My Aunty Is My Mom

My Aunty Is My Mom
Jangan Pernah Pergi


__ADS_3

Adi membawa Renata ke pantai, dimana mereka sering menikmati kebersamaan .Mereka duduk di kursi yang sama ,memandang lautan.


" Sudah kelas 3 yaaang," ujar Adi.


" Kapan koko masuk kuliah ?", tanya Renata.


" Dua bulan lagi."


" Ohhh, " ujar Renata singkat.


" Maaf ,beberapa bulan lalu, koko sibuk bantu bisnis papi, karena koko mulai terjun ke perusahaan pusat di Jakarta.


" Maaf waktu koko kurang, menelepon dan me Wa kamu Ta, dan kamu semakin menjahui koko."


" Koko ita maaf ya Ta, koko tidak mau mengganggu kamu dalam belajar, menjelang ujian, dan setelah selesai ujian, koko sibuk di Jakarta , bekerja di perusahaan pusat ."


" Sehabis ujian, koko terlihat di mall Sky, jalan berdua dengan seorang wanita .Dan koko juga sering membawanya jalan - jalan . Dia cantik, sesuai dengan koko," ujar Renata menahan perih hatinya.


" Ohhhh Ika, Ika anak teman papi, juga akan kuliah di Jakarta, di fakultas yang sama dengan koko, ".


" Ko..., baiknya kita sudahi saja hubungan kita, jangan hubungan kita memberatkan langkah koko," ujar Renata memberanikan diri bicara.


" Dia bukan siapa - siapa Ta, koko hanya bantu aja dia masuk kuliah, dan menemaninya jalan, gak lebih, jangan salah paham."


" Iya , gak apa - apa ko, " ujar Renata menatap laut.


" Koko juga gak cerita, gak cerita apapun tentang dia."


" Kamu gak pernah angkat telepon dan membalas Wa koko, gimana koko mau cerita."


" Koko fokus aja sama kuliah ya, Renata juga fokus sama sekolah, dan baiknya kita teman aja ko".


" Gak , koko gak mau, koko gak terima."


" Maaf ko, aku mau belajar, aku mau sendiri, ujar Renata berdiri ".


" Yuk pulang ko," ujar Renata.

__ADS_1


Adi meraih tangan Renata , dan memeluk Renata. Renata tidak membalas pelukan itu , seperti biasanya .


" Kamu kenapa Ta?," ujar Adi dengan tatapan sedih.


Renata menggelengkan kepalanya dan berusaha memaksakan senyuman nya .


" Koko akan tunggu kamu, kita akan fokus belajar, dan koko akan memberi waktu buat kita, koko akan menunggumu kuliah dengan koko. Tiap libur , koko akan pulang ", ujar Adi.


Renata hanya diam .


Mereka banyakan diam, dnegan pikiran masing - masing. Adi terlihat sangat sedih, demikian juga Renata, namun Renata berjuang keras agar tidak menangis.


Bahkan ketika mobil itu meninggalkan Renata, Renata hanya diam dan memasuki kamar asramanya .


Beberapa hari berlalu , Renata melihat sosok Adi dengan seorang wanita, wanita yang sama seperti di mall.


" Kenalkan Ta , anak om Tama, namanya Bintang ."


" Renata ".


" Bintang ".


Renata hanya mengangguk .


Renata melihat , Bintang langsung membuka pintu mobil di depan, dan duduk di samping Adi.


Renata hanya diam, dan membuka pintu di belakang. Sepanjang jalan mereka sibuk bercerita berdua, tertawa dan sangat akrab, Eenata hanya diam, menahan sedihnya .


Mereka sangat cocok, ujar Renata dalam hati.


Satunya pintar, tampan, satunya lagi ceria, gak sendu seperti aku, dia juga anak orang terpandang, ujar Renata dalam hatinya.


" Kok diam aja Ta, " ujar Adi .


" Gak apa - apa ko."


" Kita jemput mami ya Ta, mami mau ikutan jalan juga, " ujar Adi.

__ADS_1


" Ya...," ujar Renata singkat .


Renata melihat Bintang begitu dekat dengan keluarga Adi, pakaiannya, sepatunya ,semua branded.


" Eh Renata, mami sangat merindukan kamu nak," ujar mami Adi.


" Mami??? Renata kenapa panggil tante dengan sebutan mami ? " tanya Bintang penuh selidik.


" Sejak Adi dan Tata pacaran mami, memang Renata tante suruh panggil mami, " jawab mami Adi.


Renata hanya menunduk .


" Aku panggil tante mami juga yahhh, boleh yaaaa


, " ujar Bintang.


" Maaf Bin, hanya Renata yang tante ijinkan panggil tante mami, " ujar mami Adi dengan anda tegas.


" Kenapa bintang gak boleh sih Tan..".


" Renata itu, sampai kapanpun sudah tante anggap anak tante ,orang yang dekat dengan hati tante," ujar Mami Adi tdengan tegas.


" Yuk kita jalan," ujar Adi memecahkan suasana.


Bintang langsung membuka pintu depan mobil, dan se enaknya langsung duduk di samping Adi .


Renata hanya diam, meraih tangan mami Adi dan tersenyum.


Renata duduk dengan mami Adi di kursi belakang, Adi mengarahkan kaca tengah mobil ke arah Renata . Adi mengedip kan matanya, Renata membuang pandangannya .


🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁


Jangan Lupa


Like


vote

__ADS_1


Koment


Maaksihhhh


__ADS_2