My Aunty Is My Mom

My Aunty Is My Mom
Pembicaraan Keluarga


__ADS_3

Renata menyuruh restorannya mengirimkan beberapa menu masakan , buat menyambut keluarga Adi.


Renata memandikan Claudia, maminya di bantu mbok Siti, walau sudah bisa perlahan berjalan, mami Renata ,kalau mandi harus di temani, dan di topang, karena struk yang diaminya belum pulih sepenuhnya.


" Mami kita mau kemana ?" tanya Claudia.


" Mami mau dilamar, uncle Adi akan menikah dengan mami mu nak, " ujar mbok Siti.


" Mami happy?" tanya Claudia.


" Menurutmu Clau?".


" Happy, " ujar Renata.


" Good, "ujar Claudia.


Renata memeluk Claudia, dia sangat senang, Claudia sudah banyak kemajuan, apalagi Adi membawa Claudia therapy ke tempat yang baru, perkembangan Claudia sangat banyak .


Seperti saat ini Renata sangat terharu ,melihat kemajuan Claudia .


Papi Renata , tidak datang .Renata sebenarnya sangat sedih, namun Renata sudah terbiasa di zona terendah sekalipun .


Kedua orangtua Adi datang, paman dan tante Adi juga turut hadir .


Renata tahu, isteri salah satu paman Adi menilai keluarga Renata .


Renata hanya menunduk .


" Maksud kedatangan kami, ingin melamar Renata Jeng, " ujar mami Adi membuka pembicaraan.


" Saya sudah mendengarnya, biarlah Renata menjawabnya, apapun Renata putuskan, saya mendukungnya, karena Renata yang melani nya ," ujar mami Renata memandang Renata.


" Apa Renata bersedia nak ?" tanya mami Adi .


" Ya Tan, saya bersedia dan menerima lamaran Adi ."


Mami Adi memakaikan kalung dan gelang pada Renata, sebagai simbol pengikat di antara mereka.


Juga berbagai seserahan dari buah kaleng, jeruk, kue pia, tas sepatu, skin care, pakaian , beraneka ragam di balut kotak merah.






__ADS_1



" Mami, cantik...," ujar Claudia .


Mata salah satu tante Adi pun melotot .


" Kamu nikahan sama janda Di? kamu gak salah? kamu gak salah besarkan dan nanggung jawabi anak orang lain ?" ujar tante Adi.


Renata hanya menunduk .


" Sudah cukup, jaga bicara kamu dek , " ujar papa Adi.


" Kalian aneh, kalian beduit, anak satu - satunya , kalian membiarkan anak kalian nikah sama orang yang gak jelas, ayo pi, kita balik, "ujar sang Tante.


Renata hanya diam , memeluk Claudia.


" Tan, Om , baiknya dipikirkan saja dulu, maaf ," ujar Renata.


Sebuah telepon membuat Renata permisi .


Adi menghampiri Renata .


[ Hallo]


[ Ya Dok..., baik, saya akan sampai 10 menitan ].


Adi menatap Renata.


Renata menggeleng .


" Ta, maaf , jangan di dengarkan".


" Baiknya mas dan keluarha pikir kan lagi, baiknya mas dan keluarga mas ,bicarakan, dan sepertinya aku memang gak pantas mas, maaf ..., " ujar Renata berusaha tegar .


Renata membuka perhiasan dari keluarga Adi , kemudian meletakkan di tangan mami Adi .


" Maaf mi, "ujar Renata .


" Renata ada kerjaan, Renata pamit dulu ya mi, pi,tan ,om, " ujar Renata berusaha tersenyum dengan iklas.


" Mi, Tata pamit ya, dokter Pram manggil ".


" Ya nak, hati - hati ".


" Mami......".


" Mam nanti ya nak, mami mau suntik pasien dulu, biar sembuh, " ujar Renata.


'di

__ADS_1


" Antar calon mu Di, dan iniar6Hi mami, biar disimpan mami kamu ya Ta, kamu lihat , hati mami nya Adi sedih. Kami mengenal kamu Ta, kami tau anak kami memilihmu, menunggumu, jangan dengarkan apapun kata orang, Adi sudah cerita semua."


Renata hanya diam .


" Adi pamit ya mi, pi, tan,om, " ujar Adi.


" Mami dan papi beres ,akan om mu antar Di. Pilihan mu tante suka , kalian yang akur ya, dokter akan sangat sibuk, tetapi sangat berarti .Kamu gak ingat sama Tante Ta, saya 5 bulan lalu masuk UGD, suami Tante tugas di luar,tante pingsan, gak ada yang bisa di hubungi, kamu duluan kan bayar Dp uang rumah sakit, malahan menanganin Tante ."


" Kamu merawat tante, sampai anak tante Bram sudah balik dari Belanda, kamu dulu tugas di Glenegles hospital, ketika Bima hari ke dua nyariin kamu, kamu udah gak tugas disana , "ujar Tante Adi.


" Sebenarnya saya gak tugas disana Tan, saya ada seminar, dan di ijinkan ikut masuk operasi pasien, trus pas disana ada kejadian tabrskan beruntun, jadi saya nangani UGD, " ujar Renata.


" Bima nyariin kamu, ternyata kamu pacarnya Adi," ujar Tante Adi .


" Tata pamit," ujar Renata.


Adi membawa Renata .


Bahkan Adi membeli makanan buat Renata .


3 Jam kemudian Renata keluar dari ruangan.


" Kamu semakin handal Ta, ujar Dokter Pram."


" Saya masih banyak harus belajar dok, " ujar Renata. Renata selalu merendah .


Renata memberi kode pada Adi.Adi pun mengangguk.


Renata membersihkan tubuhnya dan mengganti pakaiannya .


Renata sangat terharu, saat Adi memberikan jaket pada Renata. Udara sangat dingin.


" Makan di mobil aja ya yaaang, mas beli barusan".


" Ya mas, Tata sangat kelaparan," ujar Renata tersenyum .


Adi mengusap rambut Renata .


Mereka pun memasuki mobil .


Adi melihat Renata kelaparan .


Adi salut melihat Renata, totalitas nya memang patut di acungin jempol .


🍭🍭🍭🍭🍭🍭🍭🍭🍭🍭🍭


Jangan Lupa


like

__ADS_1


Vote


Koment


__ADS_2