
Renata selalu menjadi pusat perhatian, dimanapun dia berada.Ternyata sudah memiliki buah hati, sangat beda, sangat merindukan suasana rumah, merindukan Claudia dan twins. Duku jika Claudia tidak ujian, terkadang Renata risih, kalau ada yang mendekatinya, bagaimanapun dia sudah berkeluarga.
Terlahir cantik, banyak kemampuan, semua itu anugerah, yang harus di jaga, namun buat hal negatif, tidak pernah Renata berniat atau memikirkannya.
" Ta, kamu balik ke Jakarta?" tanya dokter Alberth.
Renata mengerutkan alisnya.
" Saya nanya, kamu balik ke Jakarta".
" Ya," ujar Renata menjauh.
Namun langkah Renata di hentikan Alberth, Alberth mencengkeram tangan Renata. Renata mengibaskan nya dengan kasar.
" Jaga sikap anda dok, " ujar Renata dengan tegas.
Renata menekan tombol lift, dan menekan lantai 6 .
" Ta, dokter Alberth sangat berpengaruh , rumah sakit tempat kamu bertugas ,milik keluarganya, banyak rumah sakit, mall, hotel, milik keluarganya Ta, " ujar Ratna.
" Aku gak peduli Rat, mau dia memiliki apapun, gak ada waktu meladeni siapapun, karena aku sangat bahagia dengan anak - anak dan suamiku, mertua ku juga seperti teman, beliau sangat menyayangiku, aku gak kurang apapun, aku gak kurang ketenaran, aku gak kurang uang, semua Tuhan cukupkan."
" Benar Ta, Adi pekerja keras, sangat perhatian dan menyayangimu, wajar kamu sangat setia, gak memikirkan kenikmatan duniawi, ":ujar Ratna.
" Kita berdoa aja Ta, dia gak mempersulit kamu".
" Ya Rat, aku juga gak mikir banyak, bekerja juga karena permintaan pimpinan rumah sakit, aku mau ambil spesialis juga Rat, jadi udah ngurus visa semua keluarga, " ujar Renata .
" Bahagia selalu ya Ta".
" Pasti Rat, sari kecil aku terasing, hidupku gak ada satu hari full happy, Tuhan sudah merubah itu semua, sejak aku mengenal Adi, kakak kelasku , semua berbeda, koko ku meninggal, papi ku gonta ganti pacar, melalang buana seperti raib di telam bumi, Ko Adi gak memperdulikan itu semua, apalagi orangtuanya, mereka mengenal aku.Aku sebenarnya malu Rat, tapi aku lahir dati benih papiku, kamu bayangkan, gimana di posisi aku, keluarga suami terhormat, sedangkan orangtua sendiri , bangga dengan dosa, mau di kemanain wajah ini, tetapi keluarga ko Adi nerima aku, kamu bayangkan."
" Benar Ta, biasanya mertua pasti menentang, menyuruh pisah, lain ketika sudah menikah, pasti maminya,ipar atau papinya menyindir banget, gak kebayangkan Ta, hidup jadi bulan bulanan keluarga suami, hanya karena kesalahan orangtua, lain lagi kita jadi di pandang hina sama suami, neraka Ta."
" Aku gak bisa membayangkan , jalan, ketemuan papiku bawa anak nya, atau gandengan dengan wanita panggilan atau dengan isteri ke berapanya, gak kebayang Rat."
__ADS_1
" Jangan pernah memikirkan apapun Ta, jalani saja, ada anak- anak yang butuh perhatian kamu, ada suami yang harus kamu jaga, dan juga kedua mertua yang kamu hormati dan sayangi.Jadi jangan pernah menyerah dengan perbuatan salah papi kamu".
Renata mengangguk.
Renata membereskan bafang - barangnya, Renata singgah ke sebuah mall, mencari pakaian buat kedua mertuanya, membeli syal buat mami nya, membeli sepwtu buat Claudia dan membeli kemeja biru bergaris putih, sangat bagus buat Adi sang suami .Renata membeli makanan kesukaan mbok Tami dan mbok Siti.
Renata membeli sebuah lingerie buat senangkan suami, sang pegawai tersenyum saat si mbak melakukan transaksi .
Renata membeli burger dan beberapa roti keju kesukaannya.
Renata memanggil taxi, dan menuju kereta api, Renata mengambil jalur trasnportasi menuju bandara udara Kualanamo medan.
Renata melakukan cek in, kemudian duduk di ruang tunggu.
Renata pun menelepon sang suami.
πHallo
π Hallo yaaang
π Miss u honeyyyyy
π Claudia mana mas? twins?
π Nih mereka semua, mas dikamar mereka, mau bobokin Claudia.Anaya rindu mami nya....
π Hmmm si manja mami, bentar lagi amminpilang ya nak, miss you Anaya....
πArfan juga rindu, hanya malu dianya mi....
π Papi rindu gakkkk?
π Sangatttttt.
π Udah makan yaaang?
__ADS_1
π Udah , mami malas masak, karna kamu gak ada, bawaan mami sepi katanya yaaang.Jadi order dari resto kamu yaaang.
π Pasti isterinya koko banyak yang pandangin.
π ngaco dehhhh.
π Serius yaaang.
π Pandangan Tata hanya buat koko, ingat, papinya Claudia dan twins.
π Serius?
π Dua rius yaaang.
πKoko jemput nanti yaaaa.
π Gak ngantuk ko? malam banget sampainya.
π Jemput amunisi gak akan ngantuk yaaang.
π Minta temani pak Iwan ya Andre.( Andre sepupu Adi).
π Ya yaaaang
π Bye yaaang, udah buka nih pintunya.
π ya yaaang, hati- hati.
Renata pun bergegas ngantri, memasuki pesawat.
πππππππππππππ
Jangan Lupa
Like
__ADS_1
Vote
Koment