
Renata menatap handphone nya.
" Anak kamu Ta?".
" Yup...",ujar Renata.
" Kamu sudah menikah ?".
Renata hanya diam.
" Koko, boleh melihat fotonya ?".
Renata hanya diam.
" Kamu kuliah dimana ? kenapa bisa punya bisnis di Jakarta ?".
" Ini restoran dari ko Felix , buat aku ko,"
" Boleh minta nomor handphone kamu Ta?".
" Tidak usah ko, kamu harus hidup bahagia, membuka lembaran baru, jangan membayangi lembaran kamu dengan hal yang tidak penting. "
" Aku pamit ko , masih banyak perkejaanku".
" Ta....Renata...., jerit sebuah suara."
" Ma...mami...., "ujar Renata tersnyum, sudah lama dia sangat merindukan sosok mami Adi yang sudah dia anggap seperti maminya sendiri. Di samping wanita itu, berdiri seorang perempuan cantik, dan Renata tahu itulah wanita yang sewaktu wisuda, kalem, pemalu, dan terus menatap Adi.
" Kamu kemana aja Ta? ke Jakarta gak temui mami, hanya kirim buket bunga, cake dan beraneka ragam oleh - oleh".
Rebata hanya tersenyum.
" Mami sampai nyari kamu di Semarang, kamu gak ada. Perusahaan papi mu juga udah di jual,dan kamu harus tahu, Adi membelinya, sekarang perusahaan itu, Adi yang kelola."
Renata hanya diam .
" Kamu kemana aja, kamu biarkan Adi kuliah sendiri, kamu biarkan dia wisuda sendiri."
" Tega kamu Ta.....".
Mami Adi memeluk Renata dnegan erat.
" Kenapa gak temui mami, bahkan papi juga membantu Adi mencari kamu".
Sebuah telepon kembali menyita perhatian Renata.
" Laporan penjualan, neraca , laba rugi sudah saya cek Yan, makasih kamu sudah menjalankan restoran dengan baik. Pemasok sayuran baru, tetap di kontrol , ketika mendrop bahan."
__ADS_1
" Yan...., saya akan balik, bonus kamu dan pegawai yang berprestasi akan saya transfer ".
" Saya akan langsung yah , menuju bandara. Kuliah yang benar, okey ."
Renata tersenyum.
" Kamu kuliah bisnis Ta?".
Tanya mami Adi.
" Tidak mi".
" Kedokteran?".
Renata mengangguk.
" Dimana Ta?".
" Rahasia , mi..., " ujar Renata.
" Dasar..., Ta...sampai kapan kamu menjahui Adi, dia gak bisa move on dari kamu, kamu itu cinta mati nya."
Renata melihat wajah wanita di belakang mami Adi menunduk.
" Calonnya menantu mami sudah ada ,jangan cari yang gak jelas lah mi, seperti Tata, " ujar Renata.
Renata bergegas mengambil paper bag dan buket bunga serta cake .
" Nih..., sogokan buat mami, ".
" Udah lepas rindu Tata ,lihat mami."
" Mami perbanyak minum air putih ya, dan jangan tidur larut, jaga kesehatan."
" Dokter banget Tata nya mami".
Renata tersenyum.
" Bukan dukun gadungan mi, hehehehe".
" Kapan wisudanya Ta".
" Doain ya mi, S1 selesai bulan ini".
" Ambil spesialis apa Ta?".
" Bedah mi".
__ADS_1
" Wawwww....,.keren bingitzzz Ta".
" Mami terlalu menyanjung".
" Kalau mami sudah datang, aku gak akan kebagian mi, " ujar Adi berada di tengah antara Adi dan maminya.
" Mi, Tata pamit yahhhh, mau buru- buru ke airport".
" Di, antarin".
" Gak usah mi, Tata bawa mobil sendiri".
" Apa kamu tinggal jakarta Ta?".
" Gak mi, mobil pilot, Tata akan nitip sama temanya aja."
" Pacar kamu pilot Ta?".
" Bu...bukan mi".
" Waktunya udah mepet, Tata permisi ya mi...,
ko...., ".
" Ta , dia itu sekertaris nya koko, jangan salah paham ya. Mereka bukan dekat atau pacaran, serius, koko masih ngebet sama kamu, mami tau.Foto kamu menghiasi handphone nya, juga di meja kantor dan di kamar tidur juga."
" Mi, semua hanya masa lalu, koko layak mendapatkan yang terbaik".
" Mami hanya mau kamu ,mantu mamiz mau latar belakang orangtuamu gimana - gjmana , mami gak peduli".
Renata mengusap tangan mami Adi.
" Pamit ya mi," ujar Renata.
Renata mengangguk ke arah wanita itu , dan kemudian mengangguk pada Adi.
👖👚👖👚👖👚👖👖👚👖👚👖
Like yang banyak dunkkkk, vote dan koment.
Makasih yang sudah like yaaaah .
Ramaikan juga novel on going saya.
" CINTA SANG JENDERAL"
__ADS_1