangkan Adi tersenyum .


" Makasih sudah ngantarin ko ".


" Hanya makasih ?, " ujar Adi .


Renata dengan polos mengangguk .


" Hati - hati ya ko , "ujar Renata .


Renata pun bergegas memasuki rumah nya .


Adi menatap Renata sampai bayangan Renata hilang di kejahuan.


Renata memegang dadanya , gemuruh detak jantungnya . Barunkali ini dia sangat bahagia, ternyata dia dan Adi saling menyukai , tetapi Adi akan lulus beberapa bulan lagi, dan Renata harus sadar diri juga, orang setajir dsn sejenius Adi, pasti kuliah di luar negeri .Jika jadian apa bisa LDR gitu? Banyak tanya dalam hati Renata .


" Kenapa gak nembaknya sewaktu di kelas 1 SMA sih, dianya di kelas 2 SMA, ini beberapa bjlan lagi tamat, baru ngomong suka ke aku sejak SD, hitungan bulan pisah lagi, yang benar aja, "ujar Renata dalam hatinya .


" Atau dia punya pemikiran, gak berani pacaran, mengganggu sekolah kami ?" dalam hati Renata kembali berpikir .


Renata hanya duduk diam makan , di kursi tepat di depan papinya berada.

__ADS_1


" Bagaimana sekolahnya Ta ? tanya sang mami ."


" Seperti biasa mi, "ujar Renata bergegas makan dan berdiri menuju samping rumah, menunggu piring kotor, bekas makan semua anggota keluarga , seperti biasanya .


Renata tahu dia tidak pernah disukai, jadi dia menghindar dan gak mengharapkan dia di sayangi atau di perhatikan lagi, baginya mejauh begini , dia merasa bisa lebih kuat, gak maksain diri, buat di sayangi , mengiba di perhatikan, karena jika harapan tidak sesuai kenyataan yang ada hanya rasa sakit .


Ketika semua sudah selesai makan, Renata mencuci semua piring kotor, membersihkan meja makan dan menyapu lantai . Mbok Siti lumayan sudah berumur, Renata tidak tega melihat mbok Siti yang sudah banyak bekerja , jika Renata ke sekolah .


Renata menatap isi SMS dari pihak rumah sakit, dia bertekad memberanikan diri melihat hasil DNA nya.


Renata menatap langit langit kamarnya, dia selalu merasa haus kasih sayang, selalu di bedakan menjadikannya lebih kuat, kasih sayang yang dia dapati , selalu Tuhan berikan dari orang - orang di sekitarnya , entah guru, teman atau bertemu siapa aja dalam hidupnya.


Renata tersenyum , menatap handphonenya, ada Wa dari Adi .


" Lagi ngapain Ta ? udah ngantuk ?".


" Baru selesai nyupir , alias nyuci piring, hehehehe , nih udah lelah banget, udah 1 watt," Wa Renata.


" Istirahatlah Ta, mimpi yang indah, sampai jumpa di sekolah ".


" GN...( maklum anak- anak eekarang, nyingkat kalimat, alias Good night 🀭).


" Good nightπŸ₯°".


Renata melotot melihat emozi πŸ₯°.


πŸ‘¨β€πŸ’ΌπŸ‘©β€πŸ’ΌπŸ‘¨β€πŸ’ΌπŸ‘©β€πŸ’ΌπŸ‘¨β€πŸ’ΌπŸ‘©β€πŸ’ΌπŸ‘¨β€πŸ’ΌπŸ‘©β€πŸ’ΌπŸ‘¨β€πŸ’ΌπŸ‘©β€πŸ’ΌπŸ‘¨β€πŸ’ΌπŸ‘©β€πŸ’ΌπŸ‘¨β€πŸ’Ό


Jangan Lupa


Like


Vote

__ADS_1


Koment


__ADS_2