
Renata meminum airnputih, menetralkan perasaannya. " Please jangan bilang apapun pada Adi," ujar Renata.
Dojter Mlebourne dan suaminya Andre mengangguk.
Adi menelepon Renata, dan Adi bergegas menuju meja dimana Renata dan Dokter Melbourne dan suami nya duduk .
Renata tidak banyak bicara, saat memesan makanan, Renata dan Melbourne berbicara sesekali.
" Ta, kamu jangan lupa minum obat dan vitamin, serta penambah darah, tubuhmu butuh zat besi juga, jangan banyak pikiran ya Ta," ujar Dokter Melbourne.
Renata mengangguk .
Sesudah mereka makan, dokter melbourne mengajak Renata menuju tempat pakaian pria, Adi dan Andrew pun berkeliling melihat beraneka kemeja, beberapa kemeja Renata pilih buat Adi, Adi sangat suka kemeja berwarna biru . Begitu ada kesempatan, Renata memilih beberapa kemeja ,dan Adi sangat bahagia.
Kandungan Renata sudah 9 bulan, menunggu 2 mingguan lagi, jadwal prediksi kelahiran sang baby twin.
Dokter Melbourne menyuruh Adi memperbanyak hubungan , agar proses kelahiran bayi lebih lancar , pada saat melahirkan.
Sesudah kembali ke rumah, Adi memapah Renata.
" yaaang, kenapa kamu seperti banyak pikiran?".
" Koko tadi kemana?".
Adi menghentikan langkahnya.
" Koko ke toilet".
" Ohhh, " ujar Renata berbaring .
" Sebenarnya, tadi sepilang dari toilet, koko ketemu dengan seseorang".
" Pria atau wanita ko?".
" Wanita.....".
Renata hanya diam.
" Dia anak teman mami, dan kami dari kecil sering ketemu, jika maminya dan mami koko ketemu".
__ADS_1
" Ohhh, hanya itu yang bisa Renata katakan."
" Dia bukan siapa- siapa, koko hanya anggap teman".
" Kadang Tata takut, jaman sekarang, ada saja perempuan penggoda ko, apa koko bisa kuat menghadapi mereka?".
" Pasti lah yaaang, koko yakin, masa sama diri sendiri gak yakin, dan memiliki Tata, sesuatu yang sangat koko hargai, percayalah."
" Tadi Tata liat koko ngomong sama wanita itu, koko baru kali ini galak, Tata takut".
" Jangan takut yaaang, koko tegas kalau soal orang mendekati koko, koko banyak belajar dari kesalahan koko, koko gak mau lemah bila di rayu, bagaimanapun koko seorang pria , ada batasan sama wanita."
Renata mengangguk dan memeluk Adi dengan erat namun terganjal perutnya.
Adi dan Renata tertawa.
Hujan turun, udara sangat dingin, Adi langsung mengambil sweater buat sang isteri .
Renata tersenyum.
Malam itu, sekitar pukul 3 pagi, Renata merasakan perutnya keram , sangat sakit .
Renata meringis dan menggoyang badan Adi.
" Ko....bangun.....ko...".
Adi mengusap matanya, roh nya belum pulih.
Renata kembali meringis.
" Sa...sakit koooooo".
Adi pun berdiri, mengganti pakaiannya.Juga mengganti pakaian Renata.
Adi menelepon papinya, dan ketika Adi menggendong Renata, sang papi dan mami susah menunggu di lantai bawah.
" Mi....sakit..."ujar Rebeneka.
Keringat membanjiri kening Renata.
__ADS_1
Kedua orangtua Adi bergegas menuju mobil, mbok Siti berjalan cepat membawa tas persiapan Renata .
Di sepanjang jalan, Renata meringis kesakitan.
" Ko..., ini sangat sakit..... ahhhhh, jerit Renata.Renata kembali mencengkeram bahu Adi .
" Ahhhh.....sakit banget ko...
" Sabar ya yaaang ."
" Kasi minum ini Renata nak, ujar mami Adi".
" Biar Renata kuat, melalui proses persalinan, Renata gak mau melahirkan cesar, gimana kalau dia kesulitan, pinggang Renata kecil, mami khawatir".
" Dokter Melbourne bilang, di usahakan, kalau gak bisa, jalan terbaik cesar mi," ujar Adi.
Adi sangat cemas, Adi menutup pembatas bagian tengah, menukar pakaian Renata yang penuh dengan keringat, pandangan Renata sayu, menahan rasa sakit yang di alaminya.
" Maafkan mas yaaaang, maaf...,ujar Adi dengan mata berkaca - kaca".
Renata memeluk Adi dengan erat.
" Tata pernah beberapa kali menangani pasien melahirkan, pada masa koas, ternyata , sakitnya sangat luar biasa mas, pantasan setiap wanita melahirkan penuh perjuangan, dan ketika mengalaminya, Tata baru tahu, sangat sakitttt, " ujar Renata terisak di dada sang suami.
" Kita cesar aja yaaang?".
" Tata mau coba normal mas, jika yidak bisa, Tata baru operasi."
" Baiklah yaaang, tetap kuat, ujar adi menyemangati sang isteri. Adi ******* bibir sang isteri, memberikan segenap perasaan cintanya.
🥰🥰🥰🥰🥰🥰🥰🥰🥰🥰🥰
Jangan Lupa
Like
Vote
Koment
__ADS_1