
" Koko tahu dari mana , Tata di sini ?".
" Koko kan kamu berikan jadwal kamu, jadi koko foto , dan ngapal."
" Hmmmm."
" Capek Ta?".
" Ya...., ginilah Ko, dokter terlihat keren , namun butuh perjuangan, lain lagi butuh di mengerti keluarga, pasangan, karena selalu sibuk".
" Kita bisa bicara ko ?".
" Hmmmm, ke apartemen koko aja ,mau kan?".
" Kalau ngomong di resto banyak orang jilir mudik, apa takut ngomong di apartemen ?".
" Ya, kita ngomong di apartemen aja."
" Nanti pulang, koko antar, besok koko antar ke rumah sakit, mobil disini aja , aman kan?".
" Aman ko".
" Atau mau suruh asisten koko antar ke apartemen kamu Ta?".
" Gak usah ko, sama aja."
Renata membuka mobilnya, mengambil pakaian gantinya , memasukkan di ransel .
" Numpang mandi yahhh, " ujar Renata.
Adi mengangguk .
Renata mau ngetes adi , apakah dia sudah berubah atau gak .
" Sibuk tadi Ta?".
" Sibuk lah ko, jadi asisten operasi, di tunjuk dokter killer, yah baru koas, udah go public , ada gugup, namun yah di jalani aja, biar cepat kelar, biar cepat tamatan dan ujian intensif."
__ADS_1
" Koko juga kadang sama seperti kamu, lembur,sibuk buat tender."
" Kalau dokter dan Bisnis man menikah , gawat juga ya ko, anak mereka siapa yang jagain? kalau orangtua super sibuk?".
" Lihat sikon nya juga Ta. Kalau koko sih, kalau kerjaan gak bisa di hindari, maka koko akan ngantor di rumah, buat rumah seperti kantor, tiap break akan jagain dan liat anak, atau kalau bisa ,koko sambil ngasuh anak, buat pekerjaan di rumah. Gak ada yang sulit, jika memang menyayangi keluarga.".
" Kalau kita sama, aku sibuk, koko sibuk , pasti kadang temperamen tinggi, bisa bentrok kan?".
" Kamu gak kenal koko Ta, sejak dulu, koko kalau ada sesuatu bakalan diam, kemudian baru ngomong , membahasnya."
" Kamu ragu dengan profesi kita ?", tanya Adi.
Renata mengangguk .
Mereka pun sampai di apartemen Adi .
Renata pamit mandi, sedangkan Adi mengambil pakaiannya, mandi di kamar mandi luar .
Renata mengeringkan rambutnya.
" Kita delivery order aja ya yaaang, koko hanya weekend masak".
Renata mengangguk .
" Apa aja ko."
Adi pun mengorder Nasi ayam tim, sup obat , dan beberk tim obat dari sebuah restoran chines food.
Adi melihat, Renata pasti lelah, biar lebih sehat .
" Dia lolos dalam kesopanan, sama dengan dulu, gak macam- macam, " ujar Renata dalam hatinya.
" Ko , aku akan koas kurang lebih 2 tahun, intensif 1 gahun, dan ambil spesialis, apa koko mau nunggu ?".
" Kalau kita sudah yakin, apa gak mau nikah duluan aja ? berkarir dan berumah tangga," ujar Adi menatap serius Renata.
" Maaf , aku ngomong di depan ko".
__ADS_1
" No problem Ta, " ujar Adi .
" Malahan bagus kita saling ngomong, terbuka, biar sama - sama nyaman , dalam berhubungan."
" Koko tahu kan, profesi dokter, sewaktu waktu di panggil tugas, kapanpun, baik saat ultah anak, ultah suami, ultah mertua atau keluarga.Apa gak jadi masalah di esok hari? karena aku gak mau melepaskan profesi aku, aku sudah sangat berjuang, cita - cita ku juga mulia ko, buat nolongin banyak orang, bahkan aku juga punya kegiatan sosial, bersama beberapa teman, rutin melakukan bakti sosial 1 bulan 1 atau 2 kali ."
" Koko akan mengerti, dan koko akan omongin permasalahan ini sama keluarga koko. Jika kita punya anak, koko akan jelaskan pada mereka, bertapa berartinya kamu buat banyak orang, dan koko akan bawa dia ,mengenal dunia kamu, dunia koko dalam pekerjaan seperti apa. Mengalir menjalaninya, saling mendukung".
" Koko akan nemani , antar kamu, koko dan anak - nak kelak akan support kamu, bukan hanya omongan di depan, kamu ingat, koko gak akan ingkar, koko akan buktikan dengan kebersamaan kita."
Renata hanya diam.
" Kita sudah sama - sama dewasa Ta, koko dasarnya yah seperti ini, berteman dengan batasan koko, apapun yang kamu dengar ,liat , gak lebih.Kamu harus percaya koko, karena klien di hadapi banyak macam, koko akan jaga diri, setia, dan akan jaga kamu di hati koko, jika kelak kita punya anak, koko gak aka buat anak - anak koko malu, gak akan buat isteri koko malu.waktu akan menjawabnya. Hanya koko minta beri koko kesempatan, kita kembali menjalani hubungan kita."
Renata hanya diam, masih banyak pikiran dan keraguannya.
" Kiki itu sekertaris koko, koko gak ada hubungan apa - apa dengan dia. Tugasnya sudah dia limpahkan perlahan pada asisten koko dari Jakarta, dia akan di mutasi ke Surabaya. Bukan koko gak yakin pada diri koko, koko lebih menjaga perasan kamu, kenyamanan kamu ".
Renata bengong dengan ucapan Adi .
Bahkan semua sudah dia pikirkan , ketika Renata menanyakan soal asisten wanita nya.
🌄🌄🌄🌄🌄🌄🌄🌄🌄🌄🌄
Jangan Lupa
Like
Vote
Koment
singgah juga ke karya novel saya lainnya
__ADS_1