
Kehilanganmu adalah satu titik berat, dimana aku merasa kesepian dan sendiri di dunia ini.
Setelah sekian bulan , ku tetap tekun berjuang , dan di sepester ini, aku kembali menduduki juara umum, ku juga memenangkan beberapa kompetisi Matematika. Kimia, dan Sains.
Bukan soal ketamakan. namun aku butuh amunisi, agar aku bisa terbang dan menggapai semaksimal mungkin, cita - citaku.
Aku juga mendapatkan medali. piala dan juga sejumlah uang, seperti biasanya. Aku juga mengajar kelas les di tempat bimbingan belajar, dan ketika jadwalku kosong, aku akan menyisip di kelas miss Rosni, miss Rosni banyak membantu bila ada yang tidak ku mengerti.Bahkan aku di kenalkan dengan beberapa guru luar temannya. yang mengajar di beberapa fakultas kedokteran. Kau banyak mempelajari tentang dunia kedokteran, dan bebas bertanya pada mereka. Bahkan karena akunsuka membaca, buku sampai semester 7 atau 8 sudah tamat ku pelajari.
Rajinlah membaca apapun, jika tidak mengerti ,boleh nanya orang yang paham, boleh juga cari referensi buku pendukung di perpustakaan umum , juga bisa liat dari mbah google.
Seperti katanya, dia akan sering pulang, jika libur semester, itu tidak dia lakukan. Sesekali , aku masih sering ke rumah mami Adi, mami Adi memperlihatkan fotomu. memakai kemeja. rapi, dan sangat banyak orang mrndekatimu.
Cupu yang berubah menjadi super hero kah?
Aku mengikuti kompetisi di Jakarta, mami Adi memberitahukan jurusan , kelas kamu di Universitas Indonesia.
Akupun berangkat ke Jakarta.
Aku memenangkan kompetisi Sains, dan sebelum aku pulang ke Semarang, aku ingin melihatmu dari kejauhan.
Aku melihatmu bisa tertawa dengan teman - temanmu, tidak ada beban, begitu bahagianya. Dan aku mengamati mu selama 2 hari, ternyata kamu tidak dengan Bintang. Kamu dekat dengan seorang perempuan yang tidak cantik, namun menarik , sama dengan kepintaranmu.
Perih di hatiku datang kembali, aku merasa kembali melihat diriku yang bodoh, hanya buat terluka, aku harus melihat bahagiamu , walau aku harus menangis.
Ku telusuri jalan, memandang sekitar, inikah kampus itu, suasana begitu asing, tidak , aku ...tidak akan kuliah disini, buat apa? itulah tekadku.
Ku pandangi foto ini, masih tersimpan rapi dimana Anita menjadi juru fotografer, memata matai kita, namun ternyata foto ini selalu ku simlan , dimana tanganmu selalu membelai rambutku, selalu menguatkan aku.
Hasil foto kita, kamu edit begitu bagus. Hanya tinggal kenangan.
Renata mendapat beberapa testing beasiswa ke perguruan tinggi di Singapura dan di Canada.
Dan hasilnya sangat baik, Renata lulus dalam perguruan tinggi di Singapura dan Canada. Dia bebas mendapatkan beasiswa full scholarship.Raka mendapat beasiswa juga di Singapura dan Jerman.
Renata sangat bahagia.
" Selamat ya Ta, Ka , ujar Dian. Anita dan Teguh, Gak sia - sia kalian berjuang. Canada man, ujar Teguh jingkrak jingkrak.Kamu juga Ka. keren banget, kalau fokus wawww, Jerman dan Singapura man.....".
" Aku pingin kuliah di Canada , namun liat nanti juga ,gimana ending condong diriku , "ujar Renata.
" Ku akan sama denganmu kuliah Ta," ujar Raka.
" Parasit banget kamu ka," ujar Dian.
Semua tertawa.
Kembali , hari valentine seperti tahun lalu, kini Raka menjadi ketua OSIS .
Begitu banyak bunga di pasok para donatur dan alumni, dan namamu ada di salah satu nama para alumni disana.
__ADS_1
Seperti pagi biasanya, Renata sengaja cepat datang ke sekolah, memakai hoodie dan topi nya .
Renata sebagai panitia , sibuk dengan Raka.
Mereka akan duet bernyanyi " Before you go dan my valentine".
Begitu banyak para adik kelas bahagia dengan acara itu, tetapi Renata malahan menghindar .Renata dsn Raka tertawa , saat melihat Anita di hujani mawar. para junior , dan Anita juga sangat bahagia. Sedsngkan Dian dan Teguh , pasangan couple yang semakin lengket seperti prangko.
Beberapa junior dan Rekan mereka mengisi acara.
Sampai tiba nama Renata dan Raka dinpanggil buat tampil .Renata naik ke panggung , memakai hoodie dan menunduk memberi salam , sambil melambaikan tangannya.
Dan menghindar bukan jalan satu- satunya yang terbaik, di sana berjejer para junior dan sesama rekan nya , dan bu Alagan kembali membawa ember di sisi panggung .
Renata hanya tersenyum.
Dan Raka memanfaatkan moment itu , memberi buket pertama pada Renata. Renata terkejut, dan mengucapkan terima kasih. Daniel Wijaya juga memberikan buket bunganya .Renata pun terkejut saat alumni, ko Bram datang menuju panggung, memberinya langsung buket bunga .
Renata pun memulai lagunya .
"I fell by the wayside, like everyone else
Aku terjatuh di pinggir jalan, seperti orang yang lain
I hate you, I hate you, I hate you
Aku membencimu, aku membencimu, aku membencimu
But I was just kidding myself
Our every moment, I start to replace
Setiap momen kita, aku mulai menggantinya
'Cause now that they're gone
Karena semuanya sudah hilang
All I hear are the words that I needed to say
Dan yang aku dengar hanya kata-kata yang ingin aku katakan
When you hurt under the surface
Ketika kau terluka di bawah permukaan
Like troubled water running cold
Seperti keran air yang bermasalah
Well, time can heal but this won't
Waktu bisa menyembuhkan tapi ini tidak
So, before you go
__ADS_1
Jadi, sebelum kau pergi
Was there something I could've said
Apakah ada hal yang bisa ku katakan
To make your heartbeat better?
Untuk membuat detak jantungmu membaik?
If only I'd have known you were the storm to weather
Jika saja aku tahu kalau kamu punya masalah yang harus dihadapi
So, before you go
Jadi, sebelum kau pergi
Was there something I could've said
Apakah ada yang bisa ku katakan
To make it all stop hurting?
Untuk membuat semua sakit itu berhenti?
It kills me how your mind can make you feel so worthless
Itu menyiksaku bagaimana kau berpikir jika kau tidak berharga
So, before you go
Jadi, sebelum kau pergi
Was never the right time, whenever you called
Kau tidak pernah memanggilku di saat yang tepat
Renata dan Raka bergatian menyanyikan lagunya segiap bab. Renata dan Raka menjiwai lagunyang mereka bawakan, tepuk tangan begitu menggelegar, dan ketika lagu mereka berakhir , ribuan kelopak mawar menghujani mereka, dengan bantuan beberapa drone , yang membawa platik kelopak mawar.
Kejutan yang indah, yang di berikan Raka, dan dari balik panggung, Anita, Teguh, Dian , menggenggam banyak balon, dan ketika Renata melihat di sekeliling mereka , juga terlihat siswa menggenggam balon gas yang siap di terbangkan.
Senyuman Renata mengembang, tahun terakhir dia memakai seragam, tahun terakhir yang indah, dia bisa melaluinya ,bersama para sahabatnya.
💐💐💐💐💐💐💐💐💐💐💐
Jangan Lupa
Like yang banyak
Vote
Komen
makasih buat pembaca setia saya, 🥰😍😘
__ADS_1