
Siang itu, Renata dan Adi membaca buku balkon kamar Adi. Disana Adi begitu bahagia, bisa menatap Renata, yang sedang asik membaca bukunya .
Perasaan Adi begetar, Adi memberanikan diri ,duduk lebih dekat dengan Renata.
Karena sudah lama menahan perasaaan nya, dengan reflek Adi mengusap wajah Renata .
" Ta, koko berani mendekatimu, karena koko tidak bisa menahan lagi perasaan koko pada kamu .Koko harap , perasaan koko gak bertepuk sebelah tangan."
Renata hanya bengong, gak tahu harus bicara apa.
" Jangan pernah berpikir, karena hitungan bulan, koko akan selesai sekolah, dan meninggalkanmu begitu saja, maaf Ta, koko hanya mau, kita fokus sama sekolah. Koko gak mau mengganggu sekolahmu Ta. Tetapi sebelum koko kuliah, koko mau mengatakan banyak hal ."
Detak jantung Adi bedebar keras .
Demikian juga detak jantung Renata.
Adi memberanikan diri, mendekatkan wajahnya pada wajah Renata. Mereka saling menatap.
Perlahan Adi mengecup bibir ranum Renata, perlahan Adi mengulum bibir Renata . Mereka larut dalam pesona ciuman pertama.
" Ini ciuman pertama buat koko".
Renata hanya menunduk semburat merah menghiasi wajahnya .
" Aku juga ko".
Adi memeluk erat Reanta.
" Sampai saat ini, koko terlalu bahagia, bahagia bisa belajar, bahagia bisa sedekat ini sama kamu Ta."
" Koko akan kuliah bisnis dengan bersungguh - sungguh, tunggu koko memantapkan diri , mau kan Ta ?".
Renata mengangguk .
" Jawab Ta...".
" Baiklah ko, Renata akan menunggu koko. Koko apa kuliah di luar negeri ?".
" Gak Ta. koko akan kuliah di Jakarta, koko sudah memutuskan kuliah di UI."
" Kenapa gak kuliah di luar negeri ko ?".
" Universitas kita.di Indonesia. lumayan bagus Ta, koko menunggu kamu, dan koko akan S2 di Luar negeri ."
" Apa kedua orangtua koko setuju?".
" Pasti, mereka juga tamatan universitas dalam negeri, bisa sukses ."
" Tadi di acara sekolah, Ruth nembak koko ya ?".
__ADS_1
Adi menggaruk kepalanya.
" Ya, koko tolak, walau dia ngotot, koko tegasin, agar di kemudian hari , lebih jelas buat dia, tahu dari mana Ta ?".
" Pas mau ke toilet, kan lewat taman samping sekolah, " ujar Renata.
" Koko bisa tegas juga, " ujar Renata tersenyum.
" Kita siap - siap dinner yukkk, mami udah siapin dres buat kamu Ta, dan udah minta ijin ke kepala asrama. paling telat pukul 9 , koko udah antar ke asrama."
Renata mengangguk .
Mami Adi emmbantu merias wajah Renata.
" Cakep banget kamu nak, apa udah berani si koko nya nyatakan perasaannya ? " tanya mami Adi .
Wajah Renata bersemu merah .
" Belum mi, tapiiii....".
" Tapi apaan Ta?".
" Koko udah first kiss sama Tata, " ujar Renata menunduk.
" Gercep juga ahhh, gak sia - sia anak mami, good.... mami senang , akhirnya tiba juga saat nya, Adi bisa dekat sama wanita, serasa mami udah tua deh, lega banget, maminpikir dia seperti zombie, gak respek sama cewek, mami pikir dia cowok kuper, kutu buku, nyatanya bisa juga yahhhhh jadi cowok gentle, mudah - mudahan dia nembak di acara dinner, kok mami yang jadi deg degan yahhh, " ujar mami Adi ke girangan.
" Udah cakep nak, good luck".
" Kalau Tata tolak mi ? gimana?".
" What...wrong Ta? mami liat kalian saling love love, masa di tolak si ????".
" Beneran mau nolak Adi,? mami sedih."
" Gak mi, Tata juga sudah lama suka sama Adi. walau kami akan terpisah karena ko Adi kuliah di Jakarta, dan Tata di Semarang, jodoh gak akan kemana mi".
" Mami apa mau, nerima Tata yang terbuang gini ?".
" Mau donggg, kamu itu baik, cakep, pintar, hanya orangtuamu aja menyia nyiakan kamu, kelak mereka akan menyesal".
Renata terisak , sambil memeluk mami Adi .
" Jangan nangis Ta. nikmati malam ini, kamu akan bahagia nak, percayalah, walau mami bukan ibu kandung kamu, mami doakan , kamu akan bahagia ."
" Makasih mi, makasih , mami sudah seperti mami Tata, belum pernah Tata ngobrol soal cowok, soal perasaan Tata , pada mami kandung Tata, gak pernah menangis dipundaknya, makasih mi, mami membuat Tata merasakan kasih sayang ini."
" Mau berjodoh atau tidak berjodoh, kamu tetap anak mami, ingat yah nak, di rumah ini , kamar kamu ada, dan srlamanya , ibu mami kamu, kamu janji , jika kuliah , liburan, kamu balik di rumah ini, mau pacaran sama Adi atau gak".
" Ya mi, makasihhhh," ujar Renata terisak.
__ADS_1
Mami Adi merapikan riasan wajah Renata .
" Boy, lihat nih , riasan mami gak norak kan, Renata tambah cakep".
Ari menyerahkan buket bunga buat mami nya.
" Happy valentine mi,.... makasih atas kebaikan mami, Adi beruntung punya mami care , pandai masak, supel, modern, baik hati, wanita yang mengabdi buat keluarga, makasih mi".
Adi memeluk maminya , dan memberikan kado cake yang maminya suka.
Adi dan Renata pun pamit.
Di sepanjang jalan , Adi bolak balik melirik Renata. Adi juga menggenggam tangan Renata. Renata tersenyum dan Adi juga membalas senyuman itu.
Ya Tuhan , seakan aku bermimpi, ujar Renata dalam hatinya.
Mereka pun memasuki sebuah restoran mewah, Adi menarik kursi buat Renata duduk , beraneka menu tersaji , dan mereka makan di iringi alunan piano dan biola , layaknya adegan di film dramkor atau dramcin.Renata terhipnotis.
Selesai mereka makan, Adi pun menggenggam tangan Renata.
" Ta, koko belum bisa berbuat banyak untuk kamu, koko harap kamu mau sabar menunggu koko, kita berjuang bersama meraih masa depan. Apa kah Tata mau nerima koko menjadi pacar Tata?".
Renata mengangguk .
" Ya ko..., Tata mau ".
Adi memeluk Renata dengan Erat .
Mengusap wajah Renata .
" Makasih yaaaang, makasihhhh".
" Jangan bilang makasih ko, Tata juga sudah lama menyukai koko".
Adi mengusap dan mencium puncak kepala Renata.
Adi lega, akhirnya dia menjadi pacar Reata,mereka pun pulang, Adi mengantarkan Renata ke asrama.
Malam itu Adi dan Renata saling membalas Wa.
π¨βπΌπ©βπΌπ¨βπΌπ©βπΌπ¨βπΌπ©βπΌπ¨βπΌπ©βπΌπ¨βπΌπ©βπΌπ¨βπΌπ©βπΌπ¨βπΌ
Jangan Lupa
like
vote
__ADS_1
Koment